
Mengenal Kode Torticollis ICD 10 untuk Diagnosis Medis
Panduan Lengkap Kode Torticollis ICD 10 untuk Diagnosis Medis yang Tepat dan Akurat

DAFTAR ISI
- Apa Itu Torticollis dan Pengodean ICD-10?
- Klasifikasi Kode ICD-10 untuk Torticollis
- Penanganan dan Perawatan Torticollis
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- FAQ
Pernahkah kamu memodelkan leher kaku hingga terasa miring ke satu sisi dan sulit digerakkan? Kondisi medis ini dikenal sebagai torticollis atau tengeng. Torticollis terjadi akibat kontraksi abnormal atau pemendekan pada otot leher, terutama otot sternocleidomastoid.
Dalam dunia medis dan dokumentasi administratif pelayanan kesehatan, setiap diagnosis penyakit dicatat menggunakan klasifikasi internasional. Kode torticollis ICD 10 digunakan oleh tenaga medis dan fasilitator kesehatan untuk mendokumentasikan kondisi ini secara tepat akurat demi kepentingan rekam medis maupun klaim asuransi.
Memahami sistem pengodean ICD-10 untuk torticollis membantu pasien dan praktisi medis mengenali jenis kelainan otot leher yang dialami, apakah bersifat bawaan sejak lahir, akibat spasme otot, atau disebabkan oleh trauma tertentu.
Apa Itu Torticollis dan Pengodean ICD-10?
Torticollis adalah gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan posisi kepala miring memutar ke satu sisi, sementara dagu terangkat mengarah ke sisi berlawanan. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri hebat, keterbatasan gerak leher, hingga spasme otot yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
ICD-10 (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision) adalah sistem pengodean standar internasional yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Penggunaan kode ICD-10 untuk torticollis bertujuan mengategorikan penyebab spesifik dari kondisi leher miring tersebut.
Klasifikasi Kode ICD-10 untuk Torticollis
Penetapan kode ICD-10 bervariasi bergantung pada etiologi atau penyebab yang mendasari kondisi pasien. Berikut adalah beberapa rincian kodenya:
- M43.6 (Torticollis, Unspecified): Digunakan untuk kasus torticollis umum di mana penyebab spesifiknya belum ditentukan secara rinci.
- Q68.0 (Congenital Deformity of Sternocleidomastoid Muscle): Digunakan untuk torticollis bawaan lahir akibat kelainan atau pemendekan otot sternocleidomastoid pada bayi baru lahir.
- G24.3 (Spasmodic Torticollis): Kode untuk torticollis spasmodik atau distonia servikal, yaitu gangguan neurologis yang menyebabkan kontraksi otot leher secara involunter (tidak disengaja).
- P15.2 (Birth Injury to Sternocleidomastoid Muscle): Digunakan bila torticollis disebabkan oleh cedera lahir pada otot leher bayi saat proses persalinan.
- F45.8 (Psychogenic Torticollis): Kode yang digunakan jika kondisi torticollis berhubungan dengan faktor psikologis atau psikogenik.
Penanganan dan Perawatan Torticollis
Penatalaksanaan torticollis disesuaikan dengan jenis diagnosis dan tingkat keparahannya. Secara umum, pilihan perawatan meliputi:
- Terapi Fisik (Fisioterapi): Latihan peregangan lembut untuk memperpanjang otot leher yang memendek dan meningkatkan rentang gerak sendi servikal.
- Kompres Hangat: Membantu merelaksasi otot-otot leher yang tegang dan melancarkan aliran darah lokal.
- Penggunaan Neck Collar: Penyangga leher sementara untuk menopang posisi leher dan mengurangi beban otot saat beraktivitas.
- Obat-obatan Medis: Obat pereda nyeri atau perelaks otot (muscle relaxant) yang diresepkan sesuai evaluasi dokter.
Studi Terkait
Sebuah publikasi studi medis terkini pada tahun 2026 menunjukkan bahwa ketepatan pengodean medis ICD-10 untuk kasus torticollis sangat penting guna menentukan jalur evaluasi klinik dan efektivitas intervensi fisioterapi. Penelitian tersebut menggarisbawahi bahwa pembedaan yang jelas antara torticollis kongenital (Q68.0) dan spasmodik (G24.3) mempercepat pemulihan fungsi gerak leher pasien hingga 40% melalui program rehabilitasi yang lebih spesifik.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau si Kecil mengalami leher kaku berulang, kepala miring yang tidak kunjung membaik, atau disertai gejala seperti nyeri hebat, kesemutan di lengan, dan pusing, segera lakukan konsultasi ke dokter di Halodoc untuk pemeriksaan medis menyeluruh.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi kesehatan kini lebih gampang lewat layanan Chat Dokter Halodoc. Dokter spesialis kami siap membantu kapan pun kamu butuh saran medis profesional.
- ✅ Dokter pilihan terpercaya: Dokter yang bergabung di Halodoc adalah dokter berlisensi yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) aktif.
- ✅ Respon cepat: Kamu bisa terhubung dengan dokter hanya dalam hitungan detik.
- ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan isi obrolan kamu dijamin aman.
- ✅ 24/7 Siap membantu: Layanan konsultasi tersedia 24 jam nonstop, kapan saja kamu butuhkan.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
FAQ
Apa kode ICD-10 paling umum untuk torticollis?
Kode ICD-10 yang paling sering digunakan untuk torticollis secara umum adalah M43.6 (Torticollis, unspecified), kecuali ada riwayat klinis yang merujuk pada kondisi spesifik seperti bawaan lahir atau gangguan saraf.
Apakah torticollis bisa sembuh total?
Sebagian besar kasus torticollis, terutama yang disebabkan oleh posisi tidur yang salah atau spasme otot ringan, dapat sembuh total dengan istirahat dan fisioterapi. Namun, kasus bawaan atau spasmodik memerlukan penanganan medis jangka panjang.
Apakah bayi baru lahir bisa mengalami torticollis?
Ya, kondisi ini dikenal sebagai congenital muscular torticollis dengan kode ICD-10 Q68.0. Hal ini biasanya terjadi akibat posisi janin yang terbatas di dalam kandungan atau cedera ringan saat persalinan.
Bagaimana dokter mendiagnosis torticollis?
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada area leher, mengevaluasi rentang gerak servikal, serta meninjau riwayat medis pasien sebelum menentukan kode diagnosis dan langkah penanganan yang tepat.




