Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Visual Disturbance ICD 10 dalam Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 Agustus 2026

Mengenal Kode Visual Disturbance ICD 10 untuk Diagnosis Gangguan Penglihatan Secara Medis

Mengenal Kode Visual Disturbance ICD 10 dalam MedisMengenal Kode Visual Disturbance ICD 10 dalam Medis

DAFTAR ISI


Visual disturbance atau gangguan penglihatan adalah istilah medis yang menggambarkan setiap perubahan abnormal pada kemampuan mata untuk melihat secara jelas. Kondisi ini dapat bervariasi mulai dari penglihatan kabur, penglihatan ganda (diplopia), kilatan cahaya, floaters, hingga hilangnya sebagian atau seluruh lapang pandang.

Dalam dunia medis dan sistem administrasi kesehatan, setiap diagnosis penyakit atau gejala diklasifikasikan menggunakan sistem kode internasional yang disebut ICD-10 (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision). Pengodean ini penting untuk pencatatan rekam medis, riset epidemiologi, serta proses klaim asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan.

Karena gangguan penglihatan bisa menjadi tanda awal dari gangguan refraksi ringan hingga penyakit saraf yang serius, evaluasi medis mendalam oleh profesional kesehatan sangat diperlukan sebelum penanganan atau terapi diberikan.

Mengenal Kode ICD-10 untuk Visual Disturbance

Dalam klasifikasi ICD-10, gangguan penglihatan umumnya masuk ke dalam blok kategori H53 (Visual disturbances) dan H54 (Blindness and low vision). Berikut adalah beberapa rincian kode yang sering digunakan dokter:

  • H53.0: Amblyopia ex anopsia (mata malas akibat kurangnya stimulasi visual).
  • H53.1: Subjective visual disturbances (gejala subjektif seperti fotofobia atau silau, asthenopia/mata lelah, dan munculnya lingkaran cahaya/halo).
  • H53.2: Diplopia (penglihatan ganda).
  • H53.8: Other visual disturbances (gangguan penglihatan spesifik lainnya).
  • H53.9: Visual disturbance, unspecified (gangguan penglihatan yang belum ditentukan secara spesifik).
  • H54: Kebutaan dan penurunan tajam penglihatan berat (low vision).

Penyebab Utama Gangguan Penglihatan

Munculnya gangguan penglihatan dapat dipicu oleh berbagai faktor risikonya, antara lain:

  • Kelainan Refraksi: Miopi (rabun jauh), hipermetropi (rabun dekat), dan astigmatisme (mata silinder).
  • Penyakit Mata Kronis: Katarak, glaukoma, degenerasi makula terkait usia (AMD), serta ablasio retina.
  • Kondisi Sistemik: Retinopati diabetik akibat komplikasi diabetes mellitus, hipertensi sistemik, dan penyakit autoimun.
  • Gangguan Neurologis: Stroke, migrain aura, tumor otak, atau neuritis optik (peradangan saraf mata).

Studi Terkait

Berdasarkan laporan riset kesehatan global tahun 2026 yang meneliti implementasi digitalikasi rekam medis, standarisasi diagnosis menggunakan kode ICD-10 secara signifikan mempercepat triase klinis pada pasien dengan gangguan penglihatan akut. Studi tersebut menekankan bahwa pengodean yang akurat membantu dokter spesialis mata mengidentifikasi potensi kondisi darurat seperti ablasio retina atau stroke iskemik lebih dini, sehingga menurunkan risiko kecacatan penglihatan permanen hingga 40 persen.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gangguan penglihatan mendadak, penglihatan buram yang makin memburuk, atau disertai rasa nyeri hebat pada mata, segera konsultasikan diri ke Dokter Spesialis Mata di Halodoc untuk pemeriksaan penunjang lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Memeriksakan kondisi kesehatan di Halodoc kini semakin mudah dan nyaman. Kamu bisa langsung konsultasi secara online dengan dokter ahli yang berpengalaman.

  • ✅ Dokter berlisensi: Semua dokter di Halodoc memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) resmi.
  • ✅ Banyak pilihan dokter: Tersedia pilihan dokter umum hingga dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan medismu.
  • ✅ Praktis dan hemat waktu: Lebih mudah tanpa perlu keluar rumah, bebas antre, serta hemat biaya transportasi.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi bersifat pribadi dan rahasia medis terjaga dengan aman.
  • ✅ Layanan 24 Jam: Dapat diakses kapan saja dan di mana saja sesuai fleksibilitas waktumu.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019/2026 – Chapter VII: Diseases of the eye and adnexa (H00-H59).
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Visual Disturbance Coding and Clinical Assessment in Primary Care.
WebMD. Diakses pada 2026. What Visual Disturbances Tell Us About Your Health.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Gangguan Penglihatan.

FAQ

1. Apa arti kode ICD-10 H53.9?
Kode ICD-10 H53.9 digunakan untuk mendokumentasikan diagnosis visual disturbance, unspecified. Kode ini dipakai ketika pasien mengalami gejala gangguan penglihatan, namun etiologi atau penyebab pastinya belum teridentifikasi secara rinci.

2. Apakah kilatan cahaya pada penglihatan termasuk gangguan medis serius?
Ya, kemunculan kilatan cahaya mendadak (photopsia) bisa menandakan adanya tarikan atau robekan pada retina. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan mata segera guna mencegah komplikasi ablasio retina.

3. Apakah kode ICD-10 visual disturbance digunakan dalam klaim BPJS Kesehatan?
Benar, kode ICD-10 digunakan secara wajib oleh fasilitas kesehatan untuk mencatatkan diagnosis resmi pada sistem rekam medis dan pengajuan klaim pelayanan BPJS Kesehatan.

4. Apakah gangguan penglihatan akibat migrain memiliki kode yang sama?
Tidak selalu. Jika gangguan penglihatan murni disebabkan oleh migrain aura, dokter biasanya menggunakan kode ICD-10 untuk migrain (kategori G43) daripada kode spesifik penyakit mata H53.