
Mengenal Kondisi Dismatur Bayi Lahir dengan Berat Rendah
Memahami Kondisi Bayi Dismatur dan Penyebab Kelahiran Prematur dengan Berat Badan Rendah

DAFTAR ISI
- Mengenal Kondisi Dismatur pada Bayi
- Penyebab dan Faktor Risiko Dismatur
- Ciri-Ciri Bayi Dismatur yang Perlu Diwaspadai
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- FAQ
Setiap orang tua tentu mendambakan kelahiran bayi yang sehat dengan berat badan ideal. Namun, dalam beberapa kasus, bayi dapat terlahir dengan berat badan yang secara signifikan lebih rendah dari standar usianya. Kondisi medis ini dikenal dengan istilah dismaturitas atau bayi dismatur.
Dismatur adalah kondisi ketika bayi lahir dengan berat badan kurang dari berat badan yang seharusnya untuk usia kehamilannya (Small for Gestational Age / SGA). Berbeda dengan bayi prematur yang ditentukan berdasarkan usia kehamilan di bawah 37 minggu, bayi dismatur bisa saja lahir cukup bulan, tetapi mengalami hambatan pertumbuhan selama berada di dalam kandungan.
Hambatan pertumbuhan janin di dalam rahim (Intrauterine Growth Restriction atau IUGR) menjadi alasan utama terjadinya kondisi dismatur. Pasokan nutrisi dan oksigen yang tidak adekuat selama masa gestasi menyebabkan janin tidak mampu tumbuh secara optimal. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami penyebab, gejala, serta langkah perawatan yang tepat.
Mengenal Kondisi Dismatur pada Bayi
Istilah dismaturitas mengacu pada ketidakseimbangan antara berat badan lahir bayi dengan masa gestasinya. Bayi dismatur umumnya berada di bawah persentil ke-10 pada kurva pertumbuhan janin. Artinya, berat lahir bayi tersebut lebih rendah dibandingkan 90 persen bayi lain pada usia kehamilan yang sama.
Kondisi ini terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu dismatur simetris dan asimetris. Pada dismatur simetris, seluruh organ tubuh bayi (termasuk kepala, panjang badan, dan berat badan) berukuran proporsional tetapi lebih kecil. Sementara pada dismatur asimetris, ukuran kepala dan panjang badan tampak normal, tetapi berat badannya sangat kurang dan lingkar perutnya mengecil akibat kekurangan nutrisi pada trimester akhir kehamilan.
Penyebab dan Faktor Risiko Dismatur
Kondisi dismatur disebabkan oleh gangguan transfer nutrisi dan oksigen dari ibu ke janin melalui plasenta. Beberapa faktor yang dapat memicu kondisi ini antara lain:
- Faktor Ibu: Adanya riwayat hipertensi, preeklamsia, anemia berat, penyakit jantung, infeksi selama kehamilan (seperti TORCH), atau malnutrisi pada ibu hamil.
- Faktor Plasenta dan Tali Pusat: Insufisiensi plasenta, plasenta previa, atau kelainan struktur tali pusat yang menghambat aliran darah ke janin.
- Faktor Janin: Kehamilan kembar, kelainan kromosom atau bawaan, serta infeksi kongenital pada janin.
- Gaya Hidup: Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, atau paparan zat kimia berbahaya selama masa kehamilan.
Ciri-Ciri Bayi Dismatur yang Perlu Diwaspadai
Bayi yang lahir dismatur memiliki tampilan fisik dan kondisi fisiologis khas yang membedakannya dari bayi lahir cukup bulan berberat normal. Beberapa ciri-ciri bayi dismatur meliputi:
- Kulit tampak keriput, tipis, kering, dan terkadang mengelupas karena kurangnya jaringan lemak di bawah kulit.
- Tali pusat tampak kecil dan layu.
- Wajah tampak lebih tua atau menua (seperti orang dewasa miniatur) akibat deposit lemak pipi yang minim.
- Tepi tulang tengkorak terasa lebih menonjol dan ubun-ubun terasa lebar.
- Bayi rentan mengalami hipotermia (penurunan suhu tubuh) dan hipoglikemia (kadar gula darah rendah).
Studi Terkait
Penelitian medis yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan anak terkemuka tahun 2026 menekankan pentingnya pemantauan nutrisi ketat dan intervensi dini pada bayi dismatur. Studi menunjukkan bahwa penerapan metode Perawatan Metode Kanguru (Kangaroo Mother Care/KMC) dan pemberian ASI eksklusif secara optimal terbukti meningkatkan tingkat kelangsungan hidup bayi dismatur serta mempercepat peningkatan berat badan secara signifikan tanpa meningkatkan risiko komplikasi metabolisme jangka panjang.
Kapan Harus Ke Dokter?
Pemantauan rutin selama masa kehamilan sangat krusial untuk mendeteksi gangguan pertumbuhan janin sejak dini. Jika bayi kamu terlahir dismatur atau menunjukkan gejala malas menyusu, tampak sangat lemas, dan suhunya dingin, segera konsultasi ke dokter spesialis anak di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kesehatan buah hati adalah prioritas utama. Melalui Halodoc, kamu bisa berkonsultasi langsung mengenai tumbuh kembang bayi dengan dokter spesialis anak yang berpengalaman. Layanan konsultasi medis online di Halodoc memberikan kemudahan akses 24 jam kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu mengantre lama di rumah sakit.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Care of the Small and Sick Newborn.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Intrauterine Growth Restriction and Long-term Metabolic Outcomes in Dismature Infants.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
WebMD. Diakses pada 2026. Small for Gestational Age (SGA) in Babies: Causes and Symptoms.
FAQ
Apa perbedaan utama antara bayi prematur dan bayi dismatur?
Bayi prematur diukur berdasarkan usia kehamilan yang lahir sebelum usia gestasi 37 minggu. Sementara bayi dismatur ditentukan berdasarkan berat badan lahir yang rendah dan tidak sesuai dengan usia gestasinya, baik dilahirkan kurang bulan, cukup bulan, maupun lewat bulan.
Apakah bayi dismatur bisa tumbuh normal seperti bayi lainnya?
Ya, dengan penanganan medis yang tepat, pemberian nutrisi memadai, serta pemantauan tumbuh kembang secara teratur, sebagian besar bayi dismatur dapat mengalami catch-up growth (pertumbuhan kejar) dan tumbuh sehat optimal.
Mengapa bayi dismatur rentan terhadap hipotermia?
Bayi dismatur memiliki cadangan lemak subkutan (di bawah kulit) yang sangat tipis serta permukaan tubuh yang relatif luas dibanding berat badannya. Hal ini membuat mereka kesulitan menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Bagaimana cara mencegah terjadinya kondisi dismatur saat hamil?
Ibu hamil dapat mencegah kondisi ini dengan melakukan pemeriksaan kehamilan (antenatal care) secara rutin, memenuhi asupan gizi seimbang, menghindari rokok dan alkohol, serta mengontrol kondisi medis seperti hipertensi atau anemia selama kehamilan.




