Ad Placeholder Image

Mengenal Kondisi Patent Foramen Ovale dan Gejala Jantungnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 12 Agustus 2026

Mengenal Risiko Kesehatan Terkait Kondisi Patent Foramen Ovale Pada Jantung Anda

Mengenal Kondisi Patent Foramen Ovale dan Gejala JantungnyaMengenal Kondisi Patent Foramen Ovale dan Gejala Jantungnya

DAFTAR ISI


Patent foramen ovale (PFO) adalah lubang kecil antara dua ruang atas jantung (atrium kanan dan kiri) yang seharusnya menutup setelah lahir, tetapi tetap terbuka pada sebagian orang. Kondisi ini umumnya tidak menimbulkan gejala dan sering ditemukan secara kebetulan saat pemeriksaan jantung untuk alasan lain. Namun, pada beberapa kasus, PFO dapat meningkatkan risiko stroke tak jelas (cryptogenic stroke), terutama pada pasien muda, karena memungkinkan gumpalan darah untuk melewati jantung dan menuju otak. Meskipun banyak orang hidup normal tanpa perawatan, dokter mungkin merekomendasikan pengobatan jika ada riwayat stroke atau gumpalan darah berulang.

Pengobatan PFO fokus pada pencegahan pembentukan gumpalan darah, bukan menutup lubangnya secara langsung. Obat-obatan seperti antikoagulan dan antiplatelet menjadi pilihan utama untuk mengurangi risiko trombosis. Tidak semua pasien memerlukan obat — keputusan pengobatan harus ditentukan oleh dokter berdasarkan riwayat medis, usia, dan faktor risiko kardiovaskular lainnya.

Di bawah ini adalah rekomendasi obat yang sering digunakan untuk manajemen risiko akibat PFO, terutama dalam pencegahan trombosis dan stroke.

Rekomendasi Obat untuk Patent Foramen Ovale

1. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Kandungan aktif atorvastatin bekerja dengan menghambat enzim HMG-CoA reduktase, yang menurunkan kadar kolesterol LDL (“kolesterol jahat”) dan trigliserida, sekaligus meningkatkan HDL (“kolesterol baik”). Menurunkan kolesterol membantu mencegah plak di pembuluh darah yang bisa pecah dan menyebabkan gumpalan. Dosis umum 10–80 mg/hari, biasanya diminum malam hari. Obat ini termasuk golongan statin, peringatan: hindari jika ada gangguan hati atau alergi terhadap statin.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Clopidogrel adalah antiplatelet yang mencegah platelet darah menggumpal, mengurangi risiko trombosis yang bisa memicu stroke pada penderita PFO. Dosis umum 75 mg sekali sehari. Peringatan: berisiko perdarahan, terutama pada pasien dengan gangguan pembekuan darah atau yang sedang menggunakan obat antikoagulan lain. Tidak boleh dihentikan mendadak tanpa konsultasi dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Risiko Stroke pada PFO
  1. Pernah mengalami stroke tanpa penyebab jelas (cryptogenic stroke)
  2. Mengalami migrain dengan aura
  3. Mengikuti aktivitas bertekanan tinggi seperti menyelam dalam (deep diving)
  4. Ada riwayat pembekuan darah di kaki (DVT) atau paru-paru (PE)

3. Atorvastatin 10 mg 10 Tablet

Bentuk dosis rendah dari atorvastatin, cocok untuk pasien yang baru mulai pengobatan atau berisiko tinggi mengalami efek samping. Cocok untuk pencegahan primer pada pasien dengan risiko kardiovaskular ringan hingga sedang akibat PFO. Tetap perlu pemantauan fungsi hati secara berkala.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Lipitor 20 mg 10 Tablet

Lipitor adalah merek dagang dari atorvastatin, dengan mekanisme kerja yang sama. Dosis 20 mg umum digunakan untuk pasien dengan risiko sedang hingga tinggi. Efektif dalam menurunkan kolesterol dan inflamasi pembuluh darah. Diindikasikan untuk pasien PFO dengan dislipidemia atau riwayat arteriosklerosis.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lipitor 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan ke dokter jika Anda pernah mengalami stroke atau transient ischemic attack (TIA), terutama jika usia masih muda dan tidak memiliki faktor risiko klasik seperti diabetes atau hipertensi. Juga segera periksakan diri jika muncul gejala seperti mati rasa mendadak pada wajah, lengan, atau kaki, kesulitan berbicara, atau penglihatan kabur secara tiba-tiba.

Studi Terkait

New England Journal of Medicine. Diakses pada 2026. “Closure of Patent Foramen Ovale for Secondary Stroke Prevention”

JAMA Neurology. Diakses pada 2026. “Optimal Medical Therapy for Stroke Prevention in Patients with Patent Foramen Ovale”

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Jika kamu mengalami gejala stroke, migrain berat, atau memiliki riwayat PFO dan ingin mengevaluasi kebutuhan pengobatan, segera konsultasikan ke dokter jantung atau dokter umum Halodoc yang tersedia 24 jam. Dokter akan mengevaluasi kebutuhan pengobatan, memantau efek samping obat, dan menentukan apakah Anda memerlukan tindakan lebih lanjut seperti penutupan PFO secara invasif.

    FAQ

    1. Apa yang dimaksud dengan patent foramen ovale?

    PFO adalah lubang kecil di antara dua ruang atas jantung yang seharusnya menutup setelah lahir tetapi tetap terbuka. Banyak orang tidak menyadarinya karena tidak menimbulkan gejala.

    2. Apakah PFO berbahaya?

    PFO sendiri tidak berbahaya, tetapi bisa meningkatkan risiko stroke jika gumpalan darah melewati lubang ini dan masuk ke otak, terutama pada pasien muda tanpa faktor risiko lain.

    3. Haruskah saya minum obat jika punya PFO?

    Tidak semua pasien memerlukan obat. Hanya yang punya riwayat stroke atau pembekuan darah yang akan direkomendasikan untuk menjalani terapi obat antikoagulan atau antiplatelet.

    4. Bisa sembuh total dari PFO tanpa operasi?

    Beberapa PFO bisa menutup secara spontan, terutama di usia muda. Namun jika tetap terbuka dan menyebabkan komplikasi, penutupan melalui prosedur kateter mungkin diperlukan — bukan dengan obat.

    Referensi

    New England Journal of Medicine. Diakses pada 2026. “Closure of Patent Foramen Ovale for Secondary Stroke Prevention”
    JAMA Neurology. Diakses pada 2026. “Optimal Medical Therapy for Stroke Prevention in Patients with Patent Foramen Ovale”
    World Health Organization. Diakses pada 2026. “Guidelines on Stroke Prevention in Adults”
    Badan POM RI. Diakses pada 2026. “Daftar Obat Kardiovaskular yang Terdaftar”