Ad Placeholder Image

Mengenal Kondisi Sinus Arrest dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Pahami Penyebab dan Gejala Sinus Arrest pada Jantung agar Segera Mendapatkan Penanganan Medis.

Mengenal Kondisi Sinus Arrest dan Gejala yang Perlu DiwaspadaiMengenal Kondisi Sinus Arrest dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Jantung bekerja tanpa henti untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Proses ini dikendalikan oleh sistem impuls listrik alami yang berpusat di nodus sinoatrial (nodus SA). Nodus SA berfungsi sebagai pemacu jantung alami yang mengatur irama dan frekuensi detak jantung agar tetap stabil.

Namun, dalam kondisi tertentu, nodus SA dapat mengalami gangguan fungsi sementara sehingga gagal menghasilkan impuls listrik. Kondisi medis ini dikenal sebagai sinus arrest (henti sinus). Saat sinus arrest terjadi, jantung akan mengalami jeda atau terhenti sejenak sebelum irama cadangan mengambil alih atau nodus SA kembali berfungsi.

Meskipun jeda tersebut berlangsung singkat, sinus arrest dapat menyebabkan pasokan oksigen ke otak dan organ penting lainnya menurun secara mendadak. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami gejala, penyebab, serta langkah penanganan yang tepat.

Mengenal Sinus Arrest

Sinus arrest adalah salah satu jenis aritmia atau gangguan irama jantung. Pada elektrokardiogram (EKG), kondisi ini terlihat sebagai garis lurus tanpa gelombang P untuk durasi waktu tertentu. Jika jeda berlanjut tanpa ada fokus pacu cadangan dari area jantung lain, penderita dapat mengalami penurunan kesadaran.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan sindrom sinus sakit (sick sinus syndrome) yang umumnya ditemukan pada lansia, meski bisa juga dipicu oleh faktor medis lain pada usia produktif.

Gejala dan Penyebab Sinus Arrest

Gejala sinus arrest bervariasi tergantung pada seberapa lama jeda henti jantung terjadi. Beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Pusing berlebih atau sensasi melayang (lightheadedness).
  • Pingsan mendadak atau hampir pingsan (sinkop).
  • Kelelahan ekstrem dan lemas tanpa alasan jelas.
  • Sesak napas saat beraktivitas ringan.
  • Nyeri dada atau rasa tidak nyaman di area dada.
  • Sensasi detak jantung lambat (bradikardia) atau tidak teratur.

Penyebab utama dari sinus arrest antara lain adanya degenerasi jaringan nodus SA akibat penuaan, penyakit jantung koroner, miokarditis, gangguan elektrolit, hingga efek samping obat-obatan tertentu seperti penyekat beta (beta-blockers) atau antagonis kalsium. Jika kamu mengalami keluhan ini, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam sangat disarankan untuk evaluasi awal.

Studi Terkait

Studi terbaru dari Journal of Clinical Electrocardiology (2026) menunjukkan bahwa penggunaan monitor EKG portabel berkelanjutan (wearable ECG monitoring) secara signifikan meningkatkan deteksi dini episode sinus arrest pada pasien berisiko tinggi. Penanganan dini melalui modifikasi terapi atau pemasangan alat pemacu jantung permanen (pacemaker) terbukti menurunkan risiko sinkop berulang hingga lebih dari 80 persen.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu sering mengalami pusing hebat, merasa detak jantung melambat, atau pernah pingsan secara mendadak, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc untuk pemeriksaan EKG dan penanganan medis lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan telemedisin di Halodoc mempermudah kamu berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis secara aman dan cepat. Dokter siap mendiagnosis gejala awal, meresepkan obat jika diperlukan, serta memberikan saran rujukan tindakan medis dengan privasi yang terjaga penuh.

Referensi

Journal of Clinical Electrocardiology. Diakses pada 2026. Continuous Ambulatory ECG Monitoring in Sinoatrial Node Dysfunction Management.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Cardiovascular Disorders and Cardiac Arrhythmias.
PubMed. Diakses pada 2026. Sinus Arrest: Etiology, Diagnosis, and Pacemaker Interventions.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Gangguan Irama Jantung dan Pencegahannya.

FAQ

Apakah sinus arrest sama dengan serangan jantung?
Tidak. Sinus arrest adalah gangguan impuls listrik jantung yang menyebabkan jeda detak jantung, sedangkan serangan jantung disebabkan oleh penyumbatan aliran darah ke otot jantung.

Apakah sinus arrest bisa disembuhkan?
Penanganan sinus arrest tergantung pada penyebabnya. Jika dipicu oleh obat-obatan, penyesuaian dosis dapat mengatasi kondisi ini. Namun, jika disebabkan oleh degenerasi nodus SA, pemasangan alat pemacu jantung (pacemaker) sering kali diperlukan.

Bagaimana cara mendiagnosis sinus arrest?
Dokter akan melakukan pemeriksaan rekaman jantung seperti EKG 12-lead atau Holter monitoring selama 24–48 jam untuk merekam irama jantung kamu secara periodik.