
Mengenal Kunyit Berkembang Biak Dengan Cara Rizoma Alami
Ternyata kunyit berkembang biak dengan cara vegetatif alami melalui tunas rimpang di dalam tanah.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Kunyit Berkembang Biak dengan Cara
- Cara Perkembangbiakan Kunyit
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Kunyit berkembang biak dengan cara vegetatif alami, yaitu menggunakan rimpang atau rizoma. Bagian ini berada di dalam tanah dan dapat menghasilkan tunas baru yang kemudian tumbuh menjadi tanaman kunyit.
Perkembangbiakan melalui rimpang membuat kunyit relatif mudah dibudidayakan. Cara ini juga membantu tanaman mempertahankan sifat yang serupa dengan tanaman induknya.
Perkembangbiakan Kunyit melalui Rimpang
Rimpang kunyit memiliki ruas atau mata tunas yang dapat tumbuh menjadi tunas baru. Saat rimpang ditanam di media yang sesuai, tunas akan berkembang menjadi batang semu, daun, dan akar.
Untuk menanamnya, pilih rimpang yang sehat, cukup tua, dan memiliki mata tunas. Rimpang dapat dipotong menjadi beberapa bagian, tetapi setiap potongan sebaiknya memiliki setidaknya satu mata tunas dan dibiarkan mengering sejenak sebelum ditanam.
Tanam rimpang di tanah yang gembur, memiliki drainase baik, dan mendapat cukup cahaya. Hindari penyiraman berlebihan karena kondisi terlalu basah dapat meningkatkan risiko rimpang membusuk.
Cara Menanam Kunyit di Rumah
- Gunakan pot atau lahan dengan lubang drainase.
- Campurkan tanah dengan bahan organik agar media lebih gembur.
- Letakkan rimpang secara mendatar dengan mata tunas menghadap ke atas.
- Siram secukupnya dan jaga media tetap lembap, bukan tergenang.
- Singkirkan gulma agar tidak berebut air dan nutrisi dengan tanaman kunyit.
Kunyit biasanya dipanen ketika daun dan batang semunya mulai menguning atau mengering. Waktu panen dapat berbeda bergantung pada varietas, kondisi lingkungan, dan tujuan penanaman.
Studi Terkait
Informasi mengenai rimpang, pertumbuhan tanaman, dan pemanfaatan kunyit perlu dibedakan dari klaim pengobatan. Konsumsi kunyit sebagai bahan pangan tidak sama dengan penggunaan produk herbal atau suplemen, terutama bagi orang yang memiliki kondisi medis atau sedang mengonsumsi obat tertentu.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat, vitamin atau suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat dari rumah dengan praktis.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Apotek resmi. Produk disuplai oleh apotek resmi melalui Pharmacy Delivery Halodoc.
- ✅ Privasi terjaga. Kemasan dikirim secara rapi dan tertutup.
- ✅ Cepat. Produk dapat diantar dari apotek terdekat sesuai ketersediaan layanan.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika kamu memiliki pertanyaan kesehatan atau sedang mengalami keluhan setelah mengonsumsi produk herbal, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Referensi
PubMed. Curcuma longa L. and its rhizome. Diakses pada 2026.
World Health Organization. WHO monographs on selected medicinal plants. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tanaman Obat Keluarga. Diakses pada 2026.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Informasi keamanan obat bahan alam. Diakses pada 2026.
WebMD. Turmeric: Uses and safety information. Diakses pada 2026.
FAQ
1. Kunyit berkembang biak dengan cara apa?
Kunyit berkembang biak dengan cara vegetatif alami melalui rimpang atau rizoma. Rimpang yang memiliki mata tunas dapat tumbuh menjadi tanaman baru.
2. Apakah kunyit dapat ditanam dari biji?
Kunyit lebih umum dan praktis dibudidayakan menggunakan rimpang. Perbanyakan dari biji bukan cara yang lazim digunakan dalam penanaman kunyit sehari-hari.
3. Apa ciri rimpang kunyit yang baik untuk ditanam?
Pilih rimpang yang sehat, tidak busuk, cukup tua, dan memiliki mata tunas. Hindari rimpang yang berjamur atau mengalami kerusakan berat.
4. Kapan harus ke dokter setelah mengonsumsi kunyit?
Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda alergi berat, seperti sesak napas, pembengkakan pada wajah, atau pingsan. Konsultasikan juga penggunaannya bila kamu sedang menjalani pengobatan rutin atau memiliki penyakit tertentu.




