Ad Placeholder Image

Mengenal Lebih Dalam Kondisi CDH pada Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 Agustus 2026

Pahami Manfaat Serta Fungsi CDH Untuk Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh Agar Lebih Bugar Optimal

Mengenal Lebih Dalam Kondisi CDH pada Bayi Baru LahirMengenal Lebih Dalam Kondisi CDH pada Bayi Baru Lahir

DAFTAR ISI


Congenital Diaphragmatic Hernia (CDH) atau hernia diafragmatika kongenital adalah kelainan bawaan lahir yang terjadi ketika diafragma bayi tidak terbentuk secara sempurna. Diafragma merupakan otot besar yang memisahkan rongga dada dan rongga perut. Adanya lubang pada diafragma menyebabkan organ perut seperti lambung, usus, atau hati terdorong naik ke dalam rongga dada.

Kondisi berpindahnya organ-organ perut ke dada ini menghambat perkembangan jaringan paru-paru bayi (hipoplasia paru). Akibatnya, bayi yang baru lahir akan mengalami gangguan pernapasan yang cukup berat karena paru-paru tidak dapat mengembang secara optimal.

CDH merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan khusus secara intensif segera setelah bayi lahir. Penanganan medis komprehensif serta pembedahan diperlukan untuk mengembalikan organ perut ke posisi semula dan memperbaiki struktur diafragma.

Gejala CDH pada Bayi Baru Lahir

Gejala CDH umumnya langsung terlihat beberapa saat setelah bayi dilahirkan. Tingkat keparahan gejala sangat bergantung pada seberapa besar lubang pada diafragma dan seberapa parah terganggunya pertumbuhan paru-paru.

  • Kesulitan bernapas parah: Bayi bernapas sangat cepat (takipnea) dan tampak bekerja keras untuk bernapas.
  • Kulit kebiruan (sianosis): Terjadi akibat kurangnya asupan oksigen dalam darah bayi.
  • Dada tampak membusung dan perut cekung: Perut tampak kempis atau cekung (scaphoid abdomen) karena organ perut telah berpindah ke dalam rongga dada.
  • Suara napas tidak seimbang: Saat diperiksa, suara napas pada satu sisi dada mungkin berkurang dan terdengar bising usus di area dada.

Penyebab dan Faktor Risiko CDH

Penyebab pasti CDH belum diketahui secara sepenuhnya. Sebagian besar kasus terjadi secara acak selama masa perkembangan janin di dalam kandungan, tepatnya pada minggu ke-7 hingga ke-10 kehamilan saat diafragma terbentuk.

Faktor genetik dan lingkungan diduga berperan dalam memicu terjadinya kondisi ini. Pada beberapa kasus, CDH dapat berasosiasi dengan kelainan kromosom atau sindrom genetik lainnya. Oleh sebab itu, pemeriksaan antenatal rutin sangat disarankan untuk mendeteksi kemungkinan kelainan struktur organ janin sejak dini.

Penanganan dan Perawatan CDH

CDH membutuhkan penanganan medis multidisiplin di rumah sakit dengan fasilitas perawatan intensif bayi baru lahir (NICU). Beberapa tahap penanganan CDH meliputi:

  • Stabilisasi Awal: Memasang alat bantu napas (ventilator) untuk membantu ketersediaan oksigen dan menjaga tekanan darah serta tingkat keasaman darah bayi.
  • Penggunaan ECMO: Pada kasus parah, mesin extracorporeal membrane oxygenation (ECMO) dapat digunakan sementara untuk mengambil alih kerja jantung dan paru-paru.
  • Tindakan Pembedahan: Setelah kondisi fisik bayi stabil, dokter bedah anak akan melakukan operasi untuk mengembalikan organ perut ke posisinya dan menutup lubang pada diafragma.

Studi Terkait

Berdasarkan studi medis terkini yang dipublikasikan dalam jurnal kedokteran pediatrik tahun 2026, penggunaan intervensi janin berbasis Fetoscopic Endoluminal Tracheal Occlusion (FETO) sebelum kelahiran terbukti dapat menstimulasi pertumbuhan jaringan paru pada janin dengan kondisi CDH derajat berat. Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya peningkatan angka harapan hidup bayi pascamelahirkan secara signifikan.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika selama masa kehamilan hasil pemeriksaan USG menunjukkan indikasi kelainan struktur organ pada janin, atau apabila bayi yang baru lahir menunjukkan tanda-tanda sesak napas, segera lakukan evaluasi medis mendalam. Kamu dapat berkonsultasi mengenai kesehatan ibu dan anak bersama Dokter Spesialis Anak di Halodoc untuk mendapatkan arahan medis tepat waktu.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi dokter di Halodoc memudahkan kamu berdiskusi langsung dengan dokter spesialis tepercaya kapan saja dan di mana saja. Seluruh dokter di Halodoc berlisensi resmi sehingga kamu bisa mendapatkan saran kesehatan dan diagnosis yang akurat secara praktis dari rumah.

FAQ

Apakah CDH bisa terdeteksi sebelum bayi lahir?
Ya, CDH dapat terdeteksi selama masa kehamilan melalui pemeriksaan USG rutin pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.

Apakah CDH bisa disembuhkan sepenuhnya?
Dengan penanganan medis cepat dan tepat melalui pembedahan serta perawatan NICU yang memadai, banyak bayi dengan CDH yang dapat tumbuh dan berkembang secara normal.

Apakah operasi CDH aman dilakukan pada bayi baru lahir?
Tindakan operasi memiliki risiko, namun pembedahan merupakan prosedur standar wajib untuk menyelamatkan nyawa bayi dengan CDH setelah kondisinya dinyatakan stabil oleh tim dokter.

Apakah CDH merupakan penyakit keturunan?
Sebagian besar kasus CDH bersifat sporadis dan tidak diturunkan secara langsung dari orang tua, meskipun penelitian mengenai peran faktor genetik masih terus berjalan.

Referensi

PubMed. Diakses pada 2026. Congenital Diaphragmatic Hernia: Advances in Prenatal Diagnosis and Fetal Therapy.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Congenital Anomalies and Neonatal Care Guidelines.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kelainan Bawaan Neonatal.
WebMD. Diakses pada 2026. Congenital Diaphragmatic Hernia (CDH): Causes, Symptoms, and Treatments.