
Mengenal Lebih Dalam PTTD dan Cara Mengatasinya dengan Tepat
Kenali Manfaat PTTD Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Optimal Setiap Hari

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat dan Salep Nyeri PTTD
- Tips Penanganan Mandiri PTTD di Rumah
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Referensi
- FAQ
Pernahkah kamu merakan nyeri tajam atau rasa pegal di bagian dalam pergelangan kaki yang menjalar hingga ke telapak kaki? Kondisi ini bisa jadi dipicu oleh Posterior Tibial Tendon Dysfunction (PTTD). PTTD terjadi ketika tendon yang menopang lengkungan telapak kaki mengalami peradangan, peregangan berlebih, atau robekan halus.
Tendon tibialis posterior memegang peran vital dalam menstabilkan kaki saat kamu berjalan, berlari, maupun berdiri. Ketika tendon ini mengalami cedera atau peradangan, lengkungan alami kaki secara bertahap dapat merata (kaki datar atau flat foot), menimbulkan rasa tidak nyaman, bengkak, dan kesulitan saat menumpu beban tubuh.
Penanganan dini sangat penting agar fungsi tendon tidak semakin memburuk. Selain beristirahat dan mengistirahatkan pergelangan kaki, penggunaan obat pereda nyeri, antiinflamasi, serta relaksan otot dapat membantu meredakan gejala akut PTTD secara efektif.
Berikut adalah beberapa pilihan obat dan salep yang dapat digunakan untuk mengatasi keluhan nyeri serta ketegangan otot akibat PTTD.
Rekomendasi Obat dan Salep Nyeri PTTD
1. Eperisone 50 mg 10 Tablet
Eperisone merupakan obat golongan relaksan otot yang bekerja mengendalikan kekakuan otot dan melancarkan sirkulasi darah. Obat ini efektif meredakan kejang atau ketegangan otot di sekitar pergelangan kaki yang sering terjadi saat terjangkit PTTD. Dosis penggunaan umumnya adalah 1 tablet 3 kali sehari setelah makan.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet
Myobat mengandung Eperisone HCl 50 mg yang berfungsi membantu melemaskan otot-otot tegang akibat tumpuan beban kaki yang tidak seimbang pada penderita PTTD. Obat ini membantu mengurangi sensasi kaku dan nyeri otot kompensasi. Dosis lazim adalah 1 tablet diminum 3 kali sehari sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Salonpas Koyo 10 Patch
Salonpas Koyo merupakan perekat medis hangat yang mengandung bahan aktif seperti Mentol, Camphor, dan Methyl Salicylate. Produk ini dapat ditempelkan langsung pada area pergelangan kaki atau telapak kaki yang terasa nyeri untuk memberikan rasa hangat serta efek analgesik lokal sementara.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc
4. Recolfar 0.5 mg 10 Tablet
Recolfar mengandung Colchicine 0.5 mg yang bekerja menekan peradangan pada sendi dan jaringan di sekitarnya. Obat ini biasa digunakan dalam kondisi peradangan berat atau nyeri sendi akut untuk membantu menghambat respons inflamasi jaringan pergelangan kaki.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Recolfar 0.5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Voltaren Emulgel 10 g
Voltaren Emulgel mengandung Diclofenac Diethylamine yang bekerja meresap ke dalam kulit untuk meredakan peradangan, pembengkakan, dan nyeri tendon. Gel ini dioleskan secukupnya pada area sendi pergelangan kaki yang sakit 3–4 kali sehari secara perlahan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Penanganan Mandiri PTTD di Rumah
Selain mengonsumsi obat-obatan, beberapa langkah perawatan sederhana di rumah dapat mempercepat pemulihan PTTD:
- Istirahatkan kaki: Kurangi aktivitas fisik yang memberi tekanan berat pada telapak kaki, seperti berlari atau melompat.
- Kompres dingin: Tempelkan kantung es yang dilapisi kain selama 15–20 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi bengkak.
- Gunakan sol penopang (insole): Gunakan sepatu yang nyaman dengan bantalan penopang lengkungan kaki (*orthotic insole*).
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah hingga kamu kesulitan untuk menapakkan kaki, segera konsultasi dengan [Dokter Spesialis Bedah Orthopedi] di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi spesialis kini lebih hemat dan praktis pakai Halodoc! Ada diskon hingga 30% untuk layanan Chat Dokter Spesialis secara online. Konsultasi fleksibel dari rumah, bebas antre, cepat, dan privasi kamu terjaga aman.
Referensi
American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS). Diakses pada 2026. Posterior Tibial Tendon Dysfunction.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM: Eperisone, Diclofenac, Colchicine.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Petunjuk Teknis Penanganan Cedera Tendon dan Otot.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Non-surgical management of Posterior Tibial Tendon Dysfunction: A Review.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Posterior Tibial Tendon Dysfunction (PTTD)?
FAQ
1. Apa penyebab utama terjadinya PTTD?
PTTD umumnya disebabkan oleh penggunaan tendon berlebihan (overuse), trauma fisik pada kaki, atau penuaan alami yang membuat kekuatan jaringan tendon menurun secara bertahap.
2. Apakah PTTD bisa disembuhkan tanpa operasi?
Ya, pada stadium awal hingga menengah, PTTD dapat ditangani secara efektif menggunakan terapi non-bedah seperti penggunaan insole, obat pereda nyeri, fisioterapi, dan istirahat yang cukup.
3. Apakah penderita PTTD masih boleh berolahraga?
Penderita dianjurkan menghindari olahraga bernoda beban tinggi seperti lari. Namun, olahraga tingkat rendah seperti berenang atau bersepeda umumnya aman dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter.




