Ad Placeholder Image

Mengenal Manfaat Radiotherapy Dalam Pengobatan Kanker Efektif

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 05 Agustus 2026

Kenali manfaat dan proses terapi radioterapi untuk bantu penyembuhan sel kanker secara efektif.

Mengenal Manfaat Radiotherapy Dalam Pengobatan Kanker EfektifMengenal Manfaat Radiotherapy Dalam Pengobatan Kanker Efektif

DAFTAR ISI


Radiotherapy atau radioterapi merupakan salah satu metode pengobatan utama yang paling sering digunakan dalam mengatasi penyakit kanker. Prosedur ini memanfaatkan sinar berenergi tinggi, seperti sinar-X atau proton, untuk merusak materi genetik (DNA) pada sel-sel kanker. Akibatnya, sel kanker kehilangan kemampuan untuk membelah dan berkembang biak hingga akhirnya mati.

Bagi pasien yang terdiagnosis kanker, radioterapi sering kali direkomendasikan baik sebagai terapi utama maupun terapi pendamping. Perencanaan tindakan ini dilakukan secara presisi agar paparan radiasi dapat menghancurkan sel ganas tanpa merusak terlalu banyak sel sehat di sekitarnya.

Jika kamu atau anggota keluarga sedang menjalani perawatan kanker, sangat penting untuk memahami bagaimana prosedur ini bekerja, jenis-jenisnya, serta cara mengelola efek samping yang ditimbulkan. Untuk bantuan medis lebih lanjut, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam.

Manfaat dan Tujuan Radiotherapy

Penggunaan radioterapi disesuaikan dengan stadium kanker, jenis tumor, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Beberapa tujuan utama dari tindakan ini meliputi:

  • Pengobatan Kuratif: Bertujuan untuk menyembuhkan kanker secara total dengan menghancurkan seluruh sel tumor.
  • Terapi Adjuvan: Dilakukan setelah operasi pembedahan untuk membunuh sisa-sisa sel kanker yang mungkin masih tertinggal.
  • Terapi Neoadjuvan: Diberikan sebelum tindakan operasi guna mengecilkan ukuran tumor agar lebih mudah diangkat.
  • Terapi Paliatif: Bertujuan meredakan gejala dan nyeri pada kanker stadium lanjut untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Jenis-Jenis Radiotherapy

Berdasarkan metode pemaparannya, radioterapi dibedakan menjadi dua jenis utama:

  1. Radioterapi Eksternal (External Beam Radiation Therapy): Jenis yang paling umum digunakan. Mesin pemancar radiasi ditempatkan di luar tubuh dan mengarahkan sinar radiasi tepat ke area tubuh yang terserang kanker.
  2. Radioterapi Internal (Brakiterapi): Prosedur ini melibatkan penempatan sumber radiasi padat atau cair langsung di dalam atau dekat dengan area tumor menggunakan radioaktif kapsul, pita, atau jarum khusus.
Tips Merawat Diri Selama Menjalani Radiotherapy
  1. Istirahat yang cukup untuk mengatasi rasa lelah berkepanjangan (fatigue).
  2. Gunakan pakaian berserat lembut dan hindari menggosok area kulit yang terpapar radiasi.
  3. Pastikan asupan nutrisi dan hidrasi tubuh terpenuhi dengan baik setiap hari.

Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Meskipun menargetkan sel kanker secara spesifik, radioterapi tetap dapat memengaruhi sel sehat di sekitar area terapi. Efek samping yang muncul bergantung pada lokasi tubuh yang mendapat paparan radiasi. Efek samping umum meliputi kelelahan hebat, iritasi kulit serupa luka bakar sinar matahari, kemerahan, dan rambut rontok di area yang diterapi.

Studi Terkait

Studi klinis terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology (2026) menunjukkan bahwa kemajuan teknologi radioterapi berbasis presisi tinggi (seperti IMRT dan Proton Therapy) secara signifikan meningkatkan tingkat keberhasilan pengobatan kanker serta menurunkan risiko kerusakan organ sehat di sekitar tumor hingga 35 persen dibandingkan metode konvensional.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami efek samping yang semakin memburuk, seperti timbul luka terbuka pada kulit, demam tinggi melebihi 38 derajat Celsius, atau rasa nyeri hebat yang tidak tertahankan, segera konsultasikan keadaanmu dengan Dokter Penyakit Dalam atau tim medis spesialis onkologi di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Menjalani perawatan kanker membutuhkan pendampingan medis yang tepat. Kamu bisa memantau kondisi kesehatan dan mengonsultasikan efek samping radioterapi dengan dokter di Halodoc kapan saja secara praktis.

Referensi

Journal of Clinical Oncology. Diakses pada 2026. Precision Radiotherapy Innovations and Patient Outcomes.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Radiotherapy in Cancer Care: Guidelines and Clinical Practice.
WebMD. Diakses pada 2026. Radiation Therapy for Cancer: Uses, Procedure, and Side Effects.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Onkologi Radiasi.

FAQ

Apakah radioterapi terasa sakit saat prosedur berlangsung?
Sama sekali tidak. Proses paparan radiasi eksternal tidak menimbulkan rasa sakit, mirip seperti saat kamu menjalani pemeriksaan foto Rontgen biasa.

Berapa lama sesi radioterapi biasanya berlangsung?
Satu sesi radioterapi umumnya memakan waktu sekitar 10 hingga 30 menit. Sebagian besar waktu digunakan untuk mengatur posisi tubuh agar tepat sasaran.

Apakah tubuh pasien menjadi radioaktif setelah radioterapi eksternal?
Tidak. Pada radioterapi eksternal, radiasi tidak tertinggal di dalam tubuh, sehingga pasien aman berinteraksi dengan keluarga atau anak-anak setelah terapi.

Berapa kali radioterapi harus dilakukan?
Frekuensi dan durasi radioterapi bervariasi tergantung jenis kanker, biasanya diberikan 5 hari seminggu selama 1 hingga 7 minggu.