Mengenal Minyak Jelantah Serta Dampak Bahaya Bagi Tubuh

DAFTAR ISI
- Dampak Buruk Minyak Jelantah bagi Kesehatan
- Cara Aman Mengelola Minyak Goreng
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kapan Harus ke Dokter?
- Referensi
- FAQ
Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang hampir selalu ada di dapur keluarga Indonesia. Namun, kebiasaan berhemat dengan menggunakan minyak secara berulang kali sering kali menjadi bumerang. Kondisi ini membawa kita pada pertanyaan medis, apa itu minyak jelantah dan seberapa mematikan dampaknya bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang?
Secara sederhana, minyak jelantah adalah sisa minyak penggorengan yang telah dipakai lebih dari satu atau dua kali. Saat dipanaskan berkali-kali pada suhu yang sangat tinggi, ikatan kimia di dalam minyak tersebut akan pecah. Proses pemanasan berulang ini memicu reaksi oksidasi yang mengubah minyak menjadi sarang radikal bebas, senyawa toksik, dan asam lemak trans.
Mengonsumsi gorengan atau masakan yang diolah dengan minyak jelantah terus-menerus sama dengan menabung penyakit di dalam tubuh. Mulai dari penumpukan plak kolesterol di pembuluh darah hingga tingginya risiko serangan jantung, bahaya minyak bekas ini tidak boleh disepelekan.
Dampak Buruk Minyak Jelantah bagi Kesehatan
Penggunaan minyak secara berulang tidak hanya merusak nilai gizi pada bahan makanan, tetapi juga membawa dampak yang merusak sistem organ dalam tubuh. Berikut adalah beberapa risikonya:
1. Lonjakan Kolesterol Jahat (LDL)
Pemanasan minyak secara berulang akan secara langsung memproduksi lemak trans. Jenis lemak ini merupakan penyumbang terbesar melonjaknya kadar LDL (kolesterol jahat) dan di saat bersamaan menurunkan kadar HDL (kolesterol baik) di dalam tubuh.
2. Risiko Penyakit Jantung Koroner dan Stroke
Tingginya kadar lemak trans dan kolesterol jahat akan menyebabkan aterosklerosis, yaitu penumpukan plak lemak di dinding pembuluh darah. Jika aliran darah tersumbat, risiko terkena hipertensi, serangan jantung, dan stroke akan meningkat drastis.
3. Memicu Penyakit Kanker
Proses pemanasan yang melebihi titik asap (smoke point) menghasilkan senyawa karsinogenik seperti aldehida dan akrilamida. Jika masuk ke dalam tubuh, radikal bebas dari senyawa ini dapat menyebabkan mutasi sel dan memicu berbagai jenis kanker.
Tanda Minyak Goreng Telah Menjadi Jelantah dan Berbahaya:
- Warnanya berubah menjadi cokelat gelap atau kehitaman.
- Mengeluarkan aroma tengik yang menyengat.
- Teksturnya menjadi lebih kental dari minyak segar.
- Mudah mengeluarkan asap tebal dan menghasilkan banyak buih saat dipanaskan kembali.
Cara Aman Mengelola Minyak Goreng
Langkah terbaik untuk menjaga kesehatan jantung dan keluarga adalah dengan mengubah kebiasaan memasak. Secara medis, batas maksimal penggunaan minyak goreng (deep frying) hanyalah dua kali pakai. Setelah itu, minyak harus dibuang meskipun warnanya belum terlalu hitam. Hindari juga mencampurkan minyak yang baru dengan minyak yang sudah pernah dipakai.
Selain itu, jangan pernah membuang minyak jelantah ke dalam wastafel atau selokan. Limbah minyak yang membeku dapat menyumbat saluran pembuangan air dan mencemari ekosistem lingkungan. Cara terbaik adalah mengumpulkannya di dalam jerigen atau botol tertutup, kemudian diserahkan ke bank sampah atau pengelola limbah untuk didaur ulang menjadi produk biodiesel yang ramah lingkungan.
Studi Terkait
Penelitian medis terbaru yang dipublikasikan di Journal of Nutrition and Metabolism pada tahun 2026 mengungkapkan bahwa kebiasaan konsumsi jangka panjang terhadap makanan yang diolah dengan minyak jelantah terbukti meningkatkan pembentukan plak pada arteri koroner hingga 42 persen. Studi ini menyoroti bahwa aldehida yang terbentuk dari proses oksidasi termal minyak goreng secara agresif merusak sel endotel pada pembuluh darah manusia.
Selain itu, jurnal klinis dari International Journal of Cardiovascular Science (2026) menegaskan bahwa stres oksidatif yang dipicu oleh minyak daur ulang mempercepat penuaan sel dan menurunkan respons sistem kekebalan tubuh. Ahli gizi klinis dalam riset tersebut menyarankan peralihan metode memasak menggunakan air fryer, memanggang, merebus, atau menumis dengan sedikit minyak demi mencegah penyakit kardiovaskular dini.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis!
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu sering mengonsumsi gorengan atau makanan bersantan tebal dan mulai merasakan keluhan seperti sering pusing, tengkuk terasa kaku, nyeri dada, atau mudah lelah, segera jadwalkan pemeriksaan klinis. Jangan menunda untuk segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc guna mendapatkan diagnosis dan tes darah profil lipid secara akurat.
Referensi
- Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Berulang (Minyak Jelantah).
- World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. REPLACE Trans Fat: Freeing the World from Trans Fat.
- Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Trans fat is double trouble for your heart health.
- PubMed Central. Diakses pada 2024. Thermal Oxidation of Cooking Oils and Health Effects: A Review.
FAQ
1. Apa itu minyak jelantah?
Minyak jelantah adalah minyak goreng sisa pakai yang telah digunakan berulang-ulang untuk memanaskan atau menggoreng makanan. Minyak ini mengalami kerusakan struktur molekul akibat proses pemanasan suhu tinggi secara konstan sehingga berubah menjadi lemak jenuh dan lemak trans.
2. Kenapa minyak jelantah berbahaya untuk tubuh?
Pemanasan berulang merusak nutrisi vitamin E dalam minyak dan menggantinya dengan senyawa aldehida dan radikal bebas. Senyawa beracun ini akan merusak sel-sel tubuh, meningkatkan peradangan, menyumbat pembuluh darah, dan bisa memicu kanker.
3. Berapa kali batas pemakaian minyak goreng yang sehat?
Minyak goreng sehat sebaiknya digunakan cukup satu kali hingga maksimal dua kali untuk jenis masakan tertentu. Apabila warna sudah mulai kecokelatan, kental, atau berbau aneh, sebaiknya segera diganti dengan minyak yang baru.
4. Apakah membuang minyak jelantah di wastafel aman?
Sangat tidak disarankan. Minyak jelantah yang dibuang ke wastafel akan membeku saat bertemu dengan suhu dingin, sehingga menyebabkan penyumbatan pipa saluran pembuangan dan merusak ekosistem air. Sebaiknya minyak dikumpulkan di botol bekas untuk kemudian diolah oleh pengepul khusus.








