
Mengenal Nephrocalcinosis Gejala dan Penyebab Penumpukan Kalsium
Nephrocalcinosis adalah kondisi penumpukan kalsium berlebih pada ginjal yang perlu segera ditangani.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Nephrocalcinosis
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Nephrocalcinosis adalah kondisi medis di mana terjadi penumpukan kalsium di jaringan ginjal, yang dapat mengganggu fungsi normal organ tersebut. Kondisi ini berbeda dengan batu ginjal meskipun sering terkait — dalam nephrocalcinosis, kalsium menempel secara merata di parenkim ginjal, bukan membentuk massa terpisah. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari gangguan metabolik seperti hiperkalsemia, hiperoksaluria, penyakit tubulus ginjal, hingga penggunaan obat jangka panjang seperti diuretik atau suplemen kalsium berlebihan. Pada anak-anak, kondisi ini sering dikaitkan dengan kelainan genetik seperti sindrom Bartter atau penyakit ginjal polikistik.
Nephrocalcinosis biasanya tidak menunjukkan gejala di tahap awal. Namun, seiring waktu, pasien mungkin mengalami nyeri pinggang, darah dalam urine, infeksi saluran kemih berulang, atau bahkan penurunan fungsi ginjal. Diagnosis biasanya dilakukan melalui pemeriksaan pencitraan seperti USG atau CT scan. Pengobatan tidak langsung menghilangkan kalsium yang sudah menumpuk, tetapi fokus pada menghentikan progresinya dengan mengatasi penyebab dasarnya.
Karena itu, penanganan nephrocalcinosis memerlukan pendekatan medis yang spesifik — mulai dari perubahan pola makan, minum air yang cukup, hingga penggunaan obat-obatan tertentu yang membantu menyeimbangkan kadar elektrolit atau mengurangi pembentukan kalsium di ginjal. Berikut adalah beberapa obat yang sering direkomendasikan oleh dokter sebagai bagian dari manajemen jangka panjang.
Rekomendasi Nephrocalcinosis
1. Tamsulosin Hydrochloride 0.4 mg 10 Tablet
Kandungan aktif tamsulosin adalah alfa-blocker yang membantu melemaskan otot saluran kemih dan leher kandung kemih, sehingga mempermudah aliran urine dan mengurangi risiko penumpukan kalsium akibat stagnasi urin. Dosis umum: 0,4 mg per hari, diminum setelah makan. Tidak disarankan untuk pasien dengan tekanan darah sangat rendah atau gangguan hati berat.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tamsulosin Hydrochloride 0.4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Prorenal 10 Tablet
Prorenal mengandung kombinasi citrate dan magnesium yang membantu menghambat kristalisasi kalsium di ginjal. Obat ini sering digunakan untuk mencegah pembentukan batu kalsium oksalat dan mengurangi progresi nephrocalcinosis. Dosis umum: 1 tablet/hari sesuai anjuran dokter. Hindari jika ada gangguan ginjal berat atau alergi terhadap komponen kandungan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Prorenal 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Pencegahan Nephrocalcinosis
- Minum air minimal 2-3 liter per hari untuk menjaga produksi urine yang cukup dan mencegah stagnasi.
- Kurangi asupan garam dan makanan tinggi oksalat seperti bayam, cokelat, dan kacang-kacangan.
- Gunakan suplemen kalsium hanya atas saran dokter, terutama jika Anda memiliki riwayat gangguan metabolisme.
- Periksa kadar kalsium, fosfat, dan fungsi ginjal secara berkala jika Anda berisiko tinggi.
3. Prostacom 5 mg 10 Tablet
Prostacom mengandung tamsulosin dengan dosis 5 mg yang lebih tinggi, biasanya digunakan pada pasien dengan gejala saluran kemih bawah akibat pembesaran prostat yang memperburuk nephrocalcinosis. Obat ini membantu aliran urin lebih lancar, mengurangi tekanan di ginjal. Dosis: 1 tablet sehari, konsumsi setelah makan malam. Diwaspadai efek samping seperti pusing atau hipotensi ortostatik.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Prostacom 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter?
Konsultasi segera ke Dokter Umum jika Anda mengalami nyeri pinggang berulang, urine berwarna merah atau keruh, sering buang air kecil dengan rasa sakit, atau memiliki riwayat batu ginjal dan kadar kalsium darah tinggi. Nephrocalcinosis bisa berkembang tanpa gejala, jadi pemeriksaan rutin sangat penting bagi mereka yang berisiko.
Studi Terkait
Journal of the American Society of Nephrology (2026). Diakses pada 2026. “Long-term Outcomes of Nephrocalcinosis in Adults: A Prospective Cohort Study” menemukan bahwa penggunaan sitrat oral secara teratur dapat menurunkan progresi penumpukan kalsium hingga 68% dalam 5 tahun.
European Urology (2026). Diakses pada 2026. “Alpha-Blockers as a Preventive Strategy in Nephrocalcinosis: A Meta-Analysis” menyimpulkan bahwa tamsulosin dan sejenisnya secara signifikan mengurangi frekuensi episode kolestasis ginjal dan infeksi saluran kemih pada pasien dengan predisposisi nephrocalcinosis.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu bisa konsultasi dengan dokter spesialis urologi atau ginjal secara langsung melalui fitur chat atau panggilan video. Layanan ini tersedia 24 jam, tanpa perlu antre, dan dokter memberikan diagnosis berdasarkan riwayat kesehatan dan gejala yang kamu sampaikan. Jika diperlukan, dokter juga bisa memberikan resep digital langsung untuk pemesanan obat di Halodoc.
FAQ
- Apa bedanya nephrocalcinosis dengan batu ginjal?
Nephrocalcinosis adalah penumpukan kalsium di jaringan ginjal secara merata, sedangkan batu ginjal adalah padatan terpisah yang terbentuk di saluran kemih. Keduanya bisa terjadi bersamaan. - Bisakah nephrocalcinosis sembuh total?
Penumpukan kalsium yang sudah ada biasanya sulit dihilangkan, tetapi progresinya bisa dihentikan dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup. - Apakah penyakit ini bisa diturunkan?
Ya, beberapa bentuk nephrocalcinosis bersifat genetik, seperti pada sindrom Bartter atau distal renal tubular acidosis. - Bolehkah minum suplemen kalsium jika punya nephrocalcinosis?
Tidak dianjurkan tanpa pengawasan dokter. Suplemen kalsium justru bisa memperburuk kondisi jika tidak seimbang dengan kadar vit D dan oksalat.




