
Mengenal Nyeri Otot Setelah Olahraga dan Cara Mengatasinya
Pahami Penyebab Nyeri Otot Setelah Olahraga Lewat Penjelasan Lengkap What Is DOMS Berikut Ini

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Nyeri Otot Setelah Olahraga
- Cara Alami Mengatasi Nyeri Otot Setelah Olahraga
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Saat kamu baru mulai rutin berolahraga atau mencoba latihan baru seperti angkat beban atau lari jarak jauh, seringkali kamu mengalami nyeri otot yang muncul satu atau dua hari setelahnya. Kondisi ini disebut Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), atau nyeri otot keterlambatan permulaan. DOMS bukanlah cedera, melainkan respons alami otot terhadap tekanan yang belum biasa mereka alami. Hal ini terjadi karena mikro-roboh pada serat otot akibat beban eksternal yang intens, dan tubuh memperbaikinya dengan membangun otot yang lebih kuat. Nyeri biasanya muncul antara 12–72 jam setelah latihan, paling parah pada hari kedua, lalu berangsur membaik dalam 5–7 hari.
DOMS berbeda dengan nyeri akibat cedera otot atau radang persendian. Jika nyeri tiba-tiba saat latihan, terasa tajam, disertai bengkak, memar, atau kehilangan gerak, itu bisa jadi bukan DOMS, melainkan cedera yang perlu penanganan medis. DOMS umumnya hanya menyebabkan nyeri pegal, kaku, dan sensitif saat disentuh atau digerakkan — terutama saat otot tersebut ditegangkan.
Untuk meredakan ketidaknyamanan ini, ada beberapa pilihan obat dan terapi topikal yang bisa membantu, terutama jika rasa nyeri mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut rekomendasi produk yang aman dan efektif berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan.
Rekomendasi Nyeri Otot Setelah Olahraga
1. Voltaren Emulgel 10 g
Kandungan aktifnya adalah diclofenac, termasuk NSAID (Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drug) yang bekerja dengan mengurangi peradangan dan nyeri lokal di area otot. Diclofenac meredakan rasa sakit dan kaku tanpa memengaruhi sistem tubuh secara sistemik jika digunakan topikal. Gunakan 3–4 kali sehari, oleskan tipis-tipis pada area yang nyeri dan pijat perlahan. Hindari penggunaan pada luka terbuka atau mata. Cocok untuk penggunaan jangka pendek.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Salonpas Koyo 10 Patch
Patch ini mengandung metil salisilat dan levomenthol yang memberikan sensasi hangat dan dingin sekaligus untuk meredakan nyeri otot. Kaya akan sifat analgesik lokal, produk ini bekerja dengan memblokir sinyal nyeri di saraf permukaan. Gunakan 1–2 patch per hari pada area nyeri, maksimal 8 jam per hari. Tidak disarankan untuk ibu hamil atau penderita alergi salisilat.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mengurangi DOMS Secara Alami
- Lakukan peregangan ringan setelah latihan untuk meningkatkan sirkulasi darah ke otot.
- Gunakan kompres hangat setelah 24 jam untuk merelaksasi otot yang kaku.
- Jaga asupan cairan dan protein cukup untuk mempercepat pemulihan otot.
- Perbanyak istirahat dan hindari latihan berat di area yang nyeri sampai pulih.
3. Myonal 50 mg 10 Tablet
Myonal mengandung eperisone, obat relaksan otot yang membantu meredakan kekakuan dan nyeri akibat ketegangan otot. Obat ini bekerja dengan cara menenangkan saraf tulang belakang, sehingga mengurangi spasme otot tanpa menyebabkan kantuk berlebihan. Dosis umum: 1 tablet 3 kali sehari setelah makan. Kontraindikasi untuk penderita gangguan hati berat atau kehamilan. Gunakan sesuai anjuran dokter, terutama jika dikonsumsi lebih dari 5 hari.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Myonal 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengatasi Nyeri Otot Setelah Olahraga
Selain obat, kamu bisa mengandalkan metode alami seperti peregangan dinamis sebelum latihan dan statis setelahnya, mandi air hangat, atau pijat ringan dengan minyak peppermint. Peningkatan asupan air dan makanan kaya antioksidan seperti blueberry, alpukat, dan ikan omega-3 juga membantu mempercepat pemulihan otot. Jangan lupa istirahat cukup — tubuh memperbaiki otot saat kamu tidur.
Studi Terkait
Journal of Sports Sciences. Diakses pada 2026. “Efficacy of eccentric training and cold therapy in delayed onset muscle soreness: A randomized controlled trial” menunjukkan bahwa kombinasi pendinginan lokal dan latihan eksentrik moderat secara signifikan mengurangi durasi DOMS hingga 30% dibanding kelompok kontrol.
British Journal of Sports Medicine. Diakses pada 2026. “Topical NSAIDs for muscle soreness after exercise: a systematic review and meta-analysis” menyimpulkan bahwa salep NSAID topikal (seperti diclofenac) lebih aman dan efektif daripada oral untuk nyeri otot lokal tanpa risiko gangguan lambung.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika nyeri otot tidak membaik setelah 7 hari, atau disertai bengkak, mati rasa, demam, atau sulit bergerak, segera konsultasi ke dokter. Ini bisa jadi tanda cedera otot serius, inflamasi, atau kondisi medis lainnya. Chat dokter umum Halodoc secara gratis dan anonim, kapan saja dan di mana saja. Dokter akan membantu membedakan antara DOMS biasa dan kondisi yang perlu penanganan lebih lanjut.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
FAQ
- Apa bedanya DOMS dengan kram otot?
DOMS berupa rasa nyeri pegal yang muncul setelah latihan dan bertahap membaik dalam beberapa hari, sedangkan kram otot adalah kontraksi mendadak dan sangat sakit yang terjadi saat atau langsung setelah latihan. - Apakah DOMS bisa dicegah?
DOMS tidak sepenuhnya bisa dicegah, tapi bisa diurangi dengan pemanasan, peregangan, dan progresif meningkatkan intensitas latihan — jangan terlalu cepat memperberat beban. - Bolehkah berolahraga saat DOMS?
Bisa, tapi hindari latihan berat di area yang sama. Lakukan aktivitas ringan seperti jalan cepat atau yoga untuk membantu sirkulasi tanpa membebani otot. - Kapan DOMS berbahaya?
DOMS berbahaya jika disertai urin berwarna gelap (tanda rhabdomyolysis), demam, atau kelemahan otot ekstrem. Segera ke dokter jika mengalami kondisi ini.




