Ad Placeholder Image

Mengenal Operasi Ablasi Jantung untuk Atasi Gangguan Irama

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 17 September 2026

Prosedur operasi ablasi jantung efektif atasi irama jantung tidak teratur secara medis.

Mengenal Operasi Ablasi Jantung untuk Atasi Gangguan IramaMengenal Operasi Ablasi Jantung untuk Atasi Gangguan Irama

DAFTAR ISI


Operasi ablasi jantung adalah tindakan medis untuk mengatasi gangguan irama jantung atau aritmia. Prosedur ini dapat membantu mengurangi denyut jantung yang terlalu cepat, tidak teratur, atau berasal dari area jantung yang tidak normal.

Ablasi biasanya dipertimbangkan ketika obat belum cukup mengendalikan aritmia atau menimbulkan efek samping. Keputusan tindakan perlu dibuat bersama dokter spesialis jantung setelah pemeriksaan menyeluruh.

Mengenal Operasi Ablasi Jantung

Dalam prosedur ini, dokter memasukkan kateter tipis melalui pembuluh darah, umumnya dari pangkal paha, menuju jantung. Dengan bantuan pemetaan listrik jantung, dokter mencari sumber gangguan irama lalu menghancurkan atau menonaktifkan jaringan tersebut menggunakan energi panas (radiofrekuensi) atau suhu dingin (krioterapi).

Sebelum tindakan, pasien dapat menjalani elektrokardiogram, ekokardiografi, pemeriksaan darah, atau pemeriksaan elektrofisiologi. Jenis ablasi dan hasilnya bergantung pada tipe aritmia, kondisi jantung, serta respons terhadap terapi sebelumnya.

Setelah ablasi, pasien biasanya dipantau selama beberapa jam atau lebih lama sesuai kondisi. Risiko yang mungkin terjadi meliputi perdarahan di tempat masuk kateter, infeksi, gangguan pembuluh darah, atau gangguan irama yang memerlukan penanganan lanjutan.

Perawatan setelah tindakan dan kontrol terjadwal penting untuk memantau pemulihan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan selama masa pemulihan.

Pemulihan dan Perawatan Setelah Ablasi

  • Istirahat dan hindari aktivitas berat sesuai anjuran dokter.
  • Jaga area bekas masuk kateter tetap bersih dan kering.
  • Minum obat sesuai resep, termasuk obat pengencer darah bila diresepkan.
  • Catat keluhan seperti berdebar, nyeri dada, atau sesak untuk disampaikan saat kontrol.
  • Jangan menghentikan obat sendiri meskipun gejala sudah membaik.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika muncul nyeri dada, sesak napas, pingsan, kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh, atau jantung berdebar hebat yang tidak membaik. Untuk mengetahui apakah ablasi sesuai dengan kondisi, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA, asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Apotek resmi. Produk disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
  • ✅ Jaminan asli: Produk tersegel, memiliki nomor batch dan tanggal kedaluwarsa, serta terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Produk dapat diantar dari apotek terdekat sesuai ketersediaan layanan.

Referensi

National Heart, Lung, and Blood Institute. Diakses pada 2026. Arrhythmias.
MedlinePlus. Diakses pada 2026. Cardiac Ablation.
WebMD. Diakses pada 2026. Cardiac Ablation.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Cardiovascular Diseases.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah.

FAQ

1. Apakah operasi ablasi jantung terasa sakit?

Dokter biasanya memberikan anestesi lokal dan obat penenang sehingga rasa sakit dapat diminimalkan. Setelah tindakan, area masuk kateter mungkin terasa nyeri atau memar ringan.

2. Berapa lama pemulihan setelah ablasi?

Waktu pemulihan berbeda pada setiap orang dan bergantung pada jenis aritmia serta kondisi kesehatan. Sebagian pasien dapat kembali beraktivitas ringan dalam beberapa hari, sesuai arahan dokter.

3. Apakah aritmia bisa kambuh setelah ablasi?

Aritmia dapat kambuh, terutama pada masa awal setelah tindakan, karena jantung masih mengalami proses pemulihan. Dokter mungkin menyarankan pemantauan, obat, atau tindakan lanjutan bila diperlukan.

4. Apakah semua pasien aritmia perlu ablasi?

Tidak semua pasien memerlukan ablasi. Dokter akan mempertimbangkan jenis aritmia, gejala, hasil pemeriksaan, respons terhadap obat, dan risiko tindakan sebelum memberikan rekomendasi.