Ad Placeholder Image

Mengenal Otot Popliteus Penyebab Nyeri Lutut Belakang Anda

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 11 Agustus 2026

Kenali Fungsi Penting Otot Popliteus dalam Menjaga Kestabilan Lutut Saat Bergerak Aktif Setiap Hari

Mengenal Otot Popliteus Penyebab Nyeri Lutut Belakang AndaMengenal Otot Popliteus Penyebab Nyeri Lutut Belakang Anda

DAFTAR ISI


Otot popliteus adalah otot kecil yang terletak di bagian belakang lutut, tepatnya di dalam ruang popliteal. Meskipun kecil, otot ini berperan penting dalam menstabilkan sendi lutut, terutama saat berjalan, berlari, atau turun tangga. Ketika otot ini mengalami ketegangan, peradangan, atau cedera, bisa menyebabkan nyeri tajam atau sensasi seperti tertarik di belakang lutut. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai masalah tendon atau saraf sciatic, padahal sumbernya bisa berasal dari otot popliteus yang kaku atau mengalami spasme akibat aktivitas berlebihan.

Nyeri di area ini bisa memburuk jika Anda sering duduk dalam waktu lama, berjalan tanpa pemanasan, atau mengalami ketidakseimbangan otot paha. Gejalanya biasanya muncul perlahan, namun jika dibiarkan, bisa mengganggu mobilitas sehari-hari. Tidak semua nyeri lutut belakang membutuhkan obat kuat, namun pengobatan yang tepat—seperti obat otot relaksan atau krim anti-inflamasi—dapat membantu meredakan gejala dengan cepat.

Untuk membantu Anda mengelola nyeri akibat ketegangan otot popliteus, berikut rekomendasi produk yang aman dan efektif, direkomendasikan berdasarkan kandungan aktif dan efek klinisnya.

Rekomendasi Produk

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif eperisone bekerja sebagai relaksan otot sentral yang membantu mengurangi kekakuan dan spasme otot, termasuk di daerah popliteus. Obat ini aman untuk jangka pendek dan biasa direkomendasikan untuk nyeri otot akibat ketegangan. Dosis umum: 1 tablet 3 kali sehari setelah makan. Bukan obat bebas, perlu konsultasi dokter untuk penggunaan berkelanjutan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet

Myobat mengandung eperisone sama seperti Eperisone tablet, dengan efek yang identik: relaksasi otot dan pengurangan nyeri akibat kekakuan otot. Cocok untuk pasien yang membutuhkan efek cepat tanpa rasa kantuk berlebih. Dosis dan cara pakai sama. Peringatan: hindari saat hamil atau alergi terhadap obat relaksan otot.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Menghindari Cedera Popliteus
  1. Jangan langsung berolahraga tanpa pemanasan, terutama gerakan memperpanjang otot paha belakang.
  2. Perbanyak peregangan ringan setelah aktivitas fisik, terutama fokus pada hamstring dan otot betis.
  3. Hindari duduk bersila terlalu lama atau posisi lutut terlalu ditekuk.

3. Salonpas Koyo 10 Patch

Patch pereda nyeri ini mengandung mentol dan metil salisilat yang bekerja secara lokal untuk meredakan nyeri dan menghangatkan area sekitar lutut belakang. Cocok untuk nyeri ringan hingga sedang tanpa perlu konsumsi obat oral. Tempelkan selama 8–12 jam secara bergiliran, hindari pada kulit luka atau iritasi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

4. Voltaren Emulgel 10 g

Mengandung diclofenac, NSAID topikal yang sangat efektif untuk mengurangi peradangan dan nyeri otot jangka pendek. Oleskan tipis 3–4 kali sehari pada area lutut belakang. Hindari terkena mata atau luka terbuka. Cocok digunakan bersamaan dengan istirahat dan peregangan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Counterpain Cream 15 g

Cream ini mengandung klofenamat propil dan kafein, yang membantu meredakan nyeri otot dan meningkatkan sirkulasi lokal. Cocok untuk nyeri ringan akibat kelelahan otot. Gunakan 2–3 kali sehari dengan pijat ringan. Tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang tanpa konsultasi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Meredakan Nyeri Otot Popliteus

Untuk membantu pemulihan, lakukan peregangan ringan harian—khususnya hamstring dan otot betis—andalkan kompres hangat selama 15 menit dua kali sehari. Istirahatkan lutut dari aktivitas berat, dan gunakan alas kaki yang menopang baik. Jika nyeri berlangsung lebih dari 7 hari atau disertai bengkak, segera konsultasikan ke dokter.

Studi Terkait

Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy. Diakses pada 2026. “The Role of the Popliteus Muscle in Knee Stability and Its Association with Chronic Medial Knee Pain”

European Journal of Applied Physiology. Diakses pada 2026. “Myofascial Release Techniques for Popliteus Muscle Dysfunction in Athletes: A Randomized Pilot Study”

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Jika nyeri di belakang lutut Anda berlangsung lebih dari satu minggu, disertai bengkak, mati rasa, atau sulit menekuk lutut, segera konsultasikan dengan Dokter Umum Halodoc. Dokter dapat membantu memastikan apakah itu cedera otot, masalah saraf, atau kondisi sendi yang memerlukan pemeriksaan lanjutan seperti MRI. Konsultasi online tersedia 24 jam, tanpa antre, dan dengan dokter berlisensi resmi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Referensi

    Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy. Diakses pada 2026. “The Role of the Popliteus Muscle in Knee Stability and Its Association with Chronic Medial Knee Pain”
    European Journal of Applied Physiology. Diakses pada 2026. “Myofascial Release Techniques for Popliteus Muscle Dysfunction in Athletes: A Randomized Pilot Study”
    BPOM Indonesia. Diakses pada 2026. “Daftar Obat Relaksan Otot dan Obat Topikal yang Terdaftar”
    WHO. Diakses pada 2026. “Guidelines for Management of Musculoskeletal Pain in Adult Populations”

    FAQ

    1. Apakah nyeri belakang lutut selalu karena otot popliteus?
    Tidak selalu. Nyeri di area ini bisa berasal dari tendon hamstring, saraf sciatic, atau gangguan sendi lutut seperti meniskus. Penting untuk diagnosis tepat agar penanganan tepat.

    2. Bolehkah pakai obat relaksan otot jika saya punya maag?
    Eperisone umumnya lebih aman untuk maag dibanding NSAID oral, tapi tetap konsultasikan ke dokter karena interaksi dan kondisi medis lain tetap perlu dipertimbangkan.

    3. Berapa lama waktu pemulihan cedera otot popliteus?
    Ringan: 1–2 minggu dengan istirahat dan peregangan. Jika disertai peradangan atau cedera berat, bisa memerlukan 4–6 minggu.

    4. Apa perbedaan Salonpas koyo dan Voltaren emulgel?
    Salonpas bekerja menghangatkan dan meredakan nyeri lokal, sementara Voltaren adalah NSAID topikal yang mengurangi peradangan. Keduanya bisa digunakan bersama, tapi tidak di area yang sama sekaligus.