Ad Placeholder Image

Mengenal Pembagian 8 Segmen Hepar dalam Anatomi Tubuh Manusia

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Pahami pembagian anatomi penting dalam segmen hepar untuk mendukung fungsi hati yang sehat.

Mengenal Pembagian 8 Segmen Hepar dalam Anatomi Tubuh ManusiaMengenal Pembagian 8 Segmen Hepar dalam Anatomi Tubuh Manusia

DAFTAR ISI


Hepar atau hati merupakan organ dalam terbesar dalam tubuh manusia yang memegang peranan sangat vital. Selain berfungsi untuk menyaring racun, hepar juga memproduksi empedu, mengontrol metabolisme nutrisi, dan menyimpan cadangan energi bagi tubuh. Namun, tahukah kamu bahwa secara anatomi medis, hepar tidak hanya terbagi menjadi lobus kanan dan kiri saja?

Dalam dunia kedokteran modern, hepar dibagi menjadi delapan segmen anatomis yang terpisah fungsionalnya. Pemahaman mengenai segmen hepar ini sangat krusial, terutama bagi dokter spesialis bedah dan radiologi ketika mendiagnosis atau merencanakan tindakan operasi pada organ hati.

Apabila kamu ingin menjaga kesehatan organ vital ini atau sedang menjalani perawatan medis tertentu, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Apa Itu Segmen Hepar?

Segmen hepar adalah pembagian fungsional organ hati berdasarkan pola vaskularisasi (aliran pembuluh darah) dan sistem saluran empedu. Klasifikasi yang paling umum digunakan oleh para medis di seluruh dunia adalah sistem klasifikasi Couinaud.

Sistem Couinaud membagi hepar menjadi delapan segmen independen. Artinya, setiap segmen memiliki percabangan pembuluh darah arteri hepatika, vena porta, serta saluran empedu (biliary drainage) sendiri. Dengan struktur fungsional ini, satu segmen hepar dapat diangkat secara bedah tanpa merusak fungsi atau aliran darah ke segmen lainnya.

Pembagian 8 Segmen Hepar Menurut Klasifikasi Couinaud

Delapan segmen hepar diberi nomor menggunakan angka Romawi (I hingga VIII) dan disusun searah jarum jam:

  • Segmen I (Lobus Caudatus): Terletak di bagian posterior (belakang) hepar, berada di antara vena kava inferior dan percabangan vena porta.
  • Segmen II: Terletak di bagian superior (atas) lateral lobus kiri hepar.
  • Segmen III: Terletak di bagian inferior (bawah) lateral lobus kiri hepar.
  • Segmen IV: Merupakan bagian medial lobus kiri, sering dibagi lagi menjadi Segmen IVa (superior) dan Segmen IVb (inferior).
  • Segmen V: Terletak di bagian inferior anterior lobus kanan hepar.
  • Segmen VI: Terletak di bagian inferior posterior lobus kanan hepar.
  • Segmen VII: Terletak di bagian superior posterior lobus kanan hepar.
  • Segmen VIII: Terletak di bagian superior anterior lobus kanan hepar.
Faktor Pemicu Gangguan Kesehatan Hepar
  1. Konsumsi alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang.
  2. Infeksi virus hepatitis (Hepatitis B dan C).
  3. Penumpukan lemak berlebih pada organ hati (fatty liver).
  4. Paparan zat kimia beracun atau penggunaan obat-obatan tanpa pengawasan dokter.

Fungsi dan Pentingnya Pembagian Segmen Hepar

Pemetaan segmen hepar memiliki manfaat yang sangat penting dalam tindakan medis modern, antara lain:

  • Reseksi Bedah Presisi: Jika terdapat tumor, kista, atau lesi pada salah satu segmen, dokter bedah dapat melakukan tindakan pengangkatan (hepatektomi) hanya pada segmen yang terdampak tanpa mengorbankan segmen hati yang masih sehat.
  • Transplantasi Hati: Memfasilitasi donor hati hidup (living donor liver transplantation), di mana segmen tertentu dari donor dapat diambil dan dicangkokkan ke penerima.
  • Deteksi Lokasi Penyakit: Membantu dokter spesialis radiologi dalam menentukan lokasi tepat dari abses, infeksi, atau metastasis kanker melalui pencitraan CT scan atau MRI.

Jika kamu memiliki riwayat masalah kesehatan pencernaan atau hati, penting untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Studi Terkait

Sebuah studi klinis yang dipublikasikan dalam Journal of Hepatobiliary and Pancreatic Sciences (2026) menegaskan bahwa pemetaan segmen hepar yang akurat dengan bantuan pemodelan 3D berbasis pencitraan medis berhasil mengurangi tingkat pendarahan intraoperatif hingga 30% dan mempercepat waktu pemulihan pasien pascaoperasi reseksi hati.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala seperti mata atau kulit menguning (jaundice), nyeri perut kanan atas, urine berwarna gelap seperti teh, mual muntah berulang, atau kelelahan kronis, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk pemeriksaan penunjang lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

  • ✅ Dokter berlisensi: Konsultasi online dengan dokter berpengalaman dari berbagai spesialisasi.
  • ✅ Bebas antre: Tanya dokter online kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu menunggu lama.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi terjaga kerahasiaannya dengan sistem keamanan terbaik.
  • ✅ Layanan 24/7: Akses layanan kesehatan kapan pun kamu butuhkan, 24 jam sehari.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Liver Anatomy and Health Management.
PubMed / National Center for Biotechnology Information. Diakses pada 2026. Anatomy of the Liver Segments and Couinaud Classification.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Panduan Sistem Pencernaan dan Organ Hepar.
WebMD. Diakses pada 2026. Picture of the Liver: Anatomy, Function, and Conditions.

FAQ

1. Berapa jumlah segmen hepar menurut sistem Couinaud?

Secara anatomi fungsional, hepar terbagi menjadi 8 segmen independen yang masing-masing dinamai menggunakan angka Romawi I hingga VIII.

2. Mengapa pembagian segmen hepar penting dalam pembedahan?

Pembagian ini memungkinkan ahli bedah mengangkat segmen yang sakit tanpa mengganggu jaringan hati sehat serta aliran darah dan saluran empedu pada segmen lainnya.

3. Apakah segmen hepar dapat tumbuh kembali setelah dipotong?

Ya, hepar memiliki kemampuan regenerasi sel yang luar biasa. Bagian hepar yang sehat dapat tumbuh kembali untuk menggantikan fungsi segmen yang telah diangkat.

4. Segmen hepar mana yang dinamakan lobus caudatus?

Segmen I (Segmen 1) dikenal sebagai lobus caudatus, yang terletak di bagian posterior hepar dekat dengan vena kava inferior.