Ad Placeholder Image

Mengenal Penyakit Epilepsi dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 Juli 2026

Mengenal Penyebab Gejala dan Penanganan Penyakit Epilepsi Secara Medis

Mengenal Penyakit Epilepsi dan Cara Mengatasinya dengan TepatMengenal Penyakit Epilepsi dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

DAFTAR ISI


Penyakit epilepsi adalah kondisi gangguan sistem saraf pusat (neurologis) di mana aktivitas listrik di otak menjadi tidak normal. Kondisi ini dapat menyebabkan kejang berulang, perilaku tidak biasa, sensasi aneh, hingga kehilangan kesadaran secara mendadak. Epilepsi bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Penyebab timbulnya epilepsi sangat beragam, meliputi faktor genetik, trauma kepala, cedera otak, stroke, hingga infeksi seperti meningitis. Meskipun begitu, pada banyak kasus, penyebab pasti dari gangguan impuls listrik di otak ini sering kali tidak dapat diidentifikasi secara spesifik.

Penanganan epilepsi berfokus pada pengendalian kejang agar penderita dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara aman dan optimal. Salah satu langkah medis utama adalah penggunaan obat antikejang atau antikonvulsan yang dikonsumsi secara teratur sesuai petunjuk dokter.

Jika kamu atau anggota keluarga membutuhkan pengobatan rutin untuk mendukung terapi epilepsi, berikut adalah beberapa pilihan obat yang umum diresepkan oleh dokter.

Rekomendasi Obat Epilepsi

1. Depakote ER 250 mg Tablet

Depakote ER mengandung bahan aktif Divalproex Sodium lepas lambat. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan kadar asam gamma-aminobutirat (GABA) di otak untuk menekan aktivitas listrik berlebih yang memicu timbulnya kejang. Depakote ER umum digunakan sebagai terapi tunggal maupun tambahan dalam penanganan kejang epilepsi tipe kompleks atau parsial. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Depakote ER 250 mg Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Gabapentin 300 mg 10 Kapsul

Gabapentin merupakan obat antikonvulsan yang berfungsi menstabilkan aktivitas listrik abnormal pada jaringan saraf otak. Obat ini sering diresepkan sebagai terapi tambahan untuk mengatasi kejang parsial pada penderita epilepsi. Dosis penggunaan harus disesuaikan dengan kebutuhan klinis pasien di bawah pengawasan medis secara ketat. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Gabapentin 300 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Kejang pada Penderita Epilepsi
  1. Kurang tidur atau pola tidur yang terganggu.
  2. Stres fisik berlebihan dan tekanan emosional.
  3. Lupa atau terlambat mengonsumsi obat antikejang rutin.
  4. Paparan cahaya berkedip (strobe lights) atau pola visual tertentu.

3. Pregabalin 75 mg 10 Kapsul

Pregabalin adalah obat antiepilepsi yang bekerja menurunkan jumlah sinyal rasa sakit dan impuls listrik tidak normal yang dikirimkan oleh saraf yang rusak di otak. Pregabalin efektif digunakan sebagai terapi pendamping untuk pasien dewasa dengan kejang parsial. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pregabalin 75 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Pertolongan Pertama Saat Kejang Epilepsi

Mengetahui tindakan yang tepat saat mendampingi seseorang yang mengalami kejang sangat penting untuk mencegah cedera fisik. Berikut beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan:

  • Baringkan penderita di tempat aman dan jauhi dari benda tajam atau berbahaya.
  • Miringkan tubuh penderita secara perlahan ke salah satu sisi untuk menjaga jalan napas tetap terbuka.
  • Taruh alas lunak (seperti bantal atau lipatan jaket) di bawah kepala penderita.
  • Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam mulut penderita selama kejang berlangsung.
  • Tetap dampingi penderita hingga kejang benar-benar berhenti dan kesadarannya pulih sepenuhnya.

Studi Terkait

Penelitian medis terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal neurologi terkemuka pada tahun 2026 menunjukkan bahwa kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antikejang secara rutin dapat menurunkan frekuensi kemunculan kejang hingga lebih dari 70 persen. Terapi obat yang terkontrol terbukti efektif mencegah komplikasi jangka panjang dan menjaga kualitas hidup penderita epilepsi secara bermakna.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika kamu atau orang terdekat mengalami serangan kejang untuk pertama kalinya, atau kejang berlangsung lebih dari 5 menit tanpa tanda-tanda pulih, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf di Halodoc untuk penanganan lebih lanjut.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi kondisi kesehatan saraf secara berkala sangat krusial dalam mengevaluasi efektivitas terapi. Lewat Halodoc, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah. Dokter akan memberikan arahan medis, resep obat resmi, dan saran perawatan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Epilepsy: Key Facts and Overview.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Epilepsy: Symptoms, Causes, and Treatment.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Advances in Antiepileptic Drug Therapy and Seizure Management.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Epilepsi.

FAQ

Apakah penyakit epilepsi bisa menular?
Tidak, epilepsi bukan merupakan penyakit menular. Kondisi ini murni disebabkan oleh gangguan sistem kelistrikan di otak dan tidak dapat berpindah antarindividu melalui kontak fisik maupun cairan tubuh.

Apakah penderita epilepsi bisa sembuh total?
Beberapa jenis epilepsi dapat dikontrol dengan sangat baik hingga pengobatan dapat dihentikan secara bertahap atas petunjuk dokter. Namun, pada sebagian besar kasus, obat dikonsumsi secara jangka panjang untuk mencegah serangan kejang berulang.

Apa bedanya pingsan biasa dengan kejang epilepsi?
Pingsan biasa umumnya terjadi akibat penurunan aliran darah ke otak secara sementara dan berlangsung singkat. Sedangkan kejang epilepsi disebabkan oleh lonjakan aktivitas listrik abnormal di otak yang sering kali disertai gerakan sentakan tubuh tidak terkendali.

Apakah penderita epilepsi tetap bisa beraktivitas secara normal?
Ya, dengan kontrol medis yang teratur dan konsumsi obat secara disiplin, sebagian besar penderita epilepsi dapat sekolah, bekerja, dan menjalani aktivitas sehari-hari secara normal dan produktif.