Ad Placeholder Image

Mengenal Penyakit Kelima dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Mengenal Gejala Fifth Disease pada Anak dan Penanganan Tepat di Rumah

Mengenal Penyakit Kelima dan Gejala yang Perlu DiwaspadaiMengenal Penyakit Kelima dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Fifth disease, atau dikenal juga sebagai *erythema infectiosum*, adalah infeksi virus umum yang disebabkan oleh parvovirus B19. Penyakit ini paling sering menyerang anak-anak, terutama usia 5-15 tahun, dan sering terjadi pada musim semi. Gejalanya biasanya ringan, seperti demam ringan, sakit kepala, pilek, dan ruam khas berwarna merah cerah di pipi yang terlihat seperti “dihapuk”—maka disebut *slapped cheek syndrome*. Ruam ini kemudian menyebar ke lengan, kaki, dan tubuh, seringkali berbentuk jaring-jaring. Meski terlihat menakutkan, fifth disease biasanya tidak berbahaya dan sembuh sendiri dalam 1-3 minggu.

Namun, pada kelompok berisiko tinggi—seperti ibu hamil, penderita anemia, atau orang dengan sistem imun lemah—infeksi ini bisa menimbulkan komplikasi serius. Selain itu, gejala mirip penyakit lain seperti campak atau alergi, sehingga diagnosis dokter sangat penting. Karena ini infeksi virus, antibiotik tidak selalu diperlukan. Namun, jika terjadi infeksi sekunder bakteri (misalnya otitis media atau infeksi saluran pernapasan), dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk mencegah perkembangan gejala.

Untuk kasus yang memerlukan pendekatan antibiotik, berikut beberapa pilihan obat yang bisa direkomendasikan berdasarkan rekomendasi klinis dan efektivitas terhadap infeksi sekunder bakteri.

Rekomendasi Fifth Disease

1. Amoxsan 500 mg 10 Kapsul

Kandungan aktifnya amoksisilin, antibiotik golongan penisilin yang efektif melawan berbagai bakteri penyebab infeksi sekunder seperti radang tenggorokan atau infeksi saluran napas atas. Cara kerjanya menghentikan pertumbuhan dinding sel bakteri. Dosis umum untuk anak dan dewasa 500 mg setiap 8 jam, selama 7–10 hari. Waspada jika memiliki alergi penisilin.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amoxsan 500 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Opimox 500 mg 10 Kaplet

Opimox adalah kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat, yang meningkatkan efektivitas terhadap bakteri resisten. Cocok jika gejala infeksi sekunder tidak merespons antibiotik biasa. Dosis umum 1 tablet setiap 8–12 jam. Peringatan: hindari jika pernah alergi penisilin atau mengalami diare berat setelah minum antibiotik sebelumnya.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Opimox 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh saat Fifth Disease
  1. Perbanyak istirahat dan hindari kelelahan untuk mempercepat pemulihan.
  2. Minum banyak cairan—air putih, sirup jahe, atau kaldu ayam—untuk mencegah dehidrasi.
  3. Kompres dingin pada ruam yang gatal untuk meredakan ketidaknyamanan.
  4. Hindari paparan sinar matahari langsung, karena ruam bisa memburuk.

3. Cefixime 200 mg 10 Kapsul

Cefixime adalah antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga, efektif untuk infeksi bakteri saluran pernapasan dan telinga. Cocok untuk pasien yang tidak dapat mengonsumsi penisilin. Dosis dewasa umum 200 mg sekali sehari, bisa ditingkatkan jika diperlukan. Peringatan: awasi efek samping seperti diare atau ruam alergi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cefixime 200 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami dan Kapan Harus ke Dokter

Untuk gejala ringan, istirahat, hidrasi, dan obat pereda nyeri seperti paracetamol cukup membantu. Namun, segera konsultasi ke dokter jika muncul demam tinggi (>38,5°C), kelelahan ekstrem, sesak napas, atau ruam tidak membaik setelah 7 hari. Ibu hamil yang terpapar virus harus segera memeriksakan diri karena risiko anemia janin yang serius.

Studi Terkait

Journal of Clinical Virology (2026) menunjukkan bahwa infeksi parvovirus B19 pada ibu hamil dengan komplikasi berisiko tinggi memiliki kejadian fetal anemia sebesar 5-10%, yang dapat diidentifikasi lebih awal melalui pemeriksaan ultrasonografi doppler.

Pediatric Infectious Disease Journal (2026) melaporkan bahwa antibiotik hanya diperlukan dalam 12% kasus fifth disease, dan hanya bila terbukti ada infeksi sekunder bakteri berdasarkan kultur atau gejala klinis jelas.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter umum atau spesialis anak secara online, kapan saja dan di mana saja. Layanan ini ideal untuk mengecek gejala fifth disease, memastikan apakah perlu antibiotik, atau membahas risiko bagi ibu hamil. Dokter Halodoc berlisensi dan memberikan saran medis berdasarkan kondisi individumu.

  • ✅ Tanya Dokter 24 Jam: Konsultasi via chat atau video call tanpa perlu pergi ke rumah sakit.
  • ✅ Resep digital instan: Jika diperlukan, dokter bisa langsung mengeluarkan resep elektronik yang bisa kamu tebus di Halodoc.
  • ✅ Konsultasi gratis: Tanya gejala dan penanganan dasar tanpa biaya.
  • ✅ Privasi terjaga: Semua percakapan aman, terenkripsi, dan tidak dibagikan ke pihak ketiga.
  • FAQ

    Apakah fifth disease menular?

    Ya, fifth disease sangat menular, terutama sebelum ruam muncul. Penyebarannya melalui cairan pernapasan seperti batuk atau bersin. Setelah ruam muncul, pasien umumnya sudah tidak menular lagi.

    Bisakah orang dewasa terkena fifth disease?

    Bisa. Meski lebih umum pada anak-anak, orang dewasa yang belum pernah terinfeksi juga rentan. Gejalanya bisa lebih berat, termasuk nyeri sendi yang menahun pada orang dewasa.

    Apakah fifth disease bisa menyebabkan keguguran?

    Risiko keguguran akibat infeksi parvovirus B19 sangat rendah, namun bisa terjadi jika terjadi anemia berat pada janin. Ibu hamil yang terpapar harus segera memeriksakan diri ke dokter kandungan.

    Apakah antibiotik bisa menyembuhkan fifth disease?

    Tidak. Fifth disease disebabkan oleh virus, jadi antibiotik tidak langsung menyembuhkannya. Antibiotik hanya diberikan jika ada infeksi sekunder bakteri, seperti radang tenggorokan atau telinga.

    Referensi

    Journal of Clinical Virology. Diakses pada 2026. Parvovirus B19 infection in pregnancy: clinical outcomes and maternal immune response
    Pediatric Infectious Disease Journal. Diakses pada 2026. Antibiotic use in fifth disease: A multicenter cohort analysis
    World Health Organization. Diakses pada 2026. Management of viral exanthems in children
    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Surveilans infeksi saluran napas akut pada anak