Ad Placeholder Image

Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Boutonniere Deformity

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 Juli 2026

Mengenali Gejala dan Cara Mengatasi Boutonniere Deformity pada Jari Tangan Secara Efektif

Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Boutonniere DeformityMengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Boutonniere Deformity

DAFTAR ISI


Boutonniere deformity adalah kelainan bentuk pada jari tangan di mana sendi tengah jari (PIP joint) melengkung ke dalam, sedangkan sendi paling ujung (DIP joint) melengkung ke luar secara abnormal. Kondisi ini sering kali tampak seperti jari yang tersangkut dalam posisi ditekuk dan tidak dapat diluruskan secara mandiri.

Penyebab utama dari boutonniere deformity adalah cedera pada tendon ekstensor yang berfungsi meluruskan sendi tengah jari. Cedera ini bisa dipicu oleh benturan keras, luka potong pada bagian punggung jari, atau penyakit peradangan kronis seperti arthritis rematoid (rheumatoid arthritis) yang mengikis tendon secara perlahan.

Gejala awal biasanya meliputi pembengkakan, rasa nyeri di sekitar sendi tengah jari, serta ketidakmampuan untuk meluruskan jari. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kelainan bentuk ini dapat bersifat permanen dan mengganggu aktivitas sehari-hari yang membutuhkan ketrampilan motorik halus tangan.

Selain penanganan medis seperti pemasangan alat pemfiksasi (splinting), penggunaan obat pereda nyeri dan antiinflamasi juga sangat dibutuhkan untuk meredakan pembengkakan serta ketidaknyamanan. Kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc untuk membantu proses pemulihan.

Rekomendasi Obat dan Salep Meredakan Nyeri Jari

Berikut adalah beberapa rekomendasi salep dan obat yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri serta peradangan akibat cedera atau kondisi boutonniere deformity:

1. Voltaren Emulgel 20 g

Voltaren Emulgel mengandung Diclofenac Diethylamine yang bekerja sebagai obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) topikal. Salep gel ini efektif meredakan nyeri lokal, mengurangi peradangan, serta menurunkan pembengkakan pada area sendi dan tendon jari yang mengalami cedera.

Oleskan secukupnya pada area sendi jari yang sakit sebanyak 3–4 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Kaltrofen Gel 30 g

Kaltrofen Gel mengandung zat aktif Ketoprofen yang berkhasiat meringankan nyeri sendi, peradangan tendon (tendinitis), dan trauma otot atau sendi akibat cedera fisik. Obat topikal ini dapat meresap ke dalam jaringan sendi untuk mengurangi rasa sakit saat jari digerakkan.

Penggunaan gel dilakukan dengan mengoleskan tipis pada area yang mengalami masalah 2–4 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kaltrofen Gel 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Awal Penanganan Cedera Jari
  1. Segera lindungi jari dan hindari memaksa jari melurus secara kasar.
  2. Gunakan kompres dingin pada area sendi yang bengkak selama 10–15 menit.
  3. Pasang pemfiksasi (splint) sesuai petunjuk medis agar posisi tendon tetap stabil.

3. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor. Kombinasi bahan ini memberikan sensasi hangat yang membantu melancarkan sirkulasi darah serta meredakan rasa pegal dan nyeri ringan pada otot maupun sendi di sekitar jari tangan.

Oleskan secukupnya pada bagian yang terasa nyeri 3-4 kali sehari. Produk ini merupakan obat bebas yang dapat digunakan sesuai petunjuk pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Eperisone merupakan obat relaksan otot yang bekerja mengendurkan ketegangan otot skeletal dan memblokir refleks nyeri. Obat ini dapat diresepkan dokter apabila peradangan pada jari memicu spasme atau ketegangan otot di sekitar telapak dan punggung tangan.

Dosis umum pemberian adalah 1 tablet diminum 3 kali sehari setelah makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan dan Perawatan Boutonniere Deformity

Penanganan utama boutonniere deformity berfokus pada pemulihan fungsi tendon ekstensor. Pada tahap awal, dokter biasanya merekomendasikan penggunaan alat penyangga jari (splint) selama 4 hingga 6 minggu berturut-turut untuk menjaga sendi tengah tetap lurus sehingga tendon dapat menyatu kembali.

Selain penggunaan alat penyangga dan obat-obatan pereda nyeri, latihan fisioterapi secara bertahap juga diperlukan untuk mengembalikan kekuatan dan fleksibilitas jari. Jika kondisi disebabkan oleh luka robek tendon yang parah atau kecacatan kronis yang tidak membaik dengan terapi konservatif, prosedur pembedahan mungkin diperlukan.

Studi Terkait

Penelitian medis terbaru menunjukkan pentingnya intervensi dini menggunakan terapi splinting kontinu pada kasus cedera tendon ekstensor jari. Studi klinis mencatat bahwa pasien yang mendapatkan imobilisasi tepat waktu dalam waktu 1-2 minggu pasca-cedera mengalami tingkat pemulihan fungsi jari hingga 85% tanpa perlu menjalani tindakan operasi pembedahan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami cedera jari akibat benturan, jari tidak bisa diluruskan, atau terdapat rasa nyeri menetap yang tidak membaik setelah perawatan mandiri, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Jika kamu membutuhkan saran penanganan medis untuk keluhan otot dan sendi, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Nikmati berbagai kemudahan berikut:

  • Layanan 24 Jam: Dokter siap merespon pertanyaan medis kamu kapan saja.
  • Dokter Berpengalaman: Terhubung langsung dengan dokter spesialis yang tepercaya dan berlisensi resmi.
  • Praktis & Hemat Waktu: Konsultasi dan rekomendasi penanganan dapat diakses langsung dari ponsel tanpa perlu mengantre di rumah sakit.

Referensi

PubMed. Diakses pada 2026. Management and Rehabilitation of Extensor Tendon Injuries of the Hand.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Rheumatoid Arthritis: Symptoms, Causes, and Complications.
WebMD. Diakses pada 2026. Boutonniere Deformity: Causes, Symptoms, and Treatments.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Cedera Muskoloskeletal.

FAQ

1. Apakah boutonniere deformity bisa sembuh total?
Ya, kondisi ini bisa pulih dengan baik jika mendapatkan penanganan awal yang tepat seperti pemakaian splint. Namun, kasus kronis yang terlambat ditangani mungkin membutuhkan pembedahan dan pemulihan yang lebih lama.

2. Apa perbedaan boutonniere deformity dan swan neck deformity?
Pada boutonniere deformity, sendi tengah ditekuk ke dalam dan sendi ujung tertekuk ke luar. Sebaliknya, pada swan neck deformity, sendi tengah melengkung ke luar (hiperekstensi) dan sendi ujung ditekuk ke dalam.

3. Berapa lama pemakain splint untuk kelainan jari ini?
Penggunaan splint biasanya direkomendasikan selama 4 hingga 6 minggu secara terus-menerus tanpa dilepas agar jaringan tendon dapat menyatu dengan sempurna.

4. Apakah obat oles cukup untuk menyembuhkan boutonniere deformity?
Obat oles berfungsi untuk meredakan nyeri dan pembengkakan, namun tidak dapat menyambungkan kembali tendon yang putus. Kombinasi dengan imobilisasi jari atau tindakan medis sangat diperlukan.