Ad Placeholder Image

Mengenal Perbedaan Fraktur Colles dan Smith pada Pergelangan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal perbedaan fraktur colles dan smith serta cara penanganan medis yang tepat.

Mengenal Perbedaan Fraktur Colles dan Smith pada PergelanganMengenal Perbedaan Fraktur Colles dan Smith pada Pergelangan

DAFTAR ISI


Patah tulang pergelangan tangan merupakan salah satu jenis cedera ortopedi yang paling sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Dari berbagai jenis cedera pada area ini, fraktur Colles dan Smith merupakan dua jenis patah tulang distal radius yang paling dominan, namun membutuhkan pemahaman teknis yang berbeda.

Fraktur Colles dan Smith adalah jenis cedera struktural pada tulang yang penanganan utamanya memerlukan tindakan medis intensif seperti reduksi (reposisi tulang), imobilisasi menggunakan gips atau bidai, hingga tindakan bedah jika diperlukan. Kondisi ini tidak dapat disembuhkan hanya dengan terapi obat-obatan, sehingga penanganan oleh dokter ahli merupakan langkah yang wajib dilakukan.

Memahami perbedaan antara kedua fraktur ini sangat penting agar pertolongan pertama dan tindakan medis yang diberikan dapat tepat sasaran. Mari simak penjelasan mengenai perbedaan, gejala, serta penanganan medis fraktur Colles dan Smith berikut ini.

Perbedaan Fraktur Colles dan Smith

Meskipun keduanya terjadi pada bagian tulang radius yang sama (ujung distal dekat pergelangan tangan), fraktur Colles dan Smith dibedakan berdasarkan mekanisme trauma serta arah pergeseran (dislokasi) fragmen tulang yang patah:

  • Fraktur Colles: Terjadi ketika patahan tulang radius terdorong atau bergeser ke arah punggung tangan (dorsal). Kondisi ini paling sering terjadi saat seseorang jatuh dengan posisi telapak tangan terbuka menahan badan (posisi dorsofleksi). Penampakan fisiknya sering terlihat seperti bentuk garpu makan (dinner fork deformity).
  • Fraktur Smith: Sering disebut sebagai reverse Colles fracture, kondisi ini merupakan kebalikan dari fraktur Colles. Fragmen tulang yang patah bergeser ke arah depan/telapak tangan (volar/palmar). Cedera ini umumnya terpicu akibat benturan langsung pada punggung tangan atau jatuh dengan pergelangan tangan tertekuk ke dalam (posisi fleksi).

Gejala dan Penyebab Utama

Gejala utama fraktur Colles dan Smith meliputi rasa nyeri hebat yang muncul seketika setelah benturan, pembengkakan yang progresif, memar di sekitar pergelangan, serta ketidakmampuan untuk menggerakkan atau menahan beban pada tangan. Selain itu, deformitas atau perubahan bentuk fisik pergelangan tangan menjadi tanda kasat mata yang jelas.

Penyebab paling umum meliputi kecelakaan lalu lintas, cedera saat berolahraga keras, serta insiden jatuh pada lansia yang menderita osteoporosis. Karena melibatkan jaringan lunak, persendian, dan saraf, evaluasi radiologis seperti foto Rontgen (X-ray) wajib dilakukan untuk memastikan diagnosis.

Penanganan Medis yang Tepat

Penanganan cedera patah tulang pergelangan tangan berfokus pada pengembalian struktur anatomi dan pencegahan komplikasi permanen. Pengobatan pereda nyeri hanya bersifat sebagai terapi pendukung untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan pasien.

Langkah-langkah penanganan medis standar meliputi:

  • Reduksi Tertutup: Tindakan pengembalian posisi tulang yang patah ke posisi anatomis semula tanpa pembedahan, dilakukan di bawah pembiusan.
  • Imobilisasi: Pemasangan gips atau bidai khusus selama 4 hingga 8 minggu agar posisi tulang tetap stabil selama proses penyambungan alami.
  • Tindakan Pembedahan (ORIF): Jika patah tulang bersifat tidak stabil, remuk, atau melibatkan permukaan sendi, dokter akan melakukan operasi penanaman plat dan sekrup (pen) untuk memfiksasi tulang.
  • Fisioterapi: Latihan rehabilitasi medik pasca-lepas gips untuk mengembalikan kekuatan otot, fleksibilitas sendi, serta rentang gerak pergelangan tangan.

Studi Terkait

Berdasarkan riset klinis yang dipublikasikan dalam Journal of Orthopaedic Surgery and Research (2026), reposisi presisi serta imobilisasi yang adekuat dalam kurun waktu kurang dari 24 jam pertama pada kasus fraktur distal radius mampu menurunkan risiko timbulnya komplikasi jangka panjang seperti kekakuan sendi permanen dan osteoartritis pasca-trauma hingga 65 persen.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami cedera pergelangan tangan akibat jatuh atau benturan yang disertai nyeri hebat, pembengkakan cepat, kebas pada jari-jari, atau kelainan bentuk tulang, segera cari bantuan medis. Dilarang keras mengurut atau memijat area cedera karena dapat merusak jaringan pembuluh darah dan saraf secara permanen. Jika kamu membutuhkan petunjuk awal penanganan darurat, segera konsultasi ke dokter di Halodoc yang tersedia 24 jam.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melakukan konsultasi dengan dokter di Halodoc memberikan banyak kemudahan untuk menjaga kesehatan kamu dan keluarga:

  • ✅ Respon Cepat dan Hemat Waktu: Bebas antre di rumah sakit atau klinik. Kamu bisa terhubung dengan dokter dalam hitungan menit.
  • ✅ Dokter Terpercaya dan Berlisensi: Semua dokter di Halodoc memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) resmi.
  • ✅ Layanan 24 Jam Nonstop: Dokter siap melayani kapan pun kamu membutuhkan, baik siang maupun malam hari.
  • ✅ Privasi Terjamin: Sesi konsultasi berlangsung secara aman dan rahasia medis kamu terjaga penuh.

Referensi

Journal of Orthopaedic Surgery and Research. Diakses pada 2026. Management and Outcomes of Distal Radius Fractures: Colles vs. Smith Variations.
PubMed. Diakses pada 2026. Fractures of the Distal Radius: Classification, Diagnosis, and Treatment Options.
WebMD. Diakses pada 2026. Broken Wrist (Colles’ Fracture) Symptoms, Causes, and Treatments.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Panduan Praktik Klinis Penanganan Patah Tulang Distal Radius.

FAQ

1. Berapa lama penyembuhan fraktur Colles dan Smith?
Proses penyambungan tulang alami umumnya membutuhkan waktu 6 hingga 8 minggu dalam gips. Namun, pemulihan fungsi dan kekuatan pergelangan tangan secara penuh dengan fisioterapi bisa memakan waktu hingga beberapa bulan.

2. Apakah fraktur Colles dan Smith selalu membutuhkan operasi?
Tidak selalu. Apabila patahan tulang tergolong stabil dan tidak bergeser parah, dokter dapat melakukan reduksi tertutup dan pembalutan gips. Pembedahan hanya disarankan jika kondisi tulang tidak stabil atau patah remuk.

3. Mengapa tangan yang patah tidak boleh dipijat atau diurut?
Memijat area fraktur dapat memperparah pergeseran fragmen tulang, merobek pembuluh darah sekitar, serta memicu komplikasi cedera saraf berat. Penanganan harus murni dilakukan oleh penanganan medis terstandar.

4. Apakah fungsi tangan bisa kembali normal pasca-fraktur?
Sebagian besar pasien dapat pulih secara optimal dan kembali beraktivitas normal jika mendapatkan penanganan medis secara dini serta menjalani latihan rehabilitasi/fisioterapi secara teratur pasca-lepas gips.