
Mengenal Playing Victim: Pengertian, Ciri, dan Penyebabnya
Playing victim adalah kondisi yang terjadi saat seseorang merasa dirinya merupakan korban, dan menyalahkan orang lain atas masalah yang terjadi pada hidupnya.

DAFTAR ISI
- Memahami Playing Victim
- Cara Menghadapi Playing Victim
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Playing victim adalah istilah untuk pola perilaku ketika seseorang cenderung menempatkan diri sebagai korban dalam berbagai konflik atau masalah. Orang tersebut dapat merasa bahwa dirinya selalu disalahkan, dirugikan, atau tidak dipahami oleh orang lain.
Perilaku ini bukan diagnosis gangguan mental dan tidak dapat digunakan untuk memberi label kepada seseorang. Memahami penyebab serta tandanya secara hati-hati dapat membantu kamu merespons dengan empati tanpa mengabaikan batasan diri.
Memahami Playing Victim
Seseorang yang memiliki pola playing victim mungkin sering menceritakan masalah dengan menekankan kesalahan orang lain, menolak tanggung jawab, atau sulit menerima masukan. Namun, perilaku serupa juga dapat muncul saat seseorang sedang mengalami tekanan, trauma, rasa tidak aman, kecemasan, atau pengalaman buruk yang belum diproses.
Beberapa tanda yang dapat terlihat antara lain terus-menerus mencari simpati, merasa tidak berdaya, menganggap semua orang berniat buruk, serta menggunakan rasa bersalah untuk memengaruhi orang lain. Tanda-tanda ini perlu dilihat berdasarkan konteks dan pola yang berlangsung, bukan dari satu kejadian saja.
Jika perilaku tersebut mengganggu hubungan, pekerjaan, atau keseharian, psikolog atau psikiater dapat membantu mengevaluasi kondisi secara menyeluruh. Konsultasi juga penting bila muncul kecemasan berat, depresi, pikiran menyakiti diri, atau kesulitan menjalankan aktivitas harian.
Cara Menghadapi Playing Victim
Dengarkan tanpa langsung menghakimi, lalu gunakan kalimat yang berfokus pada fakta dan perasaan, seperti “Aku memahami kamu sedang kesulitan, tetapi kita perlu membahas bagian yang bisa kamu lakukan.” Tetapkan batasan secara jelas dan konsisten jika percakapan berubah menjadi tuduhan, manipulasi, atau membuatmu merasa tidak aman.
Hindari mendiagnosis atau memaksa orang tersebut berubah. Bila ia bersedia, tawarkan dukungan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mental; bila terdapat ancaman menyakiti diri atau orang lain, cari bantuan darurat setempat dan jangan meninggalkannya sendirian.
Kapan Harus ke Dokter?
Ajukan konsultasi dengan psikolog atau psikiater bila pola perilaku berlangsung lama dan menimbulkan konflik berulang, tekanan emosional, gangguan tidur, perubahan suasana hati, atau penurunan fungsi sehari-hari. Konsultasi ke dokter Halodoc dapat menjadi langkah awal untuk memperoleh arahan yang sesuai.
Jangan menunda pertolongan jika muncul pikiran bunuh diri, keinginan melukai diri, halusinasi, atau perilaku yang membahayakan. Dalam situasi darurat, segera hubungi layanan gawat darurat atau kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menilai keluhan mental secara lebih objektif dan menentukan apakah kamu perlu pemeriksaan lanjutan.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Mental Health
National Institute of Mental Health. Diakses pada 2026. Psychotherapies
MedlinePlus. Diakses pada 2026. Mental Health
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Kesehatan Jiwa
FAQ
Apakah playing victim termasuk gangguan mental?
Tidak. Playing victim adalah istilah informal untuk pola perilaku, bukan diagnosis gangguan mental.
Apakah playing victim selalu dilakukan dengan sengaja?
Tidak selalu. Pola ini dapat berkaitan dengan rasa tidak aman, pengalaman buruk, atau kesulitan mengelola emosi.
Bagaimana cara menghadapi orang yang playing victim?
Dengarkan dengan empati, tetapi tetap tetapkan batasan yang sehat. Hindari memberi label dan sarankan bantuan profesional bila perilakunya mengganggu kehidupan sehari-hari.
Kapan perlu mencari bantuan profesional?
Carilah bantuan bila muncul tekanan berat, konflik berulang, gangguan tidur, perubahan suasana hati, atau pikiran menyakiti diri. Kondisi yang membahayakan membutuhkan pertolongan darurat segera.




