
Mengenal Pleva dan Cara Efektif Mengatasi Masalah Kulit Ini
Mengenal Gejala Pleva dan Penanganan Masalah Kulit Secara Tepat di Rumah

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat dan Perawatan PLEVA
- Cara Merawat Kulit dengan PLEVA
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Pityriasis Lichenoides et Varioliformis Acuta atau disingkat PLEVA adalah penyakit kulit peradangan yang tergolong langka. Kondisi ini ditandai dengan munculnya ruam berupa bintik-bintik merah berkerak yang kerap berkembang menjadi lepuhan atau luka seperti cacar air. Ruam PLEVA biasanya muncul di dada, punggung, lengan, serta paha, dan bisa disertai rasa gatal maupun perih.
Penyebab pasti PLEVA belum diketahui secara pasti, tetapi diperkirakan berkaitan dengan respons hipersensitivitas sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri atau virus tertentu. Meski PLEVA bukan merupakan kondisi yang menular, proses penyembuhannya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan.
Pengobatan PLEVA bertujuan untuk mengurangi peradangan kulit, meredakan gatal, serta mencegah penularan sekunder akibat infeksi bakteri pada lesi kulit. Berikut ini adalah beberapa produk dan obat medis yang biasa digunakan untuk mengatasi gejala PLEVA.
Rekomendasi Obat dan Perawatan PLEVA
1. Hydrocortisone Cream 1%
Hydrocortisone merupakan kortikosteroid topikal ringan yang meredakan peradangan, ruam kemerahan, dan rasa gatal pada lesi kulit akibat PLEVA. Obat salep ini bekerja dengan mengontrol respons imun lokal pada jaringan kulit yang mengalami inflamasi. Oleskan secara tipis pada area kulit yang bermasalah sesuai anjuran medis.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Hydrocortisone Cream 1% di Toko Kesehatan Halodoc
2. Erythromycin 500 mg 10 Tablet
Erythromycin adalah antibiotik oral golongan makrolida yang sering digunakan dalam penanganan PLEVA. Selain mematikan bakteri penyebab infeksi sekunder pada lesi kulit, Erythromycin memiliki efek antiinflamasi yang efektif membantu meredakan lesi papul dan nodul pada penderita PLEVA.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Erythromycin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Cetirizine 10 mg 10 Tablet
Cetirizine merupakan obat antihistamin generasi kedua yang berguna untuk meredakan rasa gatal hebat yang sering menyertai ruam PLEVA. Dengan menghambat kerja histamin di dalam tubuh, obat ini membantu mencegah keinginan menggaruk lesi yang dapat memicu bekas luka atau infeksi sekunder.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cetirizine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Cetaphil Gentle Skin Cleanser
Pembersih kulit lembut tanpa sabun dan wewangian ini dirancang khusus untuk kulit sensitif dan meradang. Penggunaan pembersih hypoallergenic ini membantu menjaga kebersihan lesi kulit PLEVA tanpa menyebabkan iritasi tambahan atau kekeringan pada kulit.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cetaphil Gentle Skin Cleanser di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Merawat Kulit dengan PLEVA
Selain mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan, perawatan mandiri di rumah sangat penting untuk mempercepat pemulihan kulit akibat PLEVA:
- Gunakan pelembap lembut secara teratur agar kulit tidak kering dan bersisik.
- Hindari menggaruk atau mengelupas luka lesi untuk meminimalkan risiko timbulnya bekas luka permanen.
- Gunakan pakaian bermaterial longgar dan halus seperti katun untuk mengurangi gesekan pada kulit.
- Mandi dengan air hangat kuku dan hindari penggunaan sabun antiseptik berbahan keras.
Studi Terkait
Studi terbaru dari Journal of Dermatological Treatment (2026) menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik sistemik beresifat antiinflamasi seperti Erythromycin atau Doxycycline secara signifikan mempercepat durasi penyembuhan lesi pada pasien PLEVA akut. Selain itu, penanganan dini dengan kombinasi fototerapi dan kortikosteroid topikal dapat mengurangi tingkat kekambuhan ruam hingga lebih dari 60%.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam beberapa hari, lesi membengkak, bernanah, atau disertai demam tinggi, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Halodoc untuk penanganan medis yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Ada beberapa keunggulan dari layanan konsultasi dokter online di Halodoc, seperti:
- ✅ Dokter berlisensi: Dokter-dokter terpercaya yang sudah memiliki legalitas resmi (STR dan SIP) untuk memberikan layanan medis secara aman.
- ✅ Layanan 24 jam: Bisa berkonsultasi kapan saja dan di mana saja.
- ✅ Pilihan dokter luas: Tersedia banyak dokter spesialis dan dokter umum sesuai kebutuhan kesehatanmu.
- ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data dan percakapan medis dijaga ketat.
- ✅ Layanan lengkap: Dari diagnosis, saran perawatan, hingga resep obat online yang siap diantar ke rumah.
Referensi
Journal of Dermatological Treatment. Diakses pada 2026. Management and Therapeutic Approaches in Pityriasis Lichenoides et Varioliformis Acuta (PLEVA).
PubMed Central. Diakses pada 2026. Clinical Presentation and Treatment Modalities of PLEVA: A Comprehensive Review.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Inflammatory Skin Disorders and Cutaneous Manifestations.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Dermatofitosis dan Peradangan Kulit.
FAQ
Apakah PLEVA penyakit kulit yang menular?
Tidak, PLEVA bukan merupakan penyakit menular. Kondisi ini dipicu oleh gangguan atau respons inflamasi sistem imun tubuh dan tidak ditularkan melalui kontak fisik.
Berapa lama proses penyembuhan PLEVA?
Durasi penyembuhan PLEVA bervariasi pada tiap individu, biasanya berkisar antara beberapa minggu hingga beberapa bulan tergantung pada tingkat keparahan dan efektivitas pengobatan.
Apakah PLEVA bisa meninggalkan bekas luka pada kulit?
Ya, lesi PLEVA yang pecah atau digaruk dapat meninggalkan bekas kehitaman (hiperpigmentasi pasca-inflamasi) atau jaringan parut kecil. Hindari menggaruk lesi agar bekas luka berkurang.
Apakah penderita PLEVA boleh mandi seperti biasa?
Boleh, namun disarankan menggunakan air hangat kuku dan sabun yang lembut tanpa pewangi untuk mencegah iritasi lebih lanjut pada lesi kulit.




