
Mengenal Polythelia Kondisi Puting Tambahan pada Tubuh
Penyebab Munculnya Polythelia Serta Cara Mengenali Puting Tambahan pada Tubuh Manusia Secara Akurat

DAFTAR ISI
- Apa Itu Polythelia?
- Penyebab dan Penanganan Polythelia
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Apa Itu Polythelia?
Pernahkah kamu menemukan benjolan kecil menyerupai tahi lalat atau puting ekstra di area dada, perut, atau bagian tubuh lainnya? Kondisi medis ini dikenal sebagai polythelia, yaitu suatu kondisi bawaan di mana seseorang memiliki satu atau lebih puting tambahan melebihi jumlah normal. Meskipun terdengar asing, kondisi ini sebenarnya cukup umum dan bisa dialami oleh pria maupun wanita.
Secara klinis, polythelia berbeda dengan polymastia. Jika polymastia merupakan keberadaan jaringan payudara tambahan secara utuh (termasuk kelenjar susu), polythelia hanya melibatkan pembentukan struktur puting atau areola tambahan tanpa jaringan payudara di bawahnya. Bentuknya sering kali sangat kecil sehingga sering disalahartikan sebagai tahi lalat biasa, kutil, atau skin tag.
Pada sebagian besar kasus, polythelia bersifat jinak dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Puting tambahan ini terbentuk sepanjang garis embirogesis yang disebut garis susu (milk line), yang membentang dari ketiak hingga ke area selangkangan. Memahami kondisi ini dapat membantu kamu menyikapi tanda lahir atau benjolan pada kulit dengan lebih bijak.
Penyebab dan Penanganan Polythelia
Polythelia terjadi selama masa perkembangan janin di dalam kandungan. Pada minggu ke-4 hingga ke-5 kehamilan, embrio mengembangkan garis susu di kedua sisi tubuh. Seiring berjalannya perkembangan janin, garis susu ini secara normal akan menyusut dan menghilang, menyisakan dua puting di area dada. Namun, jika proses penyusutan ini tidak sempurna, puting tambahan dapat berkembang di sepanjang jalur garis tersebut.
Secara medis, polythelia umumnya tidak memerlukan penanganan khusus karena tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak berkembang menjadi kanker. Meski demikian, beberapa penanganan atau tindakan dapat dipertimbangkan berdasarkan alasan berikut:
- Bedah Eksisi Estetika: Jika letak puting tambahan mengganggu penampilan atau menurunkan rasa percaya diri, tindakan pembedahan minor dapat dilakukan untuk mengangkat jaringan tersebut.
- Pengurangan Gesekan: Jika letaknya berada di area yang sering mengalami gesekan dengan pakaian (seperti garis bra atau pinggang), pembedahan minor dapat mencegah iritasi berulang.
- Pemeriksaan Medis Tambahan: Pada kasus yang jarang terjadi, polythelia berkaitan dengan kelainan bawaan pada sistem saluran kemih (ginjal). Dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan penunjang seperti USG ginjal untuk memastikan kesehatan organ dalam.
Studi Terkait
Berdasarkan studi klinis terintegrasi yang diterbitkan pada jurnal dermatologi tahun 2026, prevalensi polythelia diperkirakan terjadi pada 1% hingga 5% populasi dunia. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar kasus polythelia berdiri sendiri (terisolasi) dan tidak terikat pada sindrom genetik yang berat. Meskipun demikian, evaluasi visual awal oleh spesialis kulit tetap direkomendasikan untuk membedakan polythelia dari lesi kulit berisiko tinggi seperti melanoma atau karsinoma sel basal.
Kapan Harus Ke Dokter?
Jika kamu menemukan benjolan baru pada kulit yang menyerupai puting, terasa nyeri, mengalami perubahan bentuk atau warna, maupun mengeluarkan cairan tidak biasa, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Mengetahui kepastian mengenai kondisi kulit yang kamu alami kini jauh lebih mudah. Melalui layanan dokter online Halodoc, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter tepercaya secara langsung dari rumah. Dokter siap membantu memberikan diagnosis awal, saran penanganan, hingga rujukan tindakan bedah estetika jika dibutuhkan, 24 jam kapan saja.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Polythelia and Supernumerary Nipples: Clinical Evaluation and Associated Anomalies.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Polythelia (Extra Nipple)?
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Congenital Anomalies and Skin Malformations.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pelayanan Kesehatan Kulit dan Kelainan Bawaan.
FAQ
Apakah polythelia bisa berubah menjadi kanker?
Polythelia sendiri adalah kondisi jinak yang sangat jarang berkembang menjadi kanker. Namun, karena terdiri dari jaringan epidermis, lesi ini tetap perlu dipantau jika ada perubahan bentuk yang ekstrem.
Apakah polythelia bisa hilang dengan sendirinya?
Tidak, polythelia adalah kondisi struktur anatomis permanen sejak lahir. Puting tambahan tidak dapat hilang secara alami tanpa prosedur operasi bedah minor.
Apakah puting tambahan pada polythelia bisa mengeluarkan ASI?
Umumnya tidak, karena polythelia hanya terdiri dari jaringan puting tanpa kelenjar payudara. Pengeluaran ASI biasanya hanya terjadi pada kondisi polymastia yang memiliki kelenjar mammary utuh.




