Ad Placeholder Image

Mengenal Prosedur Gram Stain untuk Identifikasi Bakteri

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Agustus 2026

Memahami Fungsi Utama Prosedur Gram Stain dalam Identifikasi Bakteri di Laboratorium Mikrobiologi

Mengenal Prosedur Gram Stain untuk Identifikasi BakteriMengenal Prosedur Gram Stain untuk Identifikasi Bakteri

DAFTAR ISI


Infeksi bakteri dapat menyerang berbagai bagian tubuh, mulai dari saluran pernapasan, saluran kemih, hingga kulit dan aliran darah. Untuk memberikan penanganan yang cepat dan akurat, tenaga medis membutuhkan metode diagnosis yang efektif guna mengidentifikasi jenis mikroorganisme penyebab infeksi tersebut.

Salah satu tes laboratorium yang paling krusial dan sering digunakan dalam mikrobiologi medis adalah pewarnaan Gram atau gram stain. Prosedur ini memungkinkan dokter membedakan bakteri menjadi dua kelompok utama dengan cepat sebelum hasil tes kultur yang lebih mendalam keluar.

Dengan mengetahui jenis bakteri yang menginfeksi tubuh, dokter dapat menentukan jenis terapi antibiotik yang tepat, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih terarah dan risiko resistensi obat dapat ditekan secara optimal.

Pengertian dan Cara Kerja Gram Stain

Pewarnaan Gram (*gram stain*) adalah teknik pewarnaan diferensial yang digunakan untuk mengelompokkan bakteri berdasarkan struktur fisik dan kimiawi dinding selnya. Metode ini ditemukan oleh ilmuwan asal Denmark, Hans Christian Gram, pada tahun 1884 dan tetap menjadi standar emas pemeriksaan mikrobiologi awal hingga saat ini.

Sampel yang digunakan untuk uji gram stain dapat diambil dari berbagai spesimen tubuh sesuai lokasi gejala, seperti sampel dahak (sputum), urin, darah, cairan serebrospinal, atau usapan (*swab*) luka. Pewarnaan dilakukan menggunakan empat reagen utama: zat warna utama (*crystal violet*), mordan (*iodine*), agen penawar warna (*alkohol/aseton*), dan zat warna pembanding (*safranin*).

Dinding sel bakteri Gram positif memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal sehingga dapat mempertahankan warna utama (ungu). Sementara itu, bakteri Gram negatif memiliki lapisan peptidoglikan yang lebih tipis dan membran luar lipid yang melarut saat pembilasan alkohol, sehingga menyerap warna pembanding (merah atau merah muda).

Interpretasi Hasil Pemeriksaan Gram Stain

Hasil dari tes gram stain memberikan informasi berharga mengenai morfologi (bentuk) dan sifat pewarnaan bakteri yang diamati di bawah mikroskop:

  • Bakteri Gram Positif: Tampak berwarna ungu di bawah mikroskop. Bentuknya bisa berupa kokus (bulat) atau basil (batang). Contoh bakteri kelompok ini adalah Staphylococcus aureus (penyebab infeksi kulit dan pneumonia) dan Streptococcus pneumoniae.
  • Bakteri Gram Negatif: Tampak berwarna merah muda atau merah. Contoh bakteri kelompok ini adalah Escherichia coli (sering menyebabkan infeksi saluran kemih) dan Pseudomonas aeruginosa.

Keunggulan utama teknik ini adalah prosesnya yang cepat, yaitu hanya membutuhkan waktu beberapa menit hingga satu jam, sehingga keputusan medis dapat diambil dengan segera.

Studi Terkait

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal mikrobiologi klinis terbaru (2026) mengungkapkan bahwa penggunaan analisis gram stain secara cepat pada pasien yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) berhasil mempercepat pemberian antibiotik yang spesifik hingga 40%. Hal ini secara bermakna mampu mengurangi durasi rawat inap serta menurunkan angka komplikasi akibat sepsis infeksi bakteri.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala infeksi yang tak kunjung membaik, seperti demam tinggi berkelanjutan, batuk berdahak purulen, atau luka yang bengkak dan bernanah, segera konsultasikan kondisi kesehatanmu dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan rekomendasi pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Bila kamu ragu mengenai gejala infeksi yang dialami, konsultasi dengan dokter online di Halodoc dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Dokter di Halodoc siap membantu memberikan evaluasi medis awal, saran rujukan laboratorium, hingga penulisan resep obat secara aman dan terpercaya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

Journal of Clinical Microbiology. Diakses pada 2026. Rapid Diagnostic Applications of Gram Staining in Bacterial Infections.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Laboratory Guidelines for Bacterial Identification.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Microscopic Examination Techniques for Bacterial Diagnostics.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Laboratorium Mikrobiologi Klinik.

FAQ

Apa itu tes gram stain?

Tes gram stain adalah prosedur pewarnaan laboratorium yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi keberadaan bakteri pada sampel jaringan atau cairan tubuh. Metode ini membedakan bakteri menjadi kelompok Gram positif dan Gram negatif berdasarkan struktur dinding selnya.

Berapa lama hasil gram stain keluar?

Pemeriksaan gram stain membutuhkan waktu yang tergolong singkat, umumnya hanya sekitar 15 hingga 45 menit setelah sampel diproses di laboratorium. Kecepatan ini memungkinkan penanganan medis darurat dapat segera dilakukan tanpa menunggu hasil kultur yang lebih lama.

Apa perbedaan antara bakteri Gram positif dan Gram negatif?

Bakteri Gram positif menyerap warna ungu karena memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal pada dinding selnya. Sebaliknya, bakteri Gram negatif berwarna merah muda/merah karena dinding selnya lebih tipis dan memiliki membran luar lipid, yang memengaruhi jenis antibiotik yang sensitif terhadapnya.

Apakah tes gram stain menimbulkan rasa sakit?

Prosedur pewarnaan di laboratorium sendiri tidak terasa sakit sama sekali. Rasa tidak nyaman yang mungkin timbul biasanya berasal dari proses pengambilan sampel, seperti pengambilan darah, usap tenggorokan, atau pengambilan cairan dari luka.