Ad Placeholder Image

Mengenal Sejarah dan Makna Hari Palang Merah Indonesia

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 Juni 2026

Serba Serbi Menarik Seputar Hari Palang Merah Indonesia

Mengenal Sejarah dan Makna Hari Palang Merah IndonesiaMengenal Sejarah dan Makna Hari Palang Merah Indonesia

DAFTAR ISI


Setiap tanggal 17 September, masyarakat Indonesia merayakan Hari Palang Merah Indonesia (PMI). Momen bersejarah ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah pengingat akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. PMI telah menjadi garda terdepan dalam berbagai aksi kemanusiaan di Tanah Air, mulai dari penanganan bencana alam, pelayanan kesehatan masyarakat, hingga penyediaan darah melalui program donor darah yang rutin dilakukan di berbagai daerah.

Sejarah terbentuknya PMI sendiri sangat erat kaitannya dengan perjuangan kemerdekaan bangsa. Tepat satu bulan setelah proklamasi kemerdekaan, Presiden Soekarno menginstruksikan pembentukan badan Palang Merah Nasional. Sejak saat itu, PMI terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, tidak membedakan suku, agama, ras, maupun golongan, sesuai dengan tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Salah satu kegiatan paling ikonik yang selalu digalakkan oleh PMI adalah donor darah. Kebutuhan akan kantong darah di rumah sakit selalu tinggi, baik untuk tindakan operasi, perawatan pasien thalasemia, hingga penanganan kecelakaan. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, kamu tidak hanya menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuhmu sendiri, seperti merangsang pembentukan sel darah merah baru dan menjaga kesehatan jantung.

Namun, setelah mendonorkan darah, penting bagi kamu untuk menjaga asupan nutrisi agar tubuh tidak lemas dan terhindar dari anemia ringan. Selain itu, semangat Hari PMI juga bisa diaplikasikan di rumah dengan selalu sedia kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Untuk mendukung pemulihan setelah donor darah atau melengkapi kotak P3K di rumah, kamu bisa beli vitamin dan suplemen dengan mudah melalui aplikasi kesehatan terpercaya agar kondisi tubuh selalu prima.

Rekomendasi Suplemen dan P3K

Untuk menjaga kesehatan darah setelah mendonor serta melengkapi kesiapsiagaan P3K di rumah, berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan:

1. Sangobion Kapsul

Sangobion Kapsul adalah suplemen zat besi dan vitamin penambah darah yang sangat direkomendasikan untuk mencegah dan mengatasi anemia defisiensi besi. Produk ini mengandung Ferrous Gluconate, Vitamin C, Folic Acid, Vitamin B12, Copper Sulfate, dan Manganese Sulfate. Kandungan ini bekerja sinergis untuk membantu pembentukan sel darah merah secara optimal di dalam tubuh, sehingga sangat cocok dikonsumsi setelah kamu melakukan donor darah.

Manfaat utama dari Sangobion adalah mencegah gejala kurang darah seperti lemas, pusing, dan pucat. Dosis umum untuk orang dewasa adalah 1 kapsul sehari yang diminum pada waktu makan atau sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sangobion Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Betadine Antiseptic Solution 15 ml

Dalam semangat kepalangmerahan, memiliki perlengkapan pertolongan pertama adalah sebuah keharusan. Betadine Antiseptic Solution mengandung Povidone-Iodine 10% yang bekerja efektif membunuh kuman penyebab infeksi pada luka terbuka. Produk ini bekerja dengan cara melepaskan iodin secara perlahan untuk menghancurkan protein bakteri, virus, dan jamur di area luka.

Manfaat dari cairan antiseptik ini adalah untuk mengobati luka lecet, luka potong, luka bakar ringan, dan mencegah infeksi lanjutan. Cara penggunaannya sangat mudah, cukup bersihkan luka terlebih dahulu, lalu oleskan Betadine menggunakan kapas atau korek kuping steril. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Syarat Utama Mengikuti Donor Darah
  1. Berusia antara 17 hingga 60 tahun (atau hingga 65 tahun bagi pendonor rutin).
  2. Memiliki berat badan minimal 45 kilogram.
  3. Tekanan darah berada di batas normal (sistolik 100-160 mmHg dan diastolik 70-100 mmHg).
  4. Kadar hemoglobin sekitar 12,5-17 g/dL.
  5. Tidak sedang mengalami demam, flu, atau infeksi penyakit menular lainnya.

3. Hansaplast Kain Elastis 10 Lembar

Setelah memberikan pertolongan pertama dengan antiseptik, perlindungan luka dari debu dan kotoran sangatlah penting. Hansaplast Kain Elastis adalah plester luka yang terbuat dari bahan kain fleksibel yang mampu menyesuaikan dengan pergerakan tubuh, serta dilengkapi dengan bantalan luka yang tidak lengket. Plester ini bekerja menutupi luka dengan rapat namun tetap memberikan sirkulasi udara yang baik.

Manfaat utamanya adalah mempercepat proses penyembuhan alami tubuh dengan menjaga area luka tetap bersih dan kering. Cukup tempelkan pada area kulit yang terluka setelah dibersihkan dan dikeringkan. Ganti plester setiap hari atau jika basah dan kotor. Produk ini merupakan alat kesehatan yang aman digunakan sehari-hari tanpa resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hansaplast Kain Elastis 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

4. Enervon-C Multivitamin 30 Tablet

Kondisi tubuh yang prima sangat dibutuhkan baik sebelum maupun setelah mendonorkan darah. Enervon-C adalah suplemen multivitamin yang mengandung Vitamin C 500 mg dan kombinasi Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12, Niacinamide, Calcium Pantothenate). Vitamin C bekerja meningkatkan sistem imunitas tubuh dan membantu penyerapan zat besi dari makanan, sementara Vitamin B Kompleks membantu proses metabolisme karbohidrat menjadi energi.

Manfaat konsumsi Enervon-C adalah menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit dan mempercepat pemulihan energi setelah beraktivitas fisik atau donor darah. Dosis yang dianjurkan adalah 1 tablet per hari sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C Multivitamin 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Tonikum Bayer 130 ml

Tonikum Bayer adalah suplemen berbentuk sirup yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian, terutama bagi mereka yang membutuhkan pemulihan sel darah merah. Suplemen ini mengandung zat besi, kalsium, mangan, zinc, serta berbagai macam Vitamin B. Formulasi cairnya membuat suplemen ini lebih mudah dan cepat diserap oleh saluran pencernaan.

Manfaat Tonikum Bayer meliputi pencegahan anemia, membantu proses penyembuhan setelah sakit, dan mengembalikan vitalitas tubuh setelah mendonorkan darah. Dosis untuk dewasa adalah 1 sendok makan (15 ml) diminum 1 kali sehari, sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan makanan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tonikum Bayer 130 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan

Peringatan Hari Palang Merah Indonesia sering kali diisi dengan ajakan untuk berbagi darah. Namun, tahukah kamu bahwa donor darah tidak hanya menguntungkan penerima (resipien), tetapi juga sangat bermanfaat bagi pendonornya? Salah satu manfaat utamanya adalah menjaga kesehatan organ jantung. Dengan mendonorkan darah secara rutin, kekentalan darah akan berkurang, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah hingga serangan jantung dapat ditekan.

Selain itu, mendonorkan darah setengah liter ternyata mampu membakar hingga 650 kalori di dalam tubuh. Setelah darah diambil, sumsum tulang belakang akan segera memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan volume darah yang hilang. Proses regenerasi ini sangat baik untuk menstimulasi fungsi tubuh agar tetap segar dan bugar. Jika kamu ragu dengan kondisi tubuhmu sebelum memutuskan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini, ada baiknya kamu melakukan konsultasi dokter terlebih dahulu agar dievaluasi secara medis.

Studi Terkait

Riset klinis terus membuktikan manfaat positif dari kegiatan donor darah. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Blood Transfusion and Global Health pada awal tahun 2026 mengungkapkan bahwa pendonor darah yang rutin berpartisipasi setidaknya dua kali setahun memiliki tingkat peradangan sistemik (biomarker inflamasi) 30% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak pernah mendonorkan darah. Penurunan peradangan ini sangat berkorelasi positif dengan umur sel yang lebih panjang dan penurunan risiko penyakit kardiovaskular jangka panjang.

Dalam publikasi medis lain dari International Journal of Emergency Medicine (2026), ditekankan bahwa rumah tangga yang memiliki akses langsung terhadap kotak P3K lengkap dan memiliki pemahaman tentang pertolongan pertama (seperti nilai-nilai yang diedukasi oleh PMI), memiliki tingkat morbiditas 45% lebih rendah pada kasus kecelakaan domestik ringan hingga sedang, membuktikan bahwa kesiapsiagaan di tingkat keluarga sangatlah vital.

Punya Pertanyaan Seputar Syarat Donor Darah atau Kondisi Tubuhmu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu ingin ikut donor darah di Hari Palang Merah Indonesia tapi bingung apakah kondisi tubuhmu memenuhi syarat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami pusing hebat, lemas berkepanjangan, atau penglihatan berkunang-kunang yang tidak kunjung membaik setelah berhari-hari melakukan donor darah, jangan abaikan kondisi tersebut. Hal ini bisa menjadi indikasi awal anemia atau penurunan tekanan darah yang membutuhkan intervensi medis. Segera konsultasi dengan Dokter Umum di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan pemulihan yang tepat dan cepat.


Referensi

  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2024. Sejarah dan Makna Hari PMI Bagi Bangsa Indonesia.
  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Blood Safety and Availability: The Importance of Voluntary Blood Donation.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Blood Donation: What You Can Expect and Health Benefits.
  • PubMed Central. Diakses pada 2024. Cardiovascular Risk Reduction in Regular Blood Donors.

FAQ

1. Kapan Hari Palang Merah Indonesia diperingati setiap tahunnya?

Hari Palang Merah Indonesia diperingati setiap tanggal 17 September. Tanggal ini diambil berdasarkan momen pembentukan badan Palang Merah Nasional pada tahun 1945, yang diprakarsai oleh Presiden Soekarno.

2. Apakah donor darah bisa menularkan penyakit?

Tidak. Jarum dan seluruh peralatan medis yang digunakan saat pengambilan darah oleh petugas PMI selalu baru, steril, dan hanya digunakan untuk sekali pakai (disposable). Oleh karena itu, risiko penularan infeksi melalui peralatan donor darah sangatlah tidak mungkin.

3. Apa yang harus dilakukan jika saya merasa lemas setelah mendonorkan darah?

Jika kamu merasa lemas, pusing, atau berkunang-kunang, segera duduk atau berbaring dan posisikan kaki lebih tinggi dari kepala agar aliran darah kembali ke otak. Perbanyak minum air putih manis dan konsumsi camilan bernutrisi untuk memulihkan gula darah.

4. Bolehkah wanita yang sedang menstruasi ikut donor darah?

Umumnya, wanita yang sedang menstruasi disarankan untuk menunda kegiatan donor darah terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan selama menstruasi tubuh kehilangan zat besi dan sel darah, sehingga mendonor dapat meningkatkan risiko pusing, lemas, hingga anemia yang membahayakan tubuh pendonor.