Ad Placeholder Image

Mengenal Skor Risiko Framingham untuk Jantung Sehat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 Agustus 2026

Kenali Skor Risiko Penyakit Jantung melalui Metode Framingham untuk Hidup Lebih Sehat Optimal.

Mengenal Skor Risiko Framingham untuk Jantung SehatMengenal Skor Risiko Framingham untuk Jantung Sehat

DAFTAR ISI


Penyakit kardiovaskular hingga saat ini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Untuk mencegah terjadinya komplikasi fatal seperti serangan jantung atau stroke, penting bagi medis untuk memperkirakan seberapa besar risiko yang dimiliki seseorang. Salah satu alat kalkulasi prediktif yang paling terkenal dan banyak digunakan di dunia medis adalah Framingham Risk Score (FRS).

Skor Risiko Framingham dikembangkan berdasarkan studi observasional jangka panjang bernama Framingham Heart Study yang dimulai sejak tahun 1948 di Massachusetts, Amerika Serikat. Penilaian ini dirancang untuk mengestimasi kemungkinan seseorang mengalami kejadian penyakit jantung koroner dalam kurun waktu 10 tahun mendatang.

Memahami skor risiko kardiovaskular sejak dini memungkinkan kamu dan dokter mengambil langkah preventif yang tepat, baik melalui perubahan gaya hidup maupun intervensi medis jika diperlukan.

Apa itu Framingham Risk Score?

Framingham Risk Score adalah metode kalkulasi klinis yang mengombinasikan berbagai faktor risiko kesehatan untuk menghitung persentase risiko gangguan jantung seseorang dalam 10 tahun ke depan. Penilaian ini berfokus pada penyakit jantung koroner, termasuk angina pektoris, infark miokard (serangan jantung), dan kematian akibat jantung koroner.

Faktor Risiko yang Dinilai

Kalkulator Framingham memperhitungkan beberapa parameter utama yang memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan jantung kamu, antara lain:

  • Usia: Risiko penyakit jantung meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Jenis Kelamin: Pria cenderung memiliki risiko lebih tinggi pada usia yang lebih muda dibandingkan wanita.
  • Kadar Kolesterol Total dan HDL: Tingginya kolesterol total dan rendahnya kolesterol baik (HDL) meningkatkan akumulasi plak di pembuluh darah.
  • Tekanan Darah Sistolik: Tekanan darah tinggi memperberat kerja jantung dan merusak arteri.
  • Riwayat Merokok: Zat kimia dalam rokok mempercepat kerusakan dinding pembuluh darah.
  • Status Pengobatan Hipertensi: Penggunaan obat penurun tekanan darah juga menjadi variabel perhitungan.

Cara Memahami Hasil Skor

Setelah seluruh data klinis dimasukkan ke dalam rumus kalkulasi, hasil akhir akan dikategorikan ke dalam tingkat risiko berikut:

  • Risiko Rendah (<10%): Kemungkinan mengalami penyakit jantung dalam 10 tahun sangat kecil. Fokus utama adalah mempertahankan gaya hidup sehat.
  • Risiko Sedang (10%–20%): Diperlukan kewaspadaan dan modifikasi gaya hidup yang lebih ketat untuk mencegah kenaikan skor.
  • Risiko Tinggi (>20%): Memerlukan perhatian medis segera, pemantauan rutin, dan kemungkinan intervensi farmakologis sesuai petunjuk dokter.

Langkah Pencegahan Penyakit Jantung

Jika hasil evaluasi menunjukkan risiko sedang hingga tinggi, langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan meliputi:

  • Mengonsumsi makanan tinggi serat, rendah lemak jenuh, dan rendah garam.
  • Melakukan aktivitas fisik moderat setidaknya 150 menit setiap minggu.
  • Menghentikan kebiasaan merokok secara total.
  • Mengontrol berat badan agar tetap berada dalam rentang indeks massa tubuh (IMT) ideal.
  • Melakukan pemeriksaan profil lipid dan tekanan darah secara berkala.

Studi Terkait

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal kardiovaskular internasional pada tahun 2026 menegaskan bahwa integrasi kalkulasi risiko berbasis populasi seperti Framingham dengan pemeriksaan biomarker modern meningkatkan akurasi deteksi dini aterosklerosis subklinis pada kelompok usia produktif.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau ingin mengetahui estimasi risiko kesehatan kardiovaskular secara menyeluruh, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kini menjaga kesehatan jantung semakin praktis. Lewat aplikasi Halodoc, kamu dapat melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mengevaluasi faktor risiko serta mendapatkan saran medis terpercaya tanpa perlu keluar rumah.

Referensi

American Heart Association. Diakses pada 2026. Cardiovascular Risk Assessment and Prevention Guidelines.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Prevention of Cardiovascular Disease: Guidelines for Assessment and Management of Cardiovascular Risk.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Validation and Clinical Application of Framingham Risk Score in Modern Cardiology.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pengendalian Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner.

FAQ

1. Siapa saja yang perlu dihitung skor Framingham-nya?
Pemeriksaan ini dianjurkan bagi orang dewasa berusia di atas 20 tahun, terutama mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga, hipertensi, atau kadar kolesterol tinggi.

2. Apakah skor Framingham bisa berubah?
Ya, skor ini bersifat dinamis. Perbaikan gaya hidup seperti berhenti merokok, menurunkan tekanan darah, dan mengontrol kolesterol dapat menurunkan nilai skor risiko kamu.

3. Apakah skor Framingham bisa mendiagnosis penyakit jantung?
Tidak. Skor Framingham bukanlah alat diagnosis, melainkan metode estimasi prediktif untuk menilai seberapa besar kemungkinan kamu terkena penyakit jantung di masa mendatang.

4. Seberapa sering perhitungan skor ini perlu diulang?
Secara umum, evaluasi ulang direkomendasikan setiap 4 hingga 6 tahun untuk individu berisiko rendah, atau lebih sering sesuai petunjuk dokter jika kamu memiliki faktor risiko sedang hingga tinggi.