Ad Placeholder Image

Mengenal Tes Audiogram untuk Mengetahui Kualitas Pendengaran

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Pentingnya Tes Audiogram untuk Mengetahui Kualitas Pendengaran Secara Akurat dan Detail.

Mengenal Tes Audiogram untuk Mengetahui Kualitas PendengaranMengenal Tes Audiogram untuk Mengetahui Kualitas Pendengaran

DAFTAR ISI


Kemampuan mendengar merupakan salah satu fungsi indra vital yang amat memengaruhi kualitas hidup sehari-hari. Sayangnya, gangguan pendengaran sering kali berkembang secara bertahap tanpa disadari hingga kondisinya menjadi cukup parah.

Untuk mengevaluasi ketajaman dan fungsi pendengaran secara rinci, dokter spesialis THT menggunakan metode pemeriksaan medis yang disebut audiometri. Hasil dari pengujian audiometri ini nantinya akan dicetak dalam bentuk grafik visual yang dikenal sebagai audiogram.

Melalui audiogram, dokter dapat menentukan tingkat ambang pendengaran seseorang, mulai dari suara paling lembut yang bisa didengar hingga jenis gangguan pendengaran yang mungkin dialami. Pemahaman mengenai audiogram sangat penting agar tindakan penanganan tepat dapat segera dilakukan.

Apa Itu Audiogram?

Audiogram adalah grafik visual yang menampilkan hasil tes audiometri untuk mengukur fungsi pendengaran seseorang. Grafik ini menunjukkan nada terlembut (ambang pendengaran) yang dapat didengar oleh telinga kiri dan kanan pada berbagai tingkat frekuensi suara.

Sumbu horizontal (X) pada audiogram mewakili frekuensi atau nada suara yang diukur dalam unit Hertz (Hz), mulai dari nada rendah hingga nada tinggi. Sementara itu, sumbu vertikal (Y) mewakili intensitas atau volume suara yang diukur dalam unit Desibel (dB).

Prosedur dan Cara Membaca Audiogram

Prosedur tes audiogram dilakukan di dalam ruangan kedap suara. Kamu akan diminta mengenakan headphone khusus yang terhubung ke alat audiometer. Audiolog atau dokter akan memperdengarkan nada dengan berbagai tingkat frekuensi dan volume ke masing-masing telinga secara bergantian.

Setiap kali kamu mendengar suara, kamu akan diminta memberikan sinyal seperti menekan tombol atau mengangkat tangan. Hasilnya akan diplot dalam grafik audiogram dengan kriteria umum sebagai berikut:

  • Pendengaran Normal: Ambang suara berada di antara 0 hingga 25 dB pada semua frekuensi.
  • Gangguan Ringan: Ambang suara berada di antara 26 hingga 40 dB.
  • Gangguan Sedang: Ambang suara berada di antara 41 hingga 55 dB.
  • Gangguan Berat hingga Sangat Berat: Ambang suara di atas 70 dB hingga lebih dari 90 dB.

Manfaat Melakukan Pemeriksaan Audiogram

Pemeriksaan audiogram memberikan banyak manfaat diagnostik, antara lain:

  • Mendeteksi penurunan pendengaran akibat penuaan (presbikusis) atau paparan bising berlebih secara dini.
  • Membedakan jenis gangguan pendengaran, baik tuli konduktif (masalah pada telinga luar/tengah) maupun tuli sensorineural (kerusakan saraf telinga dalam).
  • Membantu pemilihan dan pemetaan setelan alat bantu dengar (hearing aid) yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
  • Mengevaluasi efektivitas terapi atau pengobatan telinga yang sedang dijalani.

Studi Terkait

Sebuah riset klinis yang diterbitkan dalam Journal of Audiology Research menekankan bahwa pemantauan audiogram secara berkala pada pekerja di lingkungan bising dapat menurunkan risiko ketulian permanen akibat kebisingan industri hingga 40%. Evaluasi grafik audiogram secara teratur terbukti menjadi langkah pencegahan paling efektif dalam memetakan penurunan ketajaman saraf pendengaran secara dini.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu merasa harus mengulang pembicaraan orang lain, sering mendengar suara berdenging (tinnitus), atau mengalami penurunan pendengaran mendadak pada satu telinga, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis THT di Halodoc untuk mendapatkan rujukan atau evaluasi medis lanjutan.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan telinga kini lebih mudah dan praktis lewat Halodoc. Kamu bisa langsung terhubung dengan dokter spesialis berpengalaman kapan saja dan di mana saja.

  • Tersedia 24 Jam: Dokter siap melayani konsultasi kapan pun kamu membutuhkan bantuan medis.
  • Hemat Waktu: Tidak perlu antre di rumah sakit hanya untuk berkonsultasi mengenai gejala awal.
  • Privasi Terjaga: Seluruh riwayat percakapan medis dijamin kerahasiaannya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Hearing Loss and Deafness: Hearing Assessment Methods.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Clinical Utility of Pure-Tone Audiometry in Hearing Impairment Diagnosis.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Kesehatan Telinga dan Pendengaran di Fasilitas Kesehatan.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is an Audiogram and How to Read Hearing Test Results?

FAQ

1. Apakah pemeriksaan audiogram terasa sakit?
Sama sekali tidak sakit. Tes audiogram bersifat non-invasif dan aman dilakukan oleh anak-anak maupun orang dewasa.

2. Berapa lama proses tes audiogram berlangsung?
Prosedur pemeriksaan audiogram umumnya membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit saja.

3. Seberapa sering seseorang harus melakukan tes audiogram?
Bagi orang dewasa tanpa gejala, pemeriksaan disarankan setiap 3–5 tahun. Namun bagi pekerja di tempat bising atau lansia, tes disarankan dilakukan setiap tahun.

4. Apakah audiogram bisa mendeteksi tuli permanen?
Ya, audiogram dapat membedakan apakah gangguan pendengaran bersifat sementara (konduktif) atau permanen (sensorineural) berdasarkan grafik ambang dengar yang dihasilkan.