
Mengenal Thoracic Outlet Syndrome dan Gejala Penyebabnya
Mengenal Gejala Thoracic Outlet Syndrome Adalah Penyebab Nyeri Bahu dan Lengan yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI
- Mengenal Thoracic Outlet Syndrome
- Rekomendasi Produk Thoracic Outlet Syndrome
- Cara Alami Mengurangi Gejala Thoracic Outlet Syndrome
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Thoracic outlet syndrome (TOS) adalah kondisi yang terjadi ketika saraf atau pembuluh darah di ruang sempit antara leher dan bahu (thoracic outlet) mengalami tekanan. Kondisi ini sering menyebabkan nyeri, kesemutan, atau kelemahan di lengan dan tangan.
Keluhan TOS biasanya muncul akibat posisi tubuh yang salah, cedera traumatis, atau kelainan anatomi, dan memerlukan penanganan yang tepat untuk menghindari kerusakan saraf jangka panjang.
Mengenal Thoracic Outlet Syndrome
Thoracic outlet syndrome muncul karena kompresi saraf brakialis atau arteri/vena subklavia yang melewati celah sempit di antara otot-otot leher dan bahu. Penyebab umumnya termasuk postur tubuh bahu membungkuk, aktivitas berulang seperti mengangkat beban atau bekerja di depan komputer, atau adanya tulang tambahan (cervical rib). Gejala yang timbul bisa berupa nyeri menjalar ke lengan, mati rasa di jari-jari, kelemahan otot, atau perubahan warna kulit tangan akibat gangguan aliran darah.
Penanganan awal sering fokus pada relaksasi otot dan pengurangan tekanan pada area tersebut. Obat-obatan dan terapi fisik menjadi pilihan utama sebelum mempertimbangkan tindakan lebih lanjut seperti operasi.
Rekomendasi Produk Thoracic Outlet Syndrome
Penggunaan obat-obatan dan salep pereda nyeri dapat membantu meredakan gejala nyeri dan kaku otot yang menyertai thoracic outlet syndrome. Produk-produk berikut direkomendasikan untuk mendukung manajemen gejala secara non-invasif, terutama sebagai bagian dari terapi konservatif.
1. Eperisone 50 mg 10 Tablet
Kandungan aktif: Eperisone. Obat ini bekerja sebagai agonis pada sentral saraf untuk meredakan kekakuan otot dan nyeri. Cocok untuk keluhan nyeri akibat tekanan saraf atau otot di area thoracic outlet. Dosis umum: 50 mg 2–3 kali sehari setelah makan. Hindari jika alergi terhadap eperisone atau memiliki gangguan hati berat.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet
Kandungan aktif: Eperisone. Mirip dengan Eperisone biasa, Myobat adalah bentuk sediaan lain yang memiliki efek relaksasi otot dan pengurangan nyeri. Dosis dan peringatan sama. Cocok untuk pasien yang membutuhkan efek jangka pendek.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Salonpas Koyo 10 Patch
Kandungan aktif: Methyl salicylate, L-menthol. Patch pereda nyeri yang bekerja secara lokal untuk mengurangi rasa sakit dan kaku pada area leher dan bahu. Gunakan 1–2 patch per hari, tidak lebih dari 6 jam. Hindari pada kulit luka atau alergi terhadap bahan tersebut.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc
4. Voltaren Emulgel 10 g
Kandungan aktif: Diclofenac diethylamine. Obat antiinflamasi nonsteroid (AINS) berbentuk gel yang dioleskan langsung ke area nyeri. Mengurangi peradangan dan nyeri otot. Oleskan 3–4 kali sehari. Hindari penggunaan pada luka terbuka atau selama kehamilan trimester akhir.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Counterpain Cream 15 g
Kandungan aktif: Methyl salicylate, Menthol, Eugenol. Krim topikal yang memberikan sensasi dingin dan hangat untuk mengalihkan rasa nyeri. Aman digunakan 3–4 kali sehari. Hindari kontak dengan mata atau selaput lendir.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Counterpain Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
6. Kaltrofen Gel 30 g
Kandungan aktif: Ketoprofen. AINS topikal yang efektif untuk nyeri otot dan sendi. Gunakan 3–4 kali sehari pada area nyeri. Jangan digunakan lebih dari 14 hari tanpa konsultasi dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Kaltrofen Gel 30 g di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengurangi Gejala Thoracic Outlet Syndrome
- Perbaiki postur tubuh saat duduk dan berdiri, hindari bahu membungkuk.
- Lakukan peregangan ringan leher dan bahu secara rutin.
- Hindari mengangkat beban berat dengan lengan terangkat tinggi.
- Gunakan bantal yang mendukung leher saat tidur.
- Kurangi aktivitas berulang seperti mengetik atau mengangkat bahu tinggi.
Kapan Harus ke Dokter?
Konsultasi ke dokter jika nyeri dan kesemutan tidak membaik setelah 2 minggu istirahat dan penggunaan obat pereda nyeri, atau jika muncul kelemahan otot yang progresif, perubahan warna kulit, atau pembengkakan di lengan. Dokter umum dapat merujuk Anda ke spesialis saraf atau ortopedi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika kamu mengalami gejala yang bertambah berat atau berulang, konsultasi langsung dengan dokter umum di Halodoc dapat membantu menentukan penyebab pasti dan rencana penanganan yang paling tepat. Layanan konsultasi online tersedia 24 jam, tanpa perlu keluar rumah.
Referensi
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Thoracic outlet syndrome.
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2026. Understanding Thoracic Outlet Syndrome.
National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Diakses pada 2026. Peripheral Neuropathies and Compression Syndromes.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Penatalaksanaan Nyeri Otot dan Sendi.
FAQ
- Apa penyebab utama thoracic outlet syndrome?
Penyebab utama termasuk postur tubuh buruk, cedera traumatis, atau kelainan anatomi seperti tulang tambahan di leher. Aktivitas berulang yang melibatkan pengangkatan tangan juga memperberat tekanan pada saraf atau pembuluh darah. - Apakah thoracic outlet syndrome bisa sembuh total?
Banyak kasus membaik dengan terapi konservatif seperti fisioterapi, perbaikan postur, dan obat pereda nyeri. Pada kasus berat yang tidak merespons pengobatan konservatif, mungkin memerlukan intervensi bedah. - Bisakah penggunaan olesan topikal seperti Voltaren Emulgel saja cukup?
Produk topikal bisa membantu meredakan gejala nyeri ringan hingga sedang. Namun, tidak mengatasi akar masalah. Pengobatan yang efektif memerlukan pendekatan gabungan, termasuk fisioterapi dan perubahan gaya hidup. - Apakah obat eperisone aman digunakan jangka panjang?
Eperisone umumnya aman untuk penggunaan jangka pendek. Penggunaan jangka panjang perlu pantauan dokter karena dapat menyebabkan efek samping seperti lelah, pusing, atau gangguan pencernaan.




