• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Tugas dan Peran Bidan di Rumah Sakit
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Tugas dan Peran Bidan di Rumah Sakit

Mengenal Tugas dan Peran Bidan di Rumah Sakit

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 06 Mei 2022

“Bidan adalah tenaga kesehatan profesional yang memiliki peran dan tugas penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, mulai dari sebelum kehamilan hingga setelah melahirkan. Bidan bisa praktik secara mandiri atau di berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit.”

Mengenal Tugas dan Peran Bidan di Rumah SakitMengenal Tugas dan Peran Bidan di Rumah Sakit

Halodoc, Jakarta – Selama masa kehamilan hingga persalinan nanti, penting bagi ibu untuk memeriksakan kondisi kandungan secara rutin pada tenaga kesehatan profesional. Nah, selain dokter kandungan, ada juga bidan yang bisa membantu menjaga kesehatan ibu dan kandungan sampai persalinan nanti.

Bidan adalah tenaga kesehatan profesional yang dilatih secara khusus untuk merawat wanita selama kehamilan, persalinan, dan setelah mereka melahirkan. Tenaga kesehatan ini juga bisa membantu membimbing ibu menyusui dan merawat bayi yang baru lahir hingga 6 minggu setelah lahir. 

Nah, selain bisa menjalankan praktik kebidanannya sendiri, bidan juga bisa praktik di berbagai fasilitas kesehatan, salah satunya rumah sakit. Yuk, simak lebih lanjut tugas dan peran bidan di rumah sakit di sini.

Tugas dan Peran Bidan di Rumah Sakit

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2017 Tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan, bidan memiliki kewenangan dalam melakukan beberapa hal, yaitu:

1. Pelayanan Kesehatan Ibu

Salah satu tugas bidan adalah memberikan pelayanan kesehatan pada ibu mulai dari masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan, masa nifas, hingga masa menyusui, dan masa di antara dua kehamilan. Pelayanan kesehatan yang diberikan bidan pada ibu mencakup:

  • Konseling pada masa sebelum hamil.
  • Antenatal pada kehamilan normal.
  • Membantu melakukan persalinan normal.
  • Membantu ibu nifas normal.
  • Membantu ibu menyusui.
  • Konseling pada masa antara dua kehamilan.

Nah, dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu, bidan berwenang melakukan beberapa hal ini:

  • Episiotomi, prosedur bedah untuk memperlebar vagina untuk membantu proses kelahiran bayi.
  • Menolong persalinan normal.
  • Menjahit luka jalan lahir tingkat I dan II.
  • Menangani kondisi gawat darurat yang dilanjutkan dengan perujukan.
  • Memberikan tablet penambah darah pada ibu hamil.
  • Memberikan vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas.
  • Memfasilitasi atau membimbing inisiasi menyusu dini dan promosi air susu ibu (ASI) eksklusif.
  • Memberikan uterotonika pada manajemen aktif kala tiga dan postpartum.
  • Memberi penyuluhan dan konseling.
  • Memberikan bimbingan pada kelompok ibu hamil.
  • Memberikan surat keterangan kehamilan dan kelahiran.

2. Pelayanan Kesehatan Anak

Selain pada ibu, tugas bidan juga memberikan pelayanan kesehatan pada bayi baru lahir, bayi, anak balita, dan anak pra sekolah. Dalam memberikan pelayanan kesehatan anak, bidan berwenang melakukan hal berikut:

  • Memberikan pelayanan neonatal esensial, seperti pemotongan dan perawatan tali pusat, pemberian suntikan vitamin K1, pemberian imunisasi B0, pemeriksaan fisik bayi baru lahir.
  • Menangani kondisi gawat darurat, seperti penanganan awal asfiksia pada bayi baru lahir, penanganan awal hipotermia, dan penanganan awal infeksi tali pusat. Setelah itu, dilanjutkan dengan perujukan.
  • Memantau tumbuh kembang anak, yang meliputi kegiatan menimbang berat badan, mengukur lingkar kepala, mengukur tinggi badan, stimulasi deteksi dini dan intervensi dini bila ada penyimpangan tumbuh kembang balita.
  • Memberikan konseling dan penyuluhan kepada ibu dan keluarga tentang perawatan bayi baru lahir, ASI eksklusif, tanda bahaya pada bayi baru lahir, pelayanan kesehatan, imunisasi dan gizi seimbang.

3. Pelayanan Kesehatan Reproduksi Perempuan dan Keluarga Berencana

Peran bidan juga penting dalam memberikan pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana:

  • Memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana.
  • Memberikan pelayanan kontrasepsi oral, kondom, dan suntikan.

Selain beberapa tugas bidan yang sudah disebutkan di atas, bidan juga berwenang memberikan pelayanan berdasarkan penugasan dari pemerintah dan melakukan tindakan pelayanan kesehatan atas mandat dari dokter.

Itulah penjelasan mengenai tugas dan peran bidan di rumah sakit. Bila ibu hamil ingin mendapatkan pelayanan kesehatan dari bidan atau dokter,  gunakan saja aplikasi Halodoc. Caranya mudah, tinggal buat janji di rumah sakit pilihan ibu lewat aplikasi. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
Ikatan Bidan Indonesia. Diakses pada 2022. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2017 
Better Health. Diakses pada 2022. Midwife.