Ad Placeholder Image

Mengenali Berbagai Jenis Penyakit pada Lansia Sejak Dini

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 15 September 2026

Pahami berbagai jenis penyakit pada lansia untuk menjaga kesehatan orang tua tercinta di rumah.

Mengenali Berbagai Jenis Penyakit pada Lansia Sejak DiniMengenali Berbagai Jenis Penyakit pada Lansia Sejak Dini

DAFTAR ISI


Penyakit pada lansia dapat muncul karena proses penuaan, penurunan daya tahan tubuh, serta adanya beberapa kondisi kesehatan sekaligus. Contohnya adalah hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, radang sendi, osteoporosis, gangguan penglihatan, dan demensia.

Gejala pada lansia terkadang tidak khas. Infeksi serius, misalnya, dapat hanya menimbulkan lemas, mengantuk, bingung, atau penurunan nafsu makan. Karena itu, perubahan kondisi yang mendadak perlu diperhatikan dan tidak sebaiknya dianggap sebagai hal normal akibat usia.

Penanganan penyakit pada lansia perlu disesuaikan dengan diagnosis, fungsi ginjal dan hati, obat yang sedang dikonsumsi, serta kemampuan pasien menelan atau bergerak. Cairan infus dan spuit merupakan peralatan medis yang penggunaannya harus dilakukan oleh tenaga kesehatan sesuai indikasi.

Berikut beberapa produk pendukung perawatan medis yang dapat digunakan di fasilitas kesehatan atau dalam perawatan dengan arahan tenaga kesehatan.

Rekomendasi Penyakit pada Lansia

Produk berikut bukan obat untuk menyembuhkan penyakit lansia. Penggunaannya perlu mengikuti instruksi dokter atau perawat, terutama karena lansia lebih rentan mengalami kelebihan cairan, gangguan elektrolit, dan komplikasi akibat prosedur yang tidak tepat.

1. NaCl 0.9 % Infus 500 ml

Mengandung natrium klorida dalam larutan steril untuk membantu terapi cairan sesuai kebutuhan medis. Dosis dan kecepatan pemberian ditentukan tenaga kesehatan. Waspadai penggunaannya pada pasien dengan gagal jantung, gangguan ginjal, atau risiko kelebihan cairan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan NaCl 0.9 % Infus 500 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Spuit 20 cc Tanpa Jarum

Alat sekali pakai untuk menakar atau memindahkan cairan dalam prosedur medis tertentu. Produk ini tidak memiliki jarum dan tidak boleh digunakan untuk menyuntik. Penggunaannya harus dilakukan secara aseptik oleh tenaga kesehatan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Spuit 20 cc Tanpa Jarum di Toko Kesehatan Halodoc

Perhatikan risiko terapi cairan pada lansia
  1. Jangan memasang atau mengatur infus sendiri.
  2. Segera laporkan sesak, bengkak, nyeri dada, atau kebingungan yang memburuk kepada tenaga kesehatan.

3. NaCl 0.9 % Infus 25 ml

Larutan natrium klorida steril dengan volume lebih kecil untuk kebutuhan medis tertentu. Cara dan jumlah penggunaannya harus ditentukan tenaga kesehatan berdasarkan kondisi pasien.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan NaCl 0.9 % Infus 25 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Spuit 3 cc

Spuit sekali pakai untuk prosedur medis dengan volume kecil. Penggunaan, pemilihan jarum, dan pembuangannya harus mengikuti standar keselamatan fasilitas kesehatan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Spuit 3 cc di Toko Kesehatan Halodoc

5. Otsu-NaCl 0.9% Infus 100 ml

Larutan natrium klorida steril untuk terapi cairan sesuai indikasi. Pemberiannya memerlukan penilaian dokter, khususnya pada lansia dengan penyakit jantung atau ginjal.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Otsu-NaCl 0.9% Infus 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

6. Spuit 1 cc

Spuit sekali pakai berukuran kecil untuk kebutuhan prosedur medis tertentu. Jangan dipakai ulang dan jangan digunakan tanpa pelatihan tenaga kesehatan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Spuit 1 cc di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Merawat Lansia dan Mencegah Komplikasi

Pastikan lansia mengonsumsi obat sesuai resep, menjalani pemeriksaan rutin, cukup minum bila tidak ada pembatasan cairan, serta mendapatkan makanan bergizi. Bantu mencegah jatuh dengan menjaga pencahayaan dan menyingkirkan benda yang menghalangi jalan.

Perubahan kesadaran, kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh, sesak napas, nyeri dada, demam tinggi, atau tidak mampu makan dan minum memerlukan pertolongan medis segera. Untuk keluhan atau diagnosis, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam.

Studi Terkait

Penuaan meningkatkan risiko penyakit kronis dan kebutuhan perawatan yang terkoordinasi. Evaluasi menyeluruh membantu menentukan terapi yang aman bagi lansia.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA, asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc.
  • ✅ Apotek resmi. Produk disuplai apotek resmi yang memiliki SIA melalui Pharmacy Delivery Halodoc.
  • ✅ Jaminan asli: Produk tersegel dan terdaftar BPOM sesuai ketentuan.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi dan tertutup.
  • ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu kamu memperoleh arahan awal mengenai gejala, pemeriksaan, dan penggunaan obat. Dokter dapat menilai apakah lansia perlu pemeriksaan langsung atau pertolongan segera.

Referensi
World Health Organization. Ageing and health. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia. Diakses pada 2026.
PubMed. Multimorbidity in older adults. Diakses pada 2026.
WebMD. Health conditions in older adults. Diakses pada 2026.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Informasi keamanan obat dan produk kesehatan. Diakses pada 2026.

FAQ

Apakah penyakit pada lansia selalu membutuhkan infus?

Tidak. Infus hanya diberikan bila ada indikasi medis, seperti kebutuhan cairan tertentu atau kondisi yang membuat pasien tidak dapat minum. Keputusan harus dibuat dokter.

Apakah keluarga boleh memasang infus sendiri?

Tidak disarankan karena dapat menyebabkan infeksi, cedera, atau kelebihan cairan. Pemasangan dan pemantauan harus dilakukan tenaga kesehatan.

Kapan lansia perlu dibawa ke IGD?

Segera ke IGD bila terjadi sesak napas, nyeri dada, penurunan kesadaran, kejang, kelemahan satu sisi tubuh, atau sulit dibangunkan. Jangan menunda pertolongan untuk mencoba perawatan sendiri.

Apakah semua obat lansia aman diminum bersamaan?

Tidak. Lansia sering menggunakan beberapa obat yang dapat berinteraksi atau menimbulkan efek samping. Konsultasikan seluruh obat dan suplemen kepada dokter atau apoteker.