Ad Placeholder Image

Mengenali Gejala Flu Singapura serta Cara Penanganan Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 Juli 2026

Mengenal Gejala dan Penyebab Flu Singapura Adalah Kondisi Menular pada Anak yang Harus Diwaspadai

Mengenali Gejala Flu Singapura serta Cara Penanganan TepatMengenali Gejala Flu Singapura serta Cara Penanganan Tepat

DAFTAR ISI


Flu singapura adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh enterovirus, paling sering dari jenis Coxsackievirus A16. Secara medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD). Penyakit ini sangat sering menginfeksi bayi dan anak-anak berusia di bawah 5 tahun, meskipun orang dewasa juga berisiko mengalaminya.

Kondisi flu singapura adalah infeksi virus yang umumnya memicu munculnya gejala berupa sariawan di area mulut, demam tinggi, nafsu makan menurun, serta ruam berupa bintik merah atau lepuhan di telapak tangan dan telapak kaki. Penularan virus ini dapat terjadi dengan sangat cepat melalui kontak langsung dengan droplet batuk, bersin, air liur, maupun cairan ruam dari penderita.

Meskipun sebagian besar kasus tergolong ringan dan dapat sembuh secara mandiri dalam waktu 7 hingga 10 hari, penanganan suportif yang tepat sangat diperlukan guna meredakan gejala dan mempercepat proses pemulihan anak. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat dan immunomodulator yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi gejala flu singapura.

Rekomendasi Obat Flu Singapura

1. Isoprinosine Sirup 60 ml

Isoprinosine Sirup mengandung zat aktif Methisoprinol yang bekerja sebagai immunomodulator dan antivirus. Obat ini berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta membantu mempercepat respon kekebalan tubuh terhadap serangan infeksi virus, termasuk enterovirus penyebab flu singapura pada anak-anak.

Dosis penggunaan obat ini disesuaikan dengan berat badan dan petunjuk dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Isoprinosine Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. FG Troches 10 Tablet

FG Troches merupakan obat isap yang mengandung antibiotik Fradiomycin Sulfate dan Gramicidin. Obat ini bermanfaat untuk meredakan infeksi radang atau nyeri tenggorokan dan sariawan sekunder yang sering menyertai penderita flu singapura saat ruam mulut berkembang.

Penggunaannya dihisap perlahan di dalam mulut sesuai dosis dari dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan FG Troches 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu dan Penyebaran Flu Singapura
  1. Kontak fisik secara langsung dengan sekret hidung, air liur, atau dahak dari penderita.
  2. Menyentuh permukaan atau benda mati yang telah terkontaminasi virus Coxsackie.
  3. Kontak langsung dengan cairan lepuhan ruam kulit atau feses orang yang terinfeksi.

3. Methisoprinol 500 mg 10 Tablet

Methisoprinol Tablet merupakan preparat antivirus dan penguat sistem imun tubuh. Obat ini bekerja memodulasi respon imun seluler agar tubuh mampu menekan replikasi virus dan mempercepat penyembuhan dari infeksi usus atau saluran napas akibat virus.

Dosis penggunaan disesuaikan berdasarkan kondisi klinis pasien atas arahan dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Methisoprinol 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Isprinol Sirup 60 ml

Isprinol Sirup mengandung bahan aktif Methisoprinol yang dirancang khusus untuk kemudahan konsumsi pada anak-anak. Sirup ini bekerja memicu kekebalan tubuh alami untuk melawan infeksi virus dan membantu meringankan gejala umum penyakit flu singapura.

Aturan pakai dan dosis harus mengacu pada arahan medis dokter anak. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Isprinol Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Pencegahan dan Perawatan Rumahan Flu Singapura

Selain mengonsumsi obat-obatan sesuai resep dokter, perawatan pendukung di rumah sangat berpengaruh terhadap masa pemulihan penderita. Beberapa langkah penting yang bisa dilakukan meliputi:

  • Memastikan asupan cairan tubuh terpenuhi agar terhindar dari dehidrasi, misalnya berikan air putih dingin atau es krim untuk meredakan nyeri tenggorokan.
  • Memberikan makanan bertekstur lembut seperti bubur atau sup agar mudah ditelan.
  • Rutin mencuci tangan menggunakan air bersih mengalir dan sabun selama minimal 20 detik.
  • Mengisolasi penderita di rumah untuk menghindari penularan ke anak lain atau anggota keluarga.

Studi Terkait

Sebuah studi medis terbaru pada tahun 2026 mengenai manajemen infeksi enterovirus menyoroti pentingnya diagnosis dini dan dukungan hidrasi yang cukup pada anak-anak. Penelitian tersebut menegaskan bahwa kombinasi antara terapi suportif dan pemantauan asupan cairan secara ketat efektif mencegah komplikasi berat akibat dehidrasi pada penderita Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD).

Kapan Harus ke Dokter?

Jika anak mengalami demam tinggi yang tidak kunjung reda lebih dari 3 hari, menolak minum sama sekali, lemas terus-menerus, atau menunjukkan tanda-tanda dehidrasi berat, segera konsultasikan kondisi si Kecil dengan Dokter Spesialis Anak di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Sakit tidak bisa diprediksi. Kamu bisa konsultasi dengan dokter spesialis di Halodoc kapan saja dan di mana saja. Lebih dari 20.000 dokter berpengalaman dan berlisensi siap membantu menjawab keluhan kesehatanmu secara langsung melalui layanan konsultasi dokter Halodoc.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD).
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) Causes and Transmission.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Mengenal Flu Singapura dan Penanganannya.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Hand-foot-and-mouth disease – Symptoms and causes.

FAQ

Apakah flu singapura berbahaya bagi anak?

Secara umum, flu singapura tergolong ringan dan dapat sembuh sendiri dalam 7 hingga 10 hari. Komplikasi yang sering diwaspadai adalah dehidrasi akibat rasa nyeri di mulut saat anak mencoba makan atau minum.

Berapa lama masa inkubasi flu singapura?

Masa inkubasi flu singapura biasanya berlangsung selama 3 hingga 6 hari sejak anak pertama kali terpapar virus hingga timbulnya gejala awal seperti demam.

Apakah flu singapura dapat menulari orang dewasa?

Ya, orang dewasa tetap bisa tertular flu singapura. Mesti demikian, gejala pada orang dewasa biasanya jauh lebih ringan atau bahkan tanpa gejala sama sekali.

Bagaimana mencegah penyebaran flu singapura di rumah?

Pencegahan dilakukan dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, rutin mendisinfeksi permukaan benda yang sering disentuh, serta menghindari berbagi alat makan dan minum.