Ad Placeholder Image

Mengenali Gejala Proteinuria dan Cara Efektif Menanganinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 September 2026

Kenali Penyebab Proteinuria dan Cara Menjaga Kesehatan Ginjal Anda agar Tetap Berfungsi Optimal

Mengenali Gejala Proteinuria dan Cara Efektif MenanganinyaMengenali Gejala Proteinuria dan Cara Efektif Menanganinya

DAFTAR ISI


Proteinuria adalah kondisi ketika urine mengandung protein dalam jumlah lebih tinggi dari normal. Kondisi ini dapat bersifat sementara, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya gangguan pada ginjal.

Proteinuria sering tidak menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan urine penting dilakukan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.

Mengenali Proteinuria

Ginjal yang sehat menyaring limbah dari darah tanpa membuang banyak protein. Jika penyaring ginjal mengalami kerusakan atau bekerja tidak optimal, protein seperti albumin dapat keluar bersama urine.

Gejala proteinuria yang dapat muncul antara lain urine berbusa atau berbuih, pembengkakan di sekitar mata, kaki, atau pergelangan kaki, serta peningkatan berat badan akibat penumpukan cairan. Namun, gejala tersebut tidak selalu ada sehingga proteinuria kerap ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan kesehatan.

Penyebabnya meliputi diabetes, tekanan darah tinggi, infeksi, penyakit ginjal, dehidrasi, aktivitas fisik berat, dan kehamilan. Dokter dapat menyarankan pemeriksaan urine berulang, rasio albumin-kreatinin urine, tes darah untuk menilai fungsi ginjal, atau pemeriksaan lain sesuai kondisi.

Penanganan bergantung pada penyebabnya, misalnya mengendalikan tekanan darah dan gula darah, mengatasi infeksi, serta menerapkan pola makan dan gaya hidup yang mendukung kesehatan ginjal. Jangan mengonsumsi obat atau suplemen tertentu untuk mengatasi proteinuria tanpa anjuran dokter karena terapi harus disesuaikan dengan fungsi ginjal dan penyakit penyebabnya.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri jika urine terus berbusa, tubuh mengalami bengkak, jumlah urine berkurang, terdapat darah dalam urine, atau muncul rasa lelah yang tidak biasa. Pemeriksaan juga penting bagi pengidap diabetes, hipertensi, penyakit ginjal, atau ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi dan bengkak mendadak.

Jika memiliki keluhan atau hasil pemeriksaan urine menunjukkan protein, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menentukan pemeriksaan lanjutan dan langkah perawatan yang sesuai.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

National Kidney Foundation. Diakses pada 2026. Proteinuria.
PubMed. Diakses pada 2026. Proteinuria and Chronic Kidney Disease.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Kidney Disease.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ginjal Kronis.
WebMD. Diakses pada 2026. Protein in Urine.

FAQ

Apakah proteinuria selalu berarti penyakit ginjal?

Tidak selalu. Proteinuria dapat terjadi sementara akibat dehidrasi, demam, atau aktivitas fisik berat, tetapi hasil yang menetap perlu dievaluasi untuk mencari kemungkinan gangguan ginjal atau kondisi lain.

Apakah urine berbusa pasti proteinuria?

Urine berbusa tidak selalu disebabkan oleh proteinuria karena dapat dipengaruhi kecepatan aliran urine atau kondisi lain. Pemeriksaan urine diperlukan untuk memastikan adanya protein.

Bagaimana cara mengurangi proteinuria?

Penanganan dilakukan berdasarkan penyebabnya, seperti mengontrol tekanan darah, gula darah, dan penyakit ginjal. Ikuti anjuran dokter serta hindari penggunaan obat bebas tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Apakah proteinuria dapat dicegah?

Risikonya dapat dikurangi dengan menjaga tekanan darah dan gula darah, membatasi garam sesuai anjuran, tidak merokok, berolahraga teratur, dan menjalani pemeriksaan kesehatan berkala. Orang dengan diabetes atau hipertensi sebaiknya memantau fungsi ginjal secara rutin.