Ad Placeholder Image

Mengenali Kelainan Tulang Belakang Lewat Adam Forward Bending

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 13 Agustus 2026

Deteksi skoliosis lebih dini menggunakan prosedur pemeriksaan Adam forward bending test yang akurat.

Mengenali Kelainan Tulang Belakang Lewat Adam Forward BendingMengenali Kelainan Tulang Belakang Lewat Adam Forward Bending

DAFTAR ISI


Kelainan tulang belakang seperti skoliosis sering kali tidak menunjukkan gejala jelas di tahap awal, terutama pada anak-anak dan remaja. Pemeriksaan rutin seperti Adam Forward Bending Test menjadi langkah penting untuk mendeteksi dini kelainan postur yang bisa berkembang jika dibiarkan.

Adam Forward Bending Test adalah pemeriksaan sederhana yang dilakukan oleh tenaga medis untuk mendeteksi kelainan tulang belakang, terutama skoliosis. Pasien diminta membungkuk ke depan dengan kaki lurus dan tangan menggantung bebas. Dari belakang, dokter memeriksa apakah ada ketidakseimbangan bahu, tulang rusuk, atau pinggul yang mencolok. Jika terlihat tonjolan atau asimetri, ini bisa menandakan adanya rotasi tulang belakang yang memerlukan evaluasi lebih lanjut, seperti rontgen atau MRI. Tes ini bukan diagnosis, tapi alat skrining awal yang efektif dan non-invasif.

Rekomendasi Obat dan Perawatan

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kelainan tulang belakang yang menyebabkan nyeri otot atau kekakuan, dokter mungkin meresepkan obat untuk meredakan gejala. Pilihan terapi biasanya mencakup obat relaksan otot dan krim anti-inflamasi sebagai pendukung pengobatan utama seperti fisioterapi atau brace.

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Eperisone. Obat ini bekerja sebagai relaksan otot sentral yang membantu meredakan kekakuan dan nyeri otot akibat gangguan tulang belakang. Dosis umum 50 mg tiga kali sehari, dikonsumsi setelah makan. Hindari penggunaan pada pasien dengan gangguan hati berat atau alergi terhadap komponen obat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Myonal 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Eperisone. Mirip dengan Eperisone, Myonal berfungsi sebagai relaksan otot yang membantu meredakan spasme otot akibat kelainan tulang belakang. Biasanya diberikan 1-2 tablet tiga kali sehari. Kontraindikasi: hipersensitivitas, gangguan hati atau ginjal berat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myonal 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Salonpas Koyo 10 Patch

Kandungan aktif: Metil Salisilat dan Levomenthol. Patch ini bekerja secara topikal untuk meredakan nyeri otot dan sendi secara lokal. Gunakan 1–2 patch per hari pada area yang sakit, maksimal 8 jam. Jangan ditempel pada kulit luka atau iritasi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

4. Voltaren Emulgel 10 g

Kandungan aktif: Diclofenac Diethylammonium. Gel anti-inflamasi non-steroid yang meredakan nyeri dan pembengkakan pada otot dan sendi. Oleskan tipis 3–4 kali sehari. Hindari kontak dengan mata dan luka terbuka. Tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Tizanidine 2 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Tizanidine. Efektif untuk meredakan kekakuan otot berat akibat gangguan neuromuskuler. Dosis awal 2 mg tiga kali sehari, bisa ditingkatkan sesuai anjuran dokter. Efek samping umum: kantuk, mulut kering. Hindari konsumsi alkohol.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tizanidine 2 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami untuk Mendukung Kesehatan Tulang Belakang

Lakukan peregangan ringan harian seperti yoga atau koreksi postur duduk. Gunakan kursi ergonomis, hindari duduk terlalu lama, dan pertahankan berat badan ideal. Olahraga seperti berenang juga sangat bermanfaat untuk kekuatan inti dan kelenturan tulang belakang.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan ke Dokter Umum jika terlihat asimetri bahu, pinggul, atau tulang rusuk saat membungkuk, disertai nyeri punggung berkelanjutan, atau perubahan postur yang memburuk.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Konsultasi kesehatan kini lebih mudah dengan chat dokter Halodoc, 24 jam sehari. Dokter berlisensi siap memberi penilaian awal, menjelaskan hasil Adam Forward Bending Test, dan merekomendasikan langkah lanjutan seperti pemeriksaan penunjang atau terapi fisik. Semua percakapan bersifat rahasia dan dilakukan oleh tenaga medis profesional.

    FAQ

    1. Apa itu Adam Forward Bending Test?
      Ini adalah pemeriksaan sederhana untuk mendeteksi skoliosis dengan meminta pasien membungkuk ke depan. Dokter mengamati apakah ada ketidakseimbangan pada bahu, tulang rusuk, atau pinggul.
    2. Apakah tes ini bisa diagnosa skoliosis?
      Tidak, tes ini hanyalah skrining awal. Diagnosa pasti memerlukan pemeriksaan radiologi seperti rontgen tulang belakang.
    3. Siapa yang harus menjalani tes ini?
      Anak-anak dan remaja usia 10–18 tahun, terutama yang memiliki riwayat keluarga dengan skoliosis atau ditemukan postur tubuh tidak simetris.
    4. Apakah obat-obatan bisa menyembuhkan skoliosis?
      Obat hanya membantu meredakan gejala seperti nyeri otot. Penanganan utama skoliosis meliputi penyesuaian postur, fisioterapi, korset, atau operasi jika berat.

    Referensi

    PubMed. Diakses pada 2026. Adam Forward Bend Test in Adolescent Scoliosis Screening.
    World Health Organization. Diakses pada 2026. Guidelines on Musculoskeletal Health in Children.
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Kesehatan Tulang Belakang Anak dan Remaja.
    WebMD. Diakses pada 2026. Scoliosis: Diagnosis and Treatment.