• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Menstrual Cup dan Tampon Bikin Selaput Dara Robek?

Menstrual Cup dan Tampon Bikin Selaput Dara Robek?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Setiap wanita yang masih dalam masa subur pasti mengalami menstruasi setiap bulannya. Nah, alat untuk menampung darah haid ada tiga pilihan yang bisa dipilih, yaitu pembalut, tampon, atau menstrual cup. Tampon sebetulnya sama seperti pembalut, dengan bentuk dan cara penggunaan yang berbeda. Kapas berbentuk silinder ini digunakan dengan memasukkannya ke dalam vagina. 

Sedangkan menstrual cup, merupakan karet atau silikon berbentuk corong yang berfungsi menampung bukan menyerap darah haid, yang juga dimasukkan ke dalam vagina. Ketika memutuskan untuk memakai tampon atau menstrual cup, mungkin terlintas dipikiran kamu apakah kedua benda tersebut aman dipakai perawan. Nah, bagaimana terkait dengan hal tersebut? Ini penjelasanya.

Baca Juga: Darah Menstruasi Berkurang setelah Masa Nifas, Apa Sebabnya?

Benarkah Penggunaan Menstrual Cup dan Tampon Bikin Selaput Dara Robek?

Bagi wanita yang terbiasa menggunakan pembalut mungkin sedikit “ngeri” jika ingin mencoba memakai tampon maupun menstrual cup. Pasalnya, tidak sedikit yang beranggapan bahwa memasukan sesuatu kedalam vaginna bisa merusak selaput dara, sehingga tidak perawan lagi. Pada kenyataannya, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Memakai tampon dan menstrual cup tidak merusak selaput dara. 

Setiap wanita dilahirkan dengan berbagai jenis hymen (selaput dara) dan beberapa dilahirkan dengan jaringan yang sedikit, sehingga seperti tidak memiliki selaput dara. Umumnya, selaput dara bisa robek saat berhubungan intim, jatuh dari sepeda, menunggang kuda, atau olahraga berat lainnya. Pada beberapa wanita, selaput dara bisa cukup elastis dan hanya meregang meski telah melakukan hubungan intim.  

Bisa dikatakan, memeriksa selaput dara bukan cara yang dapat diandalkan untuk melihat apakah seorang gadis perawan atau tidak. Jadi, tidak usah ragu kalau kamu ingin memakai tampon maupun menstrual cup karena kedua benda tersebut tidak melukai vagina bila dimasukan dengan benar.

Baca Juga: Pola Makan untuk Cegah Migrain saat Menstruasi

Tips Memilih Tampon dan Menstrual Cup

Sebelum memutuskan memakai tampon, pilih ukuran yang lebih ramping dan memiliki ujung bundar. Bentuk tampon seperti ini memudahkan kamu yang mungkin baru pertama kali mencobanya. Jangan lupa untuk selalu mengikuti petunjuk di dalam kotak kemasannya sebelum memakainya. 

Berbeda dengan tampon, penggunaan menstrual cup akan ditentukan berdasarkan usia, ukuran tubuh, sudah melahirkan atau belum, dan apakah kamu aktif berolahraga. Menstrual cup juga dianggap lebih higienis dan ramah lingkungan ketimbang pembalut dan tampon. Sebab, menstrual cup bisa dicuci, sehingga bisa digunakan berulang-ulang.

Baca Juga: 7 Arti Warna Darah Menstruasi yang Perlu Diketahui

Nah, itulah penjelasan seputar tampon dan menstrual cup yang perlu kamu ketahui. Tidak perlu ragu dan khawatir lagi karena kedua benda tersebut aman kamu gunakan saat mengalami haid. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait penggunaan atau efek samping setelah pemakaian, silahkan diskusikan dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya.

Referensi:
Teens Health. Diakses pada 2021. Can I Use a Tampon If I'm a Virgin?.
Elle Cup. Diakses pada 2021. Will a menstrual cup break my virginity?.