• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta Durian Mengandung Kolesterol Tinggi

Mitos atau Fakta Durian Mengandung Kolesterol Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Durian adalah buah tropis yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Buah ini juga populer di negara-negara lain di Asia Tenggara, dan dijuluki sebagai "raja buah-buahan." Nutrisi dalam buah durian juga cukup tinggi dibandingkan dengan jenis buah lain. Sayangnya, aroma durian cukup kuat sehingga banyak orang juga tidak menyukai buah ini. 

Lantas, ada juga kabar yang mengatakan bahwa kita tidak boleh makan durian berlebihan. Pasalnya di dalam buah ini terkandung kolesterol yang cukup tinggi. Benarkah demikian? Ini ulasannya. 

Baca juga: Aturan Makan Durian yang Sehat Biar Tetap Sehat

Durian Mengandung Kolesterol?

Melansir Raffles Medical Group, durian tidak mengandung kolesterol. Lemak yang ditemukan dalam durian adalah lemak tak jenuh tunggal dan membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida LDL seseorang. Jadi, anggapan durian tinggi kolesterol hanya mitos belaka. 

Sementara itu, nutrisi dalam durian juga sangat tinggi. Melansir dari Healthline, di dalam satu cangkir (243 gram) buah durian terdapat beberapa nutrisi, antara lain: 

  • Kalori: 357

  • Lemak: 13 gram

  • Karbohidrat: 66 gram

  • Serat: 9 gram

  • Protein: 4 gram

  • Vitamin C: 80 persen dari Kebutuhan Harian (KH)

  • Tiamin: 61 persen dari KH

  • Mangan: 39 persen dari KH

  • Vitamin B6: 38 persen dari KH

  • Kalium: 30 persen dari KH

  • Riboflavin: 29 persen dari KH

  • Tembaga: 25 persen dari KH

  • Folat: 22 persen dari KH

  • Magnesium: 18 persen dari KH

  • Niasin: 13 persen dari KH

Dengan begini, bisa dikatakan bahwa durian adalah buah yang bergizi. Buah ini juga mengandung beberapa senyawa sehat termasuk antosianin, karotenoid, polifenol, dan flavonoid. Senyawa-senyawa tersebut banyak di antaranya yang berfungsi sebagai antioksidan.

Baca juga: Buah-Buah Ini Bisa Bantu Turunkan Kadar Kolesterol

Manfaat Durian bagi Kesehatan

Semua bagian tanaman durian seperti daun, kulit, akar, dan buah telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk demam tinggi, penyakit kuning, dan kondisi kulit lainnya. Studi juga menunjukkan bahwa buah durian menawarkan manfaat kesehatan seperti berikut ini: 

  • Mengurangi Risiko Kanker. Antioksidan di dalam buah durian dapat menetralisir radikal bebas yang memicu kanker. Dalam satu penelitian tabung reaksi, ekstrak durian terbukti dapat mencegah penyebaran sel kanker payudara.

  • Mencegah Penyakit Jantung. Beberapa senyawa dalam durian juga membantu mengurangi kadar kolesterol dan risiko aterosklerosis, atau pengerasan pembuluh darah.

  • Melawan Infeksi. Kulit buah durian mengandung senyawa yang memiliki sifat antibakteri dan anti-jamur.

  • Menurunkan Gula Darah. Durian memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih rendah daripada banyak buah tropis lainnya, yang berarti durian dapat menurunkan kadar gula darah.

Namun, Jangan Sesekali Makan Durian dengan Alkohol

Makan durian bersamaan dengan alkohol adalah hal yang harus dihindari karena dapat menyebabkan masalah Kesehatan. Para ilmuwan percaya bahwa senyawa seperti sulfur dalam durian dapat mencegah enzim tertentu dari memecah alkohol, menyebabkan peningkatan kadar alkohol dalam darah. Alhasil, ini dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, dan jantung berdebar. Supaya aman, hindari makan durian dan minum alkohol secara bersamaan.

Baca juga: Durian Ampuh untuk Atasi Hipotensi, Benarkah?

Itulah hal yang perlu diketahui mengenai durian. Namun, ingat, konsumsilah secukupnya dan imbangi dengan makanan lain yang bergizi. Jika kamu memiliki pertanyaan tentang keamanan konsumsi durian, atau buah lain yang hampir sama sehatnya dengan durian, kamu bisa tanya dokter di Halodoc. Dokter di Halodoc akan selalu siaga memberikan saran Kesehatan yang kamu butuhkan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Durian Fruit: Smelly but Incredibly Nutritious.
Raffles Medical Group. Diakses pada 2020. Myths about Durians.