• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta, Terciprat Darah Ayam Bisa Jadi Kutil

Mitos atau Fakta, Terciprat Darah Ayam Bisa Jadi Kutil

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Mungkin kamu telah lama mendengar mengenai mitos penyebab munculnya kutil. Terciprat darah ayam bisa jadi kutil adalah mitos semata yang sebaiknya tidak kamu percayai. Faktanya kutil disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui sentuhan. 

Kutil biasanya tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. Kutil biasanya tumbuh dengan ukuran kecil dan kasar. Biasanya, kutil sering muncul di jari tangan. Kutil yang kasar juga sering menampilkan pola titik-titik hitam yang kecil, yaitu pembuluh darah kecil yang menggumpal.

Baca juga: Ternyata, Ini Penyebab Kutil Muncul di Kulit Bayi

Penyebab Munculnya Kutil yang Sebenarnya

Virus HPV menyebabkan pertumbuhan keratin yang berlebihan dan cepat, ini merupakan protein keras pada lapisan atas kulit. Strain HPV yang berbeda akan menyebabkan kutil yang berbeda pula. Virus penyebab kutil dapat ditularkan melalui kontak kulit ke kulit dan melalui kontak saat berbagai handuk atau sepatu dengan orang yang memiliki virus.

Virus HPV penyebab kutil dapat menyebar ke bagian tubuh lain melalui:

  • Menggaruk kutil.
  • Mengisap jari.
  • Menggigit kuku, jika ada kutil di sekitar kuku.
  • Mencukur bulu di wajah atau kaki.
  • Memiliki kulit yang basah dan bersentuhan dengan permukaan kasar dapat meningkatkan risiko infeksi. 

Sebagai contoh, seseorang yang memiliki luka di telapak kakinya lebih mungkin mengembangkan kutil. Dengan mengenakan alas kaki atau sendal jepit saat ke tempat pemandian umum atau berjalan di sekitar kolam renang umum dapat membantu mencegah kondisi ini. 

Risiko terkena kulit dari orang lain mungkin lebih rendah, tapi tetap dapat tertular. Terutama jika orang tersebut memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, termasuk orang dengan HIV/AIDS. Orang yang berisiko lebih tinggi mengalami kutil biasanya:

  • Anak-anak dan dewasa mudah, karena tubuh mereka mungkin tidak membangun kekebalan terhadap virus.
  • Orang dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti orang dengan HIV/AIDS atau orang yang pernah menjalani transplantasi organ. 

Baca juga: Kutil Kelamin Mudah Menular, Lakukan Pencegahan dengan Cara Ini

Jenis-Jenis Kutil yang Umum Terjadi

Berikut beberapa jenis kutil yang umum terjadi:

Kutil Biasa atau Veruka Vulgaris

Kutil ini memiliki permukaan yang keras, timbul, kadar dan mungkin tampak seperti kembang kol. Kutil ini dapat muncul di mana saja, tapi paling umum tumbuh di buku-buku jari, sikut, dan area mana pun dengan kulit yang rusak. Pembuluh darah yang membeku sering terlihat pada kutil biasanya sebagai bintik-bintik kecil yang gelap, yang juga dikenal sebagai kutil benih. 

  • Kutil Plantar

Kutil yang menyakitkan muncul di telapak kaki, tumit, dan jari kaki. Kutil biasanya tumbuh ke dalam kulit akibat berat badan yang terlalu menekan telapak kaki. Mereka biasanya memiliki titik hitam tengah kecil yang dikelilingi oleh jaringan putih keras. Kutil plantar sering kali sulit untuk dibersihkan. 

  • Verruca Plana

Kutil ini berbentuk bulat, datar, dan halus. Biasanya berwarna kekuningan, kecokelatan, atau sama dengan warna kulit. Kutil ini biasanya tumbuh di area tubuh yang sering terkena sinar matahari. Mereka tumbuh dalam jumlah yang lebih besar, mungkin antara 20 dan 100. Namun, dari semua jenis kutil, kutil inilah yang cenderung dapat hilang tanpa pengobatan. 

  • Verruca Filiformis

Kutil ini memiliki bentuk yang panjang dan tipis. Mereka dapat tumbuh dengan cepat di area kelopak mata, leher, dan ketiak. 

  • Kutil Mosaik

Serupa tapi tidak sama dengan tahi lalat, kutil ini sering kali berwarna sama dengan kulit pengidap. Kutil ini juga tidak mengandung nanah, kecuali ia terinfeksi. Jika terjadi infeksi, kamu memerlukan perawatan dengan antibiotik. 

Baca juga: Cuka Apel Dapat Mengatasi Kutil di Kulit, Benarkah?

Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai penyebab kutil. Jika kutil yang kamu miliki menyebabkan kamu tidak nyaman secara emosional atau fisik, sebaiknya segera bicarakan pada dokter kulit melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Yuk, segera download aplikasinya sekarang!

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. How to treat a wart.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Common warts.