Ternyata, Ini Penyebab Kutil Muncul di Kulit Bayi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ternyata, Ini Penyebab Kutil Muncul di Kulit Bayi

Halodoc, Jakarta – Seiring tumbuh kembangnya, bayi rentan mengalami gangguan kesehatan, salah satunya kutil. Itu mengapa ibu perlu jeli dalam melihat tanda dan gejala penyakit pada Si Kecil. Daya tahan tubuh Si Kecil belum terbentuk sempurna sehingga rentan tertular bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit.

Baca Juga: 4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai

Lapisan epidermis kulit bayi berusia kurang dari satu tahun belum berfungsi optimal. Kondisi ini membuat tubuhnya rentan mengalami gangguan kulit, ditandai dengan kulit yang kemerahan, mengelupas, ruam, atau bintik di kulit. Selain ruam popok, ibu perlu mewaspadai adanya infeksi kutil di kulit Si Kecil.

Penyebab Kutil di Kulit Bayi

Kutil pada bayi muncul karena tertular virus human papilloma virus (HPV) dari orang dewasa. Penyakit kulit ini muncul pada jari dan tangan Si Kecil. Kutil jarang menimbulkan rasa sakit, tapi bisa menyebar dengan mudah melalui kontak langsung dengan pengidap atau benda yang terpapar virus.

Cara untuk mencegah penyebaran kutil ke Si Kecil, ibu perlu menutupi kulit yang terinfeksi HPV dengan perban longgar. Sebaiknya potong kuku untuk meminimalisir risiko tergoresnya kutil karena hal ini meningkatkan risiko penyebaran virus ke bagian tubuh lain. Selain menutup kutil yang muncul di kulit, ibu dianjurkan untuk cuci tangan pakai sabun sebelum menyentuh Si Kecil.

Baca Juga: Bayi Terkena Kutil? Lakukan 3 Hal Ini untuk Mengatasinya

Penyakit Kulit yang Rentan Dialami Bayi

Selain kutil, berikut beberapa penyakit kulit yang rentan dialami bayi:

  • Biang keringat, ditandai dengan munculnya benjolan kecil berwarna merah di wajah, leher, dan punggung bayi. Penyakit ini disebabkan karena kulit bayi belum bisa mengatur suhu dengan baik. Biang keringat bisa dicegah dengan mengenakan pakaian longgar atau dengan bahan yang mampu menyerap keringat.
  • Cacar air. Berupa ruam dan bintil merah berisiko cairan di kulit. Bintil cacar air bisa pecah yang kemudian mengering dan meninggalkan kerak. Risiko cacar air bisa dikurangi dengan imunisasi.
  • Intertrigo, ditandai dengan ruam merah di lipatan kulit bayi bagian leher. Penyakit ini lebih sering terjadi pada bayi gemuk berusia kurang dari enam bulan. Penyebab intertrigo adalah kulit leher Si Kecil yang terlalu lembap.
  • Eksim, menyebabkan kulit Si Kecil kasar dan disertai rasa gatal. Pemicunya adalah paparan cuaca panas atau dingin, penggunaan produk pembersih yang tidak cocok dengan kulit, atau material pakaian yang digunakan.
  • Dermatitis kontak, terjadi saat kulit bayi bersentuhan dengan objek tertentu. Misalnya bahan pakaian, karpet, sabun, atau rumput di sekitar rumah. Dermatitis kontak ditandai dengan ruam kemerahan di kulit Si Kecil.

Baca Juga: 4 Cara Penularan Kutil yang Perlu Diwaspadai

Itulah penyebab kutil muncul di kulit bayi. Kutil atau penyakit kulit pada bayi tidak boleh dianggap sepele karena menimbulkan rasa gatal dan ketidaknyamanan pada bayi. Itu mengapa ibu perlu segera bicara pada dokter Halodoc jika muncul ruam kemerahan di kulit Si Kecil.

Kalau ibu punya pertanyaan lain seputar penyakit kulit pada bayi, jangan ragu bertanya pada dokter Halodoc. Ibu hanya perlu membuka aplikasi Halodoc dan masuk ke fitur Talk to A Doctor untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!