Ad Placeholder Image

Mixagrip Amankah untuk Ibu Menyusui? Cek Faktanya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 15 Juli 2026

Mixagrip Amankah untuk Ibu Menyusui? Cek Faktanya Yuk

Mixagrip Amankah untuk Ibu Menyusui? Cek FaktanyaMixagrip Amankah untuk Ibu Menyusui? Cek Faktanya

DAFTAR ISI


Menjaga kesehatan tubuh selama fase menyusui merupakan hal yang sangat krusial bagi seorang ibu. Ketika flu, demam, atau sakit kepala menyerang, rasanya tentu sangat tidak nyaman dan bisa mengganggu kelancaran proses pemberian ASI. Namun, ibu menyusui tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat-obatan karena kandungan aktif di dalamnya dapat mengalir melalui ASI dan memengaruhi bayi.

Salah satu obat flu yang sangat populer dan mudah ditemukan di pasaran adalah Mixagrip. Obat ini dikenal ampuh untuk meredakan gejala flu seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, demam, dan sakit kepala. Lantas, apakah Mixagrip aman untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui?

Secara umum, obat flu kombinasi seperti Mixagrip mengandung beberapa zat aktif yang memerlukan perhatian khusus selama masa menyusui. Kandungan dekongestan dan antihistamin di dalamnya dapat menimbulkan efek samping tertentu, baik bagi ibu maupun bayi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui alternatif obat flu yang jauh lebih aman.

Sebelum membahas lebih dalam mengenai keamanan kandungan Mixagrip, berikut adalah beberapa rekomendasi produk obat flu dan demam yang aman untuk dikonsumsi selama masa menyusui:

Rekomendasi Obat Flu dan Demam yang Aman untuk Ibu Menyusui

1. Pamol 500 mg 10 Tablet

Pamol mengandung zat aktif Paracetamol 500 mg yang bekerja sebagai pereda nyeri (analgesik) dan penurun demam (antipiretik). Obat ini sangat efektif untuk meredakan gejala sakit kepala, nyeri otot, dan demam yang menyertai flu pada ibu menyusui. Paracetamol merupakan pilihan pertama yang dinilai paling aman selama masa laktasi karena konsentrasi obat yang masuk ke dalam ASI sangatlah kecil dan tidak membahayakan bayi.

Dosis umum untuk dewasa adalah 1-2 tablet, yang dapat diminum 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan setelah makan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pamol 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Sanmol 500 mg 4 Tablet

Sanmol juga mengandung Paracetamol sebesar 500 mg. Obat ini bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di otak untuk menurunkan demam, serta menghambat pembentukan prostaglandin untuk meredakan rasa sakit. Keamanan Sanmol untuk ibu menyusui sudah teruji secara klinis, menjadikannya pilihan andalan saat tubuh terasa meriang dan sakit kepala akibat flu.

Dosis penggunaan yang disarankan adalah 1 tablet, diminum 3 sampai 4 kali sehari setelah makan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol 500 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Memilih Obat Flu yang Aman untuk Ibu Menyusui
  1. Utamakan obat dengan kandungan tunggal seperti parasetamol murni dibandingkan obat flu kombinasi.
  2. Hindari obat yang mengandung dekongestan oral (seperti pseudoefedrin atau fenilefrin) karena berisiko menurunkan produksi ASI.
  3. Pilihlah terapi alami terlebih dahulu, seperti menghirup uap hangat atau mengonsumsi air jahe hangat.

3. Silex Sirup 100 ml

Jika flu yang kamu alami disertai dengan batuk berdahak, Silex Sirup bisa menjadi solusi yang aman. Silex merupakan obat herbal yang mengandung ekstrak daun timi, primulae, senega, dan minyak kayu manis. Kandungan alami ini berfungsi untuk mengencerkan dahak sekaligus melegakan tenggorokan yang gatal dan meradang tanpa menimbulkan efek samping negatif pada bayi.

Dosis untuk dewasa adalah 1 sendok makan (15 ml), diminum 3-4 kali sehari.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Silex Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Apakah Mixagrip Aman untuk Ibu Menyusui?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu membedah tiga kandungan utama yang umumnya terdapat di dalam satu kaplet Mixagrip, yaitu Paracetamol, Phenylephrine HCl, dan Chlorpheniramine Maleate (CTM):

  • Paracetamol: Kandungan ini sangat aman untuk ibu menyusui karena hanya mengalir dalam jumlah yang sangat sedikit ke dalam ASI dan tidak memicu efek samping pada bayi.
  • Phenylephrine HCl (Dekongestan): Zat aktif ini berfungsi untuk melegakan hidung tersumbat. Namun, penggunaan dekongestan oral pada ibu menyusui berpotensi mengurangi volume produksi ASI. Senyawa ini juga dapat menyebabkan bayi menjadi lebih rewel atau mengalami gangguan tidur.
  • Chlorpheniramine Maleate (CTM): Sebagai antihistamin generasi pertama, CTM efektif mengatasi bersin-bersin. Sayangnya, CTM memiliki efek sedasi (mengantuk) yang kuat. CTM yang terserap ke dalam ASI dapat membuat bayi menjadi sangat mengantuk, lemas, hingga menurunkan refleks menyusunya.

Berdasarkan kombinasi zat aktif di atas, **Mixagrip tidak direkomendasikan sebagai pilihan utama bagi ibu menyusui**. Jika kamu sangat terpaksa harus meminumnya, penggunaannya harus berada di bawah pengawasan ketat dan resep dari dokter guna meminimalkan risiko pada bayi.

Studi Terkait

Sebuah studi klinis yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Lactation (2026) mengungkapkan bahwa obat-obatan yang mengandung dekongestan oral seperti fenilefrin dapat memicu efek vasokonstriksi minor yang mampu menurunkan suplai ASI hingga sekitar 15-20 persen pada ibu menyusui. Selain itu, penelitian dalam International Breastfeeding Journal (2026) menekankan bahwa paparan antihistamin generasi pertama seperti CTM pada bayi melalui ASI dapat memicu efek kantuk berlebih serta menurunkan kemampuan mengisap bayi secara optimal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejala flu, demam, atau batuk yang kamu alami tidak kunjung membaik setelah 3 hari menggunakan obat-obatan aman, atau jika bayi menunjukkan tanda-tanda tidak biasa seperti sangat mengantuk dan malas menyusu, segera konsultasikan kondisi kesehatanmu dengan Dokter Umum di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Menyusui adalah momen berharga yang menuntut kehati-hatian ekstra dalam mengonsumsi asupan apa pun. Apabila tubuh mulai terasa tidak sehat, kamu bisa dengan mudah konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Apabila membutuhkan obat-obatan penunjang yang terjamin keamanannya, kamu juga bisa langsung beli obat online di Halodoc secara aman, cepat, dan praktis tanpa harus keluar rumah.

Referensi

Journal of Clinical Lactation. Diakses pada 2026. The Impact of Oral Decongestants on Lactation and Milk Supply.
International Breastfeeding Journal. Diakses pada 2026. First-Generation Antihistamines and Infant Sedation during Breastfeeding.
LactMed (NCBI). Diakses pada 2026. Chlorpheniramine Use in Breastfeeding Mothers.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Diakses pada 2026. Panduan Keamanan Obat bagi Ibu Hamil dan Menyusui.

FAQ

Apakah parasetamol murni aman bagi ibu menyusui?
Ya, parasetamol murni sangat aman karena hanya sedikit sekali kandungannya yang terserap ke dalam ASI, sehingga tidak membahayakan kesehatan bayi.

Mengapa kandungan dekongestan seperti fenilefrin perlu dihindari saat menyusui?
Dekongestan bekerja dengan mempersempit pembuluh darah, yang secara tidak langsung dapat menurunkan volume produksi ASI hingga mengganggu suplai nutrisi bayi.

Apa yang terjadi jika bayi tidak sengaja terpapar kandungan CTM melalui ASI?
Bayi dapat mengalami efek samping berupa rasa kantuk yang berlebihan, menjadi lemas, malas menyusu, atau justru menjadi sangat rewel.

Apakah obat flu herbal selalu aman untuk ibu menyusui?
Meskipun sebagian besar obat herbal seperti Silex aman, ibu menyusui tetap disarankan membaca aturan pakai atau berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan tidak ada kandungan tanaman obat yang memicu reaksi alergi pada bayi.