
Muncul Benjolan di Dalam Telinga seperti Jerawat? Ini Cara Mengatasinya
“Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab benjolan di dalam telinga seperti jerawat, mulai dari jerawat hingga keloid. Mengetahui penyebabnya penting agar bisa melakukan pengobatan yang sesuai.”

DAFTAR ISI
- Penyebab dan Cara Mengatasi Benjolan Telinga
- Rekomendasi Obat Telinga
- Tips Penanganan Benjolan Telinga di Rumah
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Benjolan di dalam telinga yang menyerupai jerawat sering kali menimbulkan rasa ganjal dan nyeri saat tersentuh. Kondisi ini umumnya dipicu oleh penyumbatan pori-pori, peradangan folikel rambut (folikulitis), hingga bisul pada saluran telinga.
Meski tampak sepele, penanganan yang kurang tepat dapat memicu infeksi yang lebih parah di liang telinga. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penanganan yang tepat agar gejalanya tidak merembet menjadi peradangan berat.
Penyebab dan Cara Mengatasi Benjolan Telinga
Benjolan seperti jerawat di dalam telinga dapat terjadi akibat penumpukan minyak (sebum), sel kulit mati, atau keringat yang tersumbat di pori-pori kulit saluran telinga. Kebiasaan menggunakan cotton bud yang terlalu dalam, penggunaan earphone yang kotor, atau sering menggaruk telinga juga menjadi pemicu masuknya bakteri pemicu infeksi.
Langkah utama untuk mengatasinya adalah dengan tidak memencet atau memecahkan benjolan tersebut secara paksa. Tindakan ini berisiko mendorong bakteri masuk lebih dalam ke jaringan telinga dan memicu infeksi sekunder atau komplikasi otitis eksterna.
Selain menjaga kebersihan telinga luar, penggunaan obat tetes telinga yang memiliki efek antiseptik, pembersih, antibiotik, atau antiinflamasi dapat membantu mengatasi peradangan dan meredakan rasa sakit. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat tetes telinga yang dapat digunakan untuk mengatasi keluhan pada telinga.
Rekomendasi Obat Telinga
1. Otopain Ear Drop 8 ml
Otopain Ear Drop mengandung kombinasi Polymyxin B sulfate, Neomycin sulfate, Fludrocortisone acetate, dan Lidocaine HCl. Obat tetes ini efektif mengatasi infeksi bakteri pada liang telinga sekaligus meredakan peradangan dan rasa nyeri dengan cepat. Dosis umum pemakaian adalah 4-5 tetes pada telinga yang bermasalah sebanyak 3-4 kali sehari. Obat ini tergolong obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan petunjuk dan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Otopain Ear Drop 8 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Otozambon Ear Drops
Otozambon Ear Drops memuat formulasi antibiotik Polymyxin B dan Neomycin bersama agen antiinflamasi serta pereda nyeri lokal. Kombinasi ini bekerja aktif menghentikan pertumbuhan bakteri pemicu infeksi di liang telinga serta mengurangi sensasi berdenyut akibat benjolan meradang. Gunakan 4-5 tetes, 2-4 kali sehari sesuai anjuran medis. Obat ini masuk dalam kategori obat keras yang memerlukan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Otozambon Ear Drops di Toko Kesehatan Halodoc
3. Vital Ear Drops 10 ml
Vital Ear Drops mengandung bahan aktif Thymol, Menthol, dan Camphor yang berfungsi sebagai antiseptik permukaan liang telinga. Obat tetes ini efektif membersihkan kotoran telinga serta meredakan rasa gatal dan iritasi ringan. Dosis pemakaian umumnya adalah 2-3 tetes, 3 kali sehari. Produk ini merupakan obat bebas terbatas yang dapat digunakan sesuai dengan aturan yang tertera pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Vital Ear Drops 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Forumen 5 mg/ml Ear Drops 10 ml
Forumen Ear Drops diformulasikan dengan kandungan Docusate Sodium yang berfungsi membantu melunakkan kotoran telinga (serumen) yang mengeras. Penumpukan serumen yang membandel sering kali memicu iritasi dan rasa tersumbat pada telinga. Teteskan secukupnya hingga liang telinga terbasahi, biarkan beberapa menit, lalu bersihkan dengan lembut. Gunakan obat ini sesuai aturan pemakaian yang tertera pada kemasan atau panduan dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Forumen 5 mg/ml Ear Drops 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Penanganan Benjolan Telinga di Rumah
Selain menggunakan obat-obatan yang tepat, beberapa perawatan mandiri di rumah berikut dapat membantu mempercepat pemulihan benjolan telinga:
- Kompres bagian luar telinga menggunakan kain bersih yang dibasahi air hangat selama 10–15 menit untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.
- Hindari memasukkan benda asing seperti cotton bud, jepit rambut, atau kuku ke dalam liang telinga.
- Jaga telinga tetap kering saat mandi atau berenang dengan menggunakan penutup telinga khusus.
- Jangan sesekali memencet, menggaruk, atau menusuk benjolan agar tidak memicu pembentukan nanah yang lebih parah.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika benjolan di dalam telinga tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, disertai rasa nyeri hebat yang menjalar, keluar cairan berbau/nanah, atau mengganggu pendengaran, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis THT di Halodoc. Penanganan dini dari dokter ahli akan mencegah komplikasi infeksi telinga yang lebih serius.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Layanan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam memungkinkan kamu berkonsultasi kapan saja dan di mana saja. Dokter tepercaya siap memberikan diagnosis awal, memberikan rekomendasi medis tepat, serta resep obat yang dapat diantar langsung ke rumahmu.
FAQ
Apakah jerawat di dalam telinga boleh dipecahkan sendiri?
Tidak boleh. Memencet atau memecahkan jerawat di dalam telinga dapat memicu peradangan yang lebih parah, mendorong infeksi ke dalam liang telinga, dan menimbulkan nyeri hebat.
Apa penyebab utama munculnya benjolan seperti jerawat di telinga?
Penyebab utamanya adalah sumbatan pori-pori akibat penumpukan sebum, sel kulit mati, atau keringat, serta infeksi bakteri pada folikel rambut (folikulitis) akibat penggunaan alat seperti earphone atau cotton bud yang kurang bersih.
Berapa lama benjolan di telinga biasanya sembuh?
Benjolan ringan biasanya membaik dalam waktu beberapa hari hingga satu minggu dengan perawatan yang tepat. Jika benjolan justru makin membesar atau mengeluarkan nanah, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.




