Ad Placeholder Image

Muncul Jerawat di Dagu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

8 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   22 April 2026

Jerawat batu di dagu bisa diatasi dengan Haloskin Lab Acne Fighting Package.

Muncul Jerawat di Dagu? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaMuncul Jerawat di Dagu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Jerawat di dagu sering kali muncul tiba-tiba dan terasa nyeri saat disentuh. Meski terlihat sepele, jerawat di area ini bisa menjadi tanda adanya ketidakseimbangan hormon atau kebiasaan hidup yang kurang sehat. 

Jika tidak ditangani dengan tepat, jerawat di dagu bisa meninggalkan bekas hitam dan menurunkan kepercayaan diri.

Yuk, simak penjelasan berikut untuk mengetahui penyebab jerawat di dagu dan cara mengatasinya!

Penyebab Munculnya Jerawat di Dagu

Kenapa jerawat di dagu? Munculnya jerawat di dagu bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan hormon hingga kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari memicu peradangan pada kulit. 

Inilah berbagai penyebab yang paling umum::

1. Perubahan hormon

Kalau kamu penasaran kenapa jerawat di dagu, jawabannya serting dikaitkan dengan fluktuasi hormon androgen, terutama pada perempuan menjelang menstruasi, masa pubertas, atau saat mengalami stres. 

Hormon ini dapat meningkatkan produksi sebum (minyak alami kulit) sehingga pori-pori mudah tersumbat dan menimbulkan jerawat.

2. Stres

Kondisi stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon di tubuh. 

Saat stres, tubuh menghasilkan lebih banyak kortisol yang dapat memicu peradangan dan memperburuk jerawat, termasuk di area dagu.

3. Kebersihan wajah yang kurang terjaga

Jarang mencuci wajah atau sering menyentuh dagu dengan tangan kotor dapat menyebabkan penumpukan bakteri, minyak, dan sel kulit mati di pori-pori. 

Akibatnya, muncul jerawat di sekitar dagu dan rahang.

4. Pola makan tidak sehat

Konsumsi makanan tinggi gula, produk olahan susu, atau makanan berlemak dapat memicu produksi minyak berlebih di kulit. 

Beberapa orang juga sensitif terhadap makanan tertentu seperti cokelat atau makanan cepat saji yang dapat memunculkan jerawat.

Yuk, intip 7 Tips Menerapkan Pola Makan Sehat yang Mudah Dilakukan.

5. Kebiasaan menyentuh atau menopang dagu

Tanpa disadari, kebiasaan menyentuh dagu dengan tangan atau menopang wajah dapat memindahkan bakteri dari tangan ke kulit wajah. 

Hal ini dapat memperparah jerawat yang sudah ada atau memicu jerawat baru.

6. Penggunaan produk skincare atau makeup yang tidak cocok

Produk yang mengandung bahan komedogenik (penyumbat pori) dapat menimbulkan jerawat, terutama di area yang sering terkena makeup seperti dagu dan pipi bawah.

Kulitmu sensitif? Jangan khawatir, Ini Berbagai Rekomendasi Skincare untuk Kulit Sensitif.

Begini Cara Atasi Jerawat di Dagu

Mengatasi jerawat di dagu tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi dengan langkah yang tepat, jerawat bisa perlahan membaik dan kulit kembali bersih. 

Berikut cara yang bisa kamu coba:

1. Gunakan pembersih wajah yang lembut

Pilih sabun wajah dengan bahan non-komedogenik dan tidak mengandung alkohol agar tidak membuat kulit kering. 

Cuci wajah dua kali sehari, terutama setelah beraktivitas atau memakai makeup.

2. Gunakan obat jerawat yang mengandung bahan aktif

Produk perawatan dengan asam salisilat, benzoyl peroxide, atau retinoid dapat membantu mengurangi peradangan, membersihkan pori-pori, dan mencegah jerawat baru. 

Namun, pastikan penggunaannya sesuai anjuran dokter kulit.

3. Kompres air hangat

Kompres area dagu yang berjerawat dengan air hangat selama 5–10 menit. 

Cara ini membantu membuka pori-pori dan mengurangi pembengkakan.

4. Jaga pola makan

Konsumsi lebih banyak sayuran hijau, buah-buahan segar, dan air putih untuk membantu mengontrol produksi minyak di kulit. 

Selain itu, sebaiknya kamu menghindari konsumsi makanan tinggi gula dan lemak jenuh.

5. Kelola stres

Luangkan waktu untuk relaksasi, olahraga ringan, atau meditasi agar kadar hormon tetap seimbang dan jerawat tidak mudah kambuh.

6. Konsultasikan ke dokter kulit

Jika jerawat di dagu tak kunjung sembuh meski sudah mencoba berbagai cara, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit

Dokter dapat memberikan obat topikal atau oral sesuai kondisi kulit kamu, termasuk terapi hormonal bila diperlukan.

Ini Tips Cegah Jerawat di Dagu

Mencegah tentunya lebih baik daripada mengobati. 

Nah, ini dia langkah-langkah sederhana untuk mencegah jerawat muncul kembali di dagu:

  1. Rajin membersihkan wajah sebelum tidur. Jangan biarkan makeup menempel di kulit semalaman karena bisa menyumbat pori.
  2. Gunakan produk skincare sesuai jenis kulit. Hindari produk yang terlalu berminyak atau mengandung bahan yang menyumbat pori.
  3. Cuci sarung bantal dan masker wajah secara rutin. Bakteri dapat menumpuk di permukaan kain dan berpindah ke wajah.
  4. Kurangi menyentuh wajah tanpa perlu. Pastikan tangan dalam keadaan bersih bila harus menyentuh dagu.
  5. Tidur yang cukup dan perbanyak minum air. Kurang tidur dan dehidrasi dapat membuat kulit kusam dan lebih mudah berjerawat.

Punya pertanyaan lain seputar jerawat? Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc InteLligent Digital Assistant) adalah asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mempermudah navigasi kamu dalam menggunakan layanan kesehatan di Halodoc. 

Sebagai asisten pintar, HILDA berfungsi membantu kamu untuk memahami gejala awal, memberikan rekomendasi dokter spesialis yang tepat, hingga membantu pencarian produk kesehatan secara efisien. 

Layanan ini tersedia secara gratis bagi seluruh pengguna Halodoc agar akses kesehatan menjadi lebih simpel dan terarah. 

Apapun masalah kesehatanmu Tanya HILDA dulu!

Krim Haloskin untuk Atasi Jerawat di Dagu

Haloskin menghadirkan rangkaian krim dengan formula khusus yang difokuskan pada perawatan kulit berjerawat.

Berikut rekomendasinya untuk kamu: 

1. Haloskin Lab Acne Fighting Package

Kenapa jerawat di dagu bisa muncul? Nah, jika kamu mengalaminya, jangan khawatir, karena kamu bisa atasi dengan Haloskin.

Haloskin Lab Acne Fighting Package adalah paket perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk membantu mengatasi masalah jerawat.

Dengan pemakaian rutin, Acne Fighting Package dapat membuat kulit tampak lebih bersih, sehat, dan terawat.

Rangkaian produk ini terdiri dari dua krim dengan fungsi: 

  • Lab Acne Fighting Day Cream: Dengan formula anti-bakteri untuk melindungi kulit dari bakteri penyebab jerawat dan menjaga skin barrier. 
  • Acne Fighting Night Cream: Mengandung formula anti-inflamasi dan anti-bakteri untuk meredakan peradangan dan mencegah munculnya jerawat baru. 

Untuk mendapatkan salep jerawat ampuh, kamu perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Haloskin.

Mulai dari: Rp148.000 per paket. 

Dapatkan Haloskin Lab Acne Fighting Package di Toko Kesehatan Halodoc. 

Keunggulan Haloskin untuk Atasi Jerawat

  • Haloskin aman digunakan bagi ibu hamil dan menyusui, karena setiap produk dipersonalisasi secara khusus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sensitif di masa kehamilan maupun menyusui.
  • Tidak perlu khawatir akan efek ketergantungan, sebab krim Haloskin aman dihentikan kapan saja di bawah arahan dokter, serta tidak memicu masalah kulit kembali. 
  • Haloskin dirancang dengan formula minim purging. Hal tersebut menjadikannya pilihan yang nyaman untuk kulit sensitif sekalipun.
  • Haloskin juga menyediakan solusi dermatolog, yang bisa membantu kamu menangani berbagai jenis jerawat aktif secara tuntas.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ikuti langkah-langkah penggunaan produk Haloskin berikut ini: 

Day Cream (krim pagi)

  1. Cleanser: Bersihkan wajah dari sisa kotoran dan makeup.
  2. Moisturizer: Berikan hidrasi dasar dengan menggunakan moisturizer agar kulit tetap lembap.
  3. Day Cream: Gunakan krim pagi Halodoc untuk menutrisi kulit.
  4. Sunscreen: Lindungi kulit dari paparan sinar UV.

Night Cream (krim malam)

  1. Cleanser: Pastikan wajah bersih sebelum kamu istirahat.
  2. Moisturizer: Gunakan pelembap atau moisturizer untuk mengunci hidrasi.
  3. Night Cream: Aplikasikan krim malam Haloskin untuk proses regenerasi kulit saat tidur.

Kapan Harus ke Dokter?

Kamu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kulit bila jerawat di dagu:

  • Tidak membaik setelah lebih dari 2 minggu perawatan rumahan.
  • Terasa sangat nyeri atau meradang.
  • Menyebar ke area lain seperti leher dan pipi bawah.
  • Menimbulkan bekas hitam atau jaringan parut (scar).

Dokter akan membantu menentukan penyebab utama kenapa jerawat di dagu, serta memberikan penanganan yang sesuai seperti terapi antibiotik, obat hormon, atau perawatan klinis seperti chemical peeling dan laser.

Konsultasikan Masalah Jerawat di Dagu ke Dokter Kulit Ini

Jika kamu mengalami masalah jerawat di dagu yang tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan pada dokter spesialis kulit via Halodoc.

Dokter spesialis kulit di Halodoc berpengalaman dalam memberikan penanganan berbagai masalah kulit, serta mendapatkan rating positif dari pasien sebelumnya.

Inilah beberapa dokter yang bisa kamu hubungi melalui Halodoc:

  • dr. Frieda, Sp.D.V.E: Dokter spesialis kulit dan kelamin dengan pengalaman 8 tahun, lulusan Universitas Sebelas Maret (2022). Saat ini praktik di Bogor, anggota PERDOSKI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Dyah Ayu Nirmalasari, Sp.D.V.E: Dokter spesialis kulit dan kelamin dengan pengalaman 10 tahun, lulusan Universitas Hasanuddin (2022). Kini praktik di Bima, NTB, anggota PERDOSKI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Made Martina W., M.Biomed, Sp.D.V.E: Dokter spesialis kulit dan kelamin dengan pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Udayana (2017). Kini praktik di Denpasar, Bali, anggota PERDOSKI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Dokter-dokter tersebut siap membantu kamu menangani jerawat di dagu secara aman dan tepat.

Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi secara mudah, aman, dan nyaman tanpa harus keluar rumah.

Tunggu apa lagi? Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga!

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Pimples.
Ducray. Diakses pada 2026. Acne on the chin.
Healthline. Diakses pada 2026. How to Get Rid of That Chin Pimple.
MedicalNewsToday. Diakses pada 2026. Pimples on the chin: What it means and how to get rid of them; Acne face map: Causes of breakouts.