Ad Placeholder Image

Ozempic untuk Turunkan Berat Badan, Apakah Aman dan Efektif?

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   06 Mei 2026

Selain sebagai terapi pengobatan penyakit diabetes tipe 2, Ozempic juga cukup efektif untuk menrunkan berat badan.

Ozempic untuk Turunkan Berat Badan, Apakah Aman dan Efektif?Ozempic untuk Turunkan Berat Badan, Apakah Aman dan Efektif?

DAFTAR ISI


Ozempic adalah obat yang efektif untuk mengontrol gula darah pada pengidap diabetes tipe 2.

Di luar manfaat utamanya, Ozempic dipercaya sebagai salah satu metode menurunkan berat badan untuk kasus obesitas atau kelebihan berat badan, yang sulit dikendalikan melalui diet dan olahraga biasa.

Meski demikian, setiap obat tentunya memiliki risiko dan efek samping tersendiri.

Lalu, apakah penggunaan Ozempic untuk menurunkan berat badan aman bagi kesehatan tubuh?

Ozempic Obat Apa?

Ozempic adalah obat suntik resep golongan agonis reseptor peptida mirip glukagon-1 (GLP-1 RA) yang mengandung zat aktif semaglutide. Obat ini dirancang khusus untuk membantu penderita diabetes melitus tipe 2 dalam mengelola kadar glukosa (gula darah) agar tetap stabil.

Penggunaan obat ini harus dilakukan berdasarkan instruksi medis yang ketat karena termasuk dalam kategori obat keras.

Zat aktif semaglutide di dalam Ozempic bekerja dengan meniru cara kerja hormon alami tubuh yang disebut hormon GLP-1. Hormon ini berperan penting dalam merangsang sekresi insulin setelah makan, menghambat pelepasan glukagon, dan meregulasi kecepatan sistem pencernaan.

Karena kemampuannya menekan nafsu makan dan memperlambat pengosongan lambung, Ozempic juga sering dimanfaatkan sebagai terapi tambahan untuk penurunan berat badan bagi pengidap obesitas.

Obat ini tersedia dalam bentuk pena suntik (pre-filled pen) untuk pemberian subkutan (di bawah kulit). Selain kontrol gula darah, Ozempic telah terbukti secara klinis mampu mengurangi risiko serangan jantung, stroke, atau kematian pada orang dewasa yang memiliki penyakit jantung serta diabetes tipe 2. Pemahaman mengenai kegunaan obat ini sangat penting agar penggunaannya tepat sasaran dan aman bagi kesehatan pasien.

Yuk, cari tahu Ini Kadar Gula Darah yang Normal dalam Tubuh Berdasarkan Usia.

Gejala dan Kondisi yang Membutuhkan Ozempic

Ozempic diresepkan bagi individu yang mengalami gejala hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) kronis akibat diabetes melitus tipe 2. Gejala tersebut meliputi sering merasa haus (polidipsi), frekuensi buang air kecil meningkat (poliuria), cepat lelah, dan pandangan kabur. Penggunaan obat ini biasanya dipertimbangkan ketika modifikasi gaya hidup dan obat oral lainnya tidak lagi efektif menjaga target HbA1c (rata-rata gula darah).

Kondisi medis lain yang memerlukan intervensi Ozempic adalah adanya penyakit kardiovaskular aterosklerotik yang sudah terdiagnosis pada pasien diabetes. Pasien dengan riwayat penyumbatan pembuluh darah jantung atau otak membutuhkan perlindungan ekstra yang diberikan oleh semaglutide. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya komplikasi fatal yang dipicu oleh fluktuasi gula darah yang ekstrem.

Dalam konteks pengelolaan berat badan, Ozempic digunakan bagi individu dengan indeks massa tubuh (IMT) kategori obesitas atau berat badan berlebih (overweight) yang disertai kondisi komorbid. Kondisi penyerta tersebut dapat berupa hipertensi (darah tinggi), dislipidemia (kolesterol tinggi), atau gangguan pernapasan saat tidur. Efek penurunan berat badan terjadi sebagai hasil sekunder dari mekanisme kerja obat terhadap sistem metabolisme tubuh.

Manfaat Ozempic

Ozempic (semaglutide) digunakan sebagai terapi diabetes tipe 2 karena kemampuannya merangsang produksi insulin, menghambat pelepasan glukagon, dan memperlambat pengosongan lambung.

Dengan mekanisme ini, Ozempic memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Menjaga kadar gula darah tetap stabil setelah makan. Ozempic bekerja meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan produksi glukagon, dan memperlambat pengosongan lambung semua berkontribusi pada pengendalian gula darah yang lebih baik pada penderita diabetes tipe 2.
  • Menekan risiko komplikasi diabetes jangka panjang, seperti gangguan ginjal dan jantung
  • Mendukung penurunan berat badan. Dengan menekan nafsu makan dan membuat rasa kenyang lebih tahan lama, Ozempic efektif membantu menurunkan berat badan hingga sekitar 15%, terutama jika disertai diet sehat dan olahraga.
  • Melindungi jantung dan mengurangi risiko kardiovaskular. Studi menunjukkan semaglutide dapat mengurangi risiko penyakit jantung, seperti serangan jantung dan stroke, melalui penurunan tekanan darah, kolesterol, dan efek anti-inflamasi.

Diagnosis Sebelum Penggunaan Ozempic

Sebelum memulai terapi Ozempic, dokter harus melakukan diagnosis menyeluruh untuk memastikan keamanan dan efektivitas obat. Langkah pertama biasanya melibatkan tes darah HbA1c untuk mengetahui rata-rata kadar glukosa darah dalam tiga bulan terakhir. Selain itu, pengecekan gula darah puasa dan gula darah sewaktu dilakukan untuk mendapatkan profil metabolik pasien secara akurat.

Evaluasi fungsi organ sangat penting karena semaglutide dapat memengaruhi sistem pencernaan dan ginjal. Dokter akan melakukan pemeriksaan fungsi ginjal melalui tes kreatinin serum dan laju filtrasi glomerulus (eGFR). Riwayat kesehatan keluarga terkait kanker tiroid meduler atau sindrom neoplasia endokrin multipel tipe 2 (MEN 2) juga harus diperiksa karena merupakan kontraindikasi utama penggunaan obat ini.

Pemeriksaan fisik mencakup pengukuran tekanan darah, detak jantung, serta perhitungan indeks massa tubuh (IMT). Jika tujuannya adalah penurunan berat badan, dokter akan menganalisis apakah kegemukan pasien berhubungan dengan gangguan hormonal lain. Diagnosis yang tepat memastikan bahwa manfaat Ozempic melebihi risiko efek samping yang mungkin timbul selama masa pengobatan berlangsung.

Gejala dan Kondisi yang Membutuhkan Ozempic

Ozempic diresepkan bagi individu yang mengalami gejala hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) kronis akibat diabetes melitus tipe 2. Gejala tersebut meliputi sering merasa haus (polidipsi), frekuensi buang air kecil meningkat (poliuria), cepat lelah, dan pandangan kabur. Penggunaan obat ini biasanya dipertimbangkan ketika modifikasi gaya hidup dan obat oral lainnya tidak lagi efektif menjaga target HbA1c (rata-rata gula darah).

Kondisi medis lain yang memerlukan intervensi Ozempic adalah adanya penyakit kardiovaskular aterosklerotik yang sudah terdiagnosis pada pasien diabetes. Pasien dengan riwayat penyumbatan pembuluh darah jantung atau otak membutuhkan perlindungan ekstra yang diberikan oleh semaglutide. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya komplikasi fatal yang dipicu oleh fluktuasi gula darah yang ekstrem.

Dalam konteks pengelolaan berat badan, Ozempic digunakan bagi individu dengan indeks massa tubuh (IMT) kategori obesitas atau berat badan berlebih (overweight) yang disertai kondisi komorbid. Kondisi penyerta tersebut dapat berupa hipertensi (darah tinggi), dislipidemia (kolesterol tinggi), atau gangguan pernapasan saat tidur. Efek penurunan berat badan terjadi sebagai hasil sekunder dari mekanisme kerja obat terhadap sistem metabolisme tubuh.

Ozempic untuk Menurunkan Berat Badan

Semaglutide dalam Ozempic ternyata juga memberikan efek penurunan berat badan.

Obat ini bekerja dengan cara memperlambat proses pencernaan, sehingga membuat penggunanya merasa kenyang lebih lama dan mengurangi rasa lapar secara signifikan.

Akibatnya, jumlah kalori yang kamu konsumsi lebih sedikit dan berujung pada penurunan berat badan.

Menurut studi, semaglutide cukup efektif untuk menurunkan berat badan, terutama pada pengidap obesitas. 

Namun, efek ini bisa berbeda-beda tergantung kondisi kesehatan individu. 

Obat ini juga masuk ke dalam obat merah (keras), sehingga penggunaan memerlukan resep dan petunjuk dokter.

Apa Kata Studi tentang Efektivitas Semaglutide dalam Menurunkan Berat Badan? 

​Sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Network Open meneliti efektivitas semaglutide dalam menurunkan berat badan pada pasien dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

Penelitian ini melibatkan 175 pasien yang menerima injeksi subkutan semaglutide dengan dosis 1,7 mg atau 2,4 mg setiap minggu.​

Hasilnya menunjukkan bahwa:

  • Setelah pemakaian selama 3 bulan, rata-rata pasien berhasil menurunkan berat badan sekitar 5,9 persen dari berat awal mereka.
  • Setelah 6 bulan, penurunan berat badan meningkat hingga 10,9 persen. Sekitar 87,3 persen pasien bahkan sukses menurunkan berat badan setidaknya sebanyak 5 persen setelah 6 bulan.
  • Pasien yang juga menderita diabetes tipe 2 mengalami penurunan berat badan yang lebih sedikit dibandingkan pasien yang tidak memiliki diabetes.

Studi ini menyimpulkan, semaglutide cukup efektif membantu menurunkan berat badan pada orang dengan masalah obesitas atau kelebihan berat badan.

Meski begitu, penelitian lanjutan dengan waktu yang lebih panjang diperlukan untuk melihat dampaknya secara jangka panjang.

Kamu ingin menurunkan berat badan? Ini 5 Rekomendasi Obat Diet yang Ampuh dan Aman untuk Turunkan Berat Badan. 

Rekomendasi Produk Ozempic

Berikut rekomendasi produk Ozempic:

1. Ozempic Pen 0.25 mg atau 0.5 mg

Produk ini berupa injeksi steril yang mengandung semaglutide sebesar 1,34 mg/ml.

Manfaat:

  • Membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
  • Mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

2. Ozempic Pen 1 mg

Manfaat:

  • Sebagai tambahan dalam menjalankan pola makan sehat serta olahraga.
  • Membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

No. registrasi BPOM Ozempic: DKI2164605043A1

Ozempic Harga: Rp2.617.100 per pen.

Nah, walaupun Ozempic menunjukkan manfaat lain dalam menurunkan berat badan, penggunaannya harus dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan rekomendasi dokter.

Jika kamu mempertimbangkan penggunaan Ozempic untuk menurunkan berat badan, pastikan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis penyakit dalam.

Konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc. 

Selain itu, kamu jua bisa mendapatkan obat dan suplemen kesehatan lainnya di Toko Kesehatan Halodoc.

Produk kesehatannya 100% asli dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam. 

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2026. Ozempic (Semaglutide) Injection.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Semaglutide (Ozempic): Can It Help You Lose Weight?
Healthline. Diakses pada 2026. What is Ozempic and How Does it Work?
JAMA Network. Diakses pada 2026. Weight Loss Outcomes Associated With Semaglutide Treatment for Patients With Overweight or Obesity. 
Halodoc. Diakses pada 2026. Ozempic.