Ad Placeholder Image

Pahami Apa Penyebab Osteoporosis Agar Tulang Tetap Kuat

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Faktor utama dan penyebab osteoporosis yang perlu diwaspadai agar tulang tetap sehat serta kuat.

Pahami Apa Penyebab Osteoporosis Agar Tulang Tetap KuatPahami Apa Penyebab Osteoporosis Agar Tulang Tetap Kuat

DAFTAR ISI


Osteoporosis adalah kondisi yang membuat tulang menjadi rapuh dan mudah patah akibat kehilangan massa tulang secara perlahan. Kondisi ini sering disebut sebagai “penyakit diam-diam” karena biasanya tidak menunjukkan gejala sampai terjadi patah tulang. Penyebab utama osteoporosis meliputi penuaan, kekurangan kalsium dan vitamin D, gaya hidup tidak aktif, penggunaan obat tertentu seperti kortikosteroid jangka panjang, serta faktor genetik dan hormon—terutama penurunan estrogen pada wanita pasca-menopause.

Selain itu, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan tubuh dengan indeks massa tubuh (IMT) rendah juga meningkatkan risiko. Meski osteoporosis tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, pengelolaan yang tepat bisa memperlambat progresinya dan mencegah cedera lebih serius.

Obat-obatan dan terapi pendukung seperti analgesik atau otopenotopik sering digunakan untuk meredakan nyeri yang timbul akibat osteoporosis. Namun, penggunaan obat ini sebaiknya tetap di bawah pengawasan dokter, karena tidak semua obat nyeri cocok untuk semua pasien. Berikut rekomendasi produk yang bisa membantu mengelola gejala nyeri terkait osteoporosis.

Rekomendasi Obat untuk Gejala Osteoporosis

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Eperisone. Obat ini bekerja sebagai relaksan otot, membantu meredakan kekakuan dan nyeri otot yang sering menyertai osteoporosis akibat postur tubuh yang berubah atau kompensasi gerak yang tidak sehat. Dosis umum: 1–2 tablet 3 kali sehari. Jangan digunakan untuk pasien dengan gangguan hati berat atau alergi terhadap komponen obat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Voltaren Emulgel 10 g

Kandungan aktif: Diklofenak. Salep topikal ini mengurangi nyeri dan peradangan lokal pada area tulang atau otot yang terdampak osteoporosis. Cocok untuk penggunaan jangka pendek. Hindari pemakaian pada luka terbuka atau pada anak di bawah 14 tahun.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Nyeri Akibat Osteoporosis
  1. Perbanyak konsumsi kalsium dan vitamin D dari sumber alami seperti ikan berminyak, susu fortified, dan telur.
  2. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga untuk menjaga kekuatan otot dan keseimbangan tubuh.
  3. Hindari kebiasaan membungkuk atau mengangkat beban berat tanpa bantuan.

3. Salonpas Koyo 10 Patch

Kandungan aktif: Metil Salisilat dan L-Menthol. Patch ini memberikan efek hangat dan pereda nyeri lokal, cocok untuk penggunaan harian sebagai terapi pendukung. Gunakan hanya pada kulit utuh, hindari area luka atau sensitif. Tidak disarankan untuk penggunaan lebih dari 8 jam/hari.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Menjaga Kesehatan Tulang

Selain pengobatan, perubahan gaya hidup sangat penting. Konsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D, jangan merokok, batasi alkohol, dan lakukan aktivitas fisik rutin seperti berjalan, bersepeda, atau latihan beban ringan. Paparan sinar matahari pagi selama 10–15 menit juga membantu tubuh memproduksi vitamin D alami.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Jika Anda mengalami nyeri tulang yang terus-menerus, kehilangan tinggi badan, atau patah tulang tanpa trauma jelas, segera konsultasikan dengan Dokter Umum. Dokter bisa mengevaluasi risiko osteoporosis melalui pemeriksaan DEXA scan, menyesuaikan terapi, dan merekomendasikan suplemen atau obat yang aman untuk Anda.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Referensi
    World Health Organization. Diakses pada 2026. Osteoporosis prevention and management
    National Institutes of Health. Diakses pada 2026. The Role of Calcium and Vitamin D in Bone Health
    BPOM RI. Diakses pada 2026. Registration Data for Eperisone and Diclofenac Products
    Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Osteoporosis: Symptoms and Causes

    FAQ

    1. Apa gejala awal osteoporosis?
      Seringkali tidak ada gejala sampai terjadi patah tulang. Namun, nyeri punggung atau postur membungkuk bisa jadi tanda awal.
    2. Bisakah osteoporosis dicegah?
      Ya, dengan pola makan kaya kalsium, vitamin D, olahraga teratur, dan hindari rokok/alkohol.
    3. Apakah obat nyeri seperti Voltaren bisa menyembuhkan osteoporosis?
      Tidak. Obat ini hanya meredakan nyeri, bukan mengatasi penyebab utama kehilangan masa tulang.
    4. Siapa yang berisiko tinggi terkena osteoporosis?
      Wanita pasca-menopause, lansia, orang dengan riwayat keluarga, dan yang punya gaya hidup tidak aktif.