Ad Placeholder Image

Pahami Berbagai Macam Imunisasi Penting untuk Si Kecil

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 15 September 2026

Pahami pentingnya berbagai macam imunisasi untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh si kecil.

Pahami Berbagai Macam Imunisasi Penting untuk Si KecilPahami Berbagai Macam Imunisasi Penting untuk Si Kecil

DAFTAR ISI


Imunisasi merupakan cara penting untuk membantu melindungi bayi dan anak dari berbagai penyakit menular. Vaksin bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh agar mengenali dan melawan kuman penyebab penyakit.

Jadwal imunisasi dapat berbeda sesuai usia, kondisi kesehatan, jenis vaksin, serta program pemerintah. Berikut macam-macam imunisasi yang umum diberikan kepada anak.

Macam-Macam Imunisasi Anak

Imunisasi dasar meliputi hepatitis B, polio, BCG, DPT-HB-Hib, pneumokokus (PCV), rotavirus, dan campak-rubella (MR). Vaksin tersebut diberikan secara bertahap sejak lahir hingga usia tertentu untuk membangun perlindungan terhadap penyakit yang berisiko menyebabkan komplikasi.

Selain imunisasi dasar, terdapat imunisasi lanjutan dan pilihan, seperti influenza, varisela, hepatitis A, tifoid, Japanese encephalitis di wilayah tertentu, serta HPV untuk anak dan remaja sesuai rekomendasi. Tidak semua vaksin diberikan dalam jumlah dosis atau usia yang sama, sehingga jadwal dari dokter atau fasilitas kesehatan perlu dijadikan acuan.

Imunisasi tidak hanya melindungi anak, tetapi juga membantu mengurangi penyebaran penyakit di lingkungan keluarga dan masyarakat. Jika ada dosis yang terlewat, orang tua sebaiknya tidak mengulang seluruh rangkaian sendiri, melainkan berkonsultasi untuk menentukan jadwal kejar yang sesuai.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan imunisasi dengan dokter sebelum pemberian vaksin, terutama jika anak sedang demam, pernah mengalami reaksi alergi berat, memiliki gangguan kekebalan tubuh, atau sedang menjalani pengobatan tertentu. Setelah imunisasi, demam ringan, nyeri, atau kemerahan di area suntikan dapat terjadi dan biasanya membaik.

Segera cari pertolongan medis jika anak mengalami sesak napas, pembengkakan pada wajah, kejang, lemas berat, atau demam tinggi yang tidak membaik setelah imunisasi. Untuk mendapatkan penilaian yang tepat, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter dapat membantu orang tua memahami jadwal imunisasi, mengevaluasi kondisi anak sebelum vaksinasi, dan menanyakan keluhan setelah imunisasi. Dokter juga dapat memberikan arahan apabila terdapat dosis yang terlambat atau terlewat.

Referensi

World Health Organization. Vaccines and immunization. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Imunisasi. Diakses pada 2026.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Informasi vaksin. Diakses pada 2026.
PubMed. Childhood immunization. Diakses pada 2026.

FAQ

Apakah imunisasi wajib diberikan sesuai jadwal?

Imunisasi sebaiknya diberikan sesuai jadwal agar perlindungan terbentuk pada waktu yang tepat. Bila terlambat, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan imunisasi kejar.

Apakah anak yang sedang batuk boleh imunisasi?

Batuk atau pilek ringan tidak selalu menjadi alasan untuk menunda imunisasi. Namun, dokter perlu menilai kondisi anak, terutama jika disertai demam atau tampak lemas.

Apakah demam setelah imunisasi berbahaya?

Demam ringan dapat menjadi reaksi yang umum setelah imunisasi dan biasanya sementara. Periksakan anak jika demam tinggi, menetap, atau disertai sesak napas, kejang, dan penurunan kesadaran.

Di mana orang tua dapat melihat jadwal imunisasi anak?

Jadwal dapat diperoleh dari buku kesehatan anak, fasilitas kesehatan, atau dokter. Jadwal juga mungkin disesuaikan berdasarkan usia, riwayat vaksinasi, kondisi medis, dan ketersediaan vaksin.