Ad Placeholder Image

Pahami What is Dandruff dan Cara Praktis Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 03 Juli 2026

Kenali Penyebab What is Dandruff dan Tips Mengatasinya

Pahami What is Dandruff dan Cara Praktis MengatasinyaPahami What is Dandruff dan Cara Praktis Mengatasinya

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasa gatal di kulit kepala yang disertai dengan serpihan putih yang jatuh di bahu? Kondisi ini sering kali menurunkan rasa percaya diri. Banyak orang bertanya-tanya, sebenarnya what is dandruff dan apa penyebab utamanya?

Dalam bahasa Indonesia, dandruff dikenal dengan sebutan ketombe. Ketombe adalah kondisi kulit kepala yang umum terjadi, ditandai dengan mengelupasnya kulit kepala dalam bentuk serpihan berwarna putih atau kekuningan. Meskipun tidak menular dan jarang berdampak serius, ketombe bisa sangat mengganggu kenyamanan karena rasa gatal yang ditimbulkannya.

Penyebab utama ketombe biasanya berkaitan dengan dermatitis seboroik, kulit kering, sensitivitas terhadap produk perawatan rambut tertentu, hingga pertumbuhan jamur Malassezia yang berlebihan di kulit kepala. Untuk mengatasi masalah ini, penggunaan produk anti-jamur atau perawatan kulit kepala yang tepat sangat dianjurkan. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan.

Rekomendasi Obat Ketombe

1. Ketomed 2% Scalp Solution 60 ml

Ketomed Scalp Solution adalah cairan yang diformulasikan khusus untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit kepala, seperti ketombe yang parah dan dermatitis seboroik. Produk ini mengandung Ketoconazole 2% yang bekerja dengan cara merusak dinding sel jamur sehingga menghentikan pertumbuhannya. Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan mengoleskannya pada kulit kepala yang sudah dibasahi, diamkan selama 3-5 menit, lalu bilas hingga bersih. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ketomed 2% Scalp Solution 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Ketoconazole 2% Cream 15 g

Jika ketombe atau dermatitis seboroik menyebar hingga ke area batas rambut, dahi, atau belakang telinga, krim anti-jamur bisa menjadi pilihan. Ketoconazole 2% Cream efektif membunuh jamur penyebab gatal dan pengelupasan kulit. Oleskan krim tipis-tipis pada area kulit yang bermasalah sesuai dengan anjuran dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ketoconazole 2% Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Menghindari Pemicu Ketombe
  1. Keramas secara teratur untuk mencegah penumpukan minyak dan sel kulit mati.
  2. Kelola tingkat stres, karena stres dapat memicu dermatitis seboroik.
  3. Kurangi penggunaan produk styling rambut berbahan kimia keras (seperti hairspray atau gel) yang bisa mengiritasi kulit kepala.

3. Mycoral 200 mg 10 Tablet

Untuk kasus infeksi jamur kulit yang sangat parah dan tidak merespons pengobatan topikal (obat oles atau sampo), dokter mungkin akan meresepkan obat anti-jamur oral. Mycoral mengandung Ketoconazole 200 mg yang bekerja dari dalam tubuh untuk membasmi infeksi jamur sistemik atau infeksi permukaan yang persisten. Konsumsi obat ini harus di bawah pengawasan ketat karena memiliki efek samping tertentu. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Mycoral 200 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Tambahan Mengatasi Ketombe

Selain menggunakan pengobatan medis, kamu juga bisa merawat kulit kepala secara alami. Mulailah dengan menyisir rambut setiap hari untuk membantu melancarkan sirkulasi darah di kulit kepala. Pastikan kamu juga membilas rambut hingga benar-benar bersih setelah keramas agar sisa sampo tidak menumpuk dan menjadi sarang kotoran. Jika kamu memiliki kulit kepala berminyak, keramas setiap hari dengan sampo yang lembut dapat membantu meminimalisir risiko ketombe.

Studi Terkait

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Dermatological Science pada tahun 2026 menyoroti hubungan antara mikrobioma kulit kepala dan tingkat keparahan ketombe. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakseimbangan antara populasi jamur Malassezia restricta dan bakteri baik di kulit kepala secara langsung memicu reaksi inflamasi yang menyebabkan pengelupasan berlebih. Penggunaan agen anti-jamur topikal terbukti mampu mengembalikan keseimbangan flora kulit kepala tersebut.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika ketombe tidak kunjung membaik setelah berminggu-minggu menggunakan sampo anti-ketombe, atau jika kulit kepala mulai terasa perih, kemerahan, bengkak, hingga bernanah, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Kesehatan kulit kepala tidak boleh diabaikan. Jika kamu membutuhkan produk perawatan kulit kepala atau obat anti-jamur lainnya, temukan secara lengkap di Toko Kesehatan Halodoc.

Referensi

Journal of Dermatological Science. Diakses pada 2026. Scalp Microbiome Imbalance and Malassezia Dysbiosis in Seborrheic Dermatitis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Dandruff – Symptoms and Causes.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Dandruff? Causes, Treatments, and Remedies.
WHO. Diakses pada 2026. Guidelines on the Treatment of Skin and Fungal Infections.

FAQ

1. Apakah ketombe menular dari orang lain?
Tidak, ketombe sama sekali tidak menular. Kondisi ini disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap jamur alami di kulit kepala atau kondisi kulit kepala yang terlalu kering/berminyak.

2. Apakah stres bisa memperparah ketombe?
Ya, stres dapat melemahkan sistem imun tubuh dan memicu peradangan, termasuk kondisi dermatitis seboroik yang menjadi penyebab utama ketombe.

3. Seberapa sering saya harus keramas jika berketombe?
Jika kulit kepalamu sangat berminyak dan mudah berketombe, keramas setiap hari menggunakan sampo anti-ketombe ringan sangat dianjurkan untuk mencegah penumpukan sel kulit mati.

4. Mengapa ketombe sering kembali meskipun sudah diobati?
Ketombe merupakan kondisi yang bisa kambuh (kronis). Faktor seperti cuaca, tingkat stres, dan produk rambut bisa memicu jamur Malassezia berkembang biak kembali, sehingga perawatan rutin sering kali diperlukan.