Ad Placeholder Image

Panduan Kode ICD 10 Hyperkalemia dan Cara Memahami Artinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal Kode Diagnosis Hyperkalemia ICD 10 dan Penanganan Medis yang Tepat untuk Pasien

Panduan Kode ICD 10 Hyperkalemia dan Cara Memahami ArtinyaPanduan Kode ICD 10 Hyperkalemia dan Cara Memahami Artinya

DAFTAR ISI


Hiperkalemia adalah kondisi medis ketika kadar kalium dalam darah melebihi batas normal. Kalium merupakan elektrolit penting yang berperan dalam fungsi sel saraf, otot, dan jantung. Namun, kadar yang terlalu tinggi bisa berbahaya karena berisiko memicu gangguan irama jantung (aritmia) hingga henti jantung mendadak.

Dalam dunia medis dan klaim asuransi kesehatan, klasifikasi penyakit menggunakan sistem pengkodean internasional. Kode untuk hyperkalemia ICD 10 adalah E87.5. Pengodean ini mempermudah tenaga medis dalam mencatat diagnosis, merencanakan terapi, dan melacak riwayat penyakit pasien yang berhubungan dengan gangguan elektrolit.

Kondisi ini sering kali berkaitan erat dengan masalah kesehatan lain, seperti penyakit ginjal kronis, gagal jantung, atau efek samping obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, penanganan pasien dengan hiperkalemia memerlukan evaluasi menyeluruh serta pengawasan ketat terhadap obat-obatan rutin yang dikonsumsi.

Jika kamu atau kerabat memiliki riwayat penyakit kronis yang memicu gangguan elektrolit atau kardiovaskular, dokter mungkin memberikan obat-obatan pendukung untuk mengontrol kondisi sistemik tubuh.

Rekomendasi Obat Terkait Risiko Komplikasi

Berikut adalah beberapa obat penunjang yang sering diresepkan pada pasien dengan gangguan pembuluh darah atau komplikasi sistemik di bawah pengawasan ketat dokter:

1. Kalnex 500 mg 10 Tablet

Kalnex mengandung Asam Traneksamat 500 mg yang bekerja menghambat fibrinolisis untuk menghentikan pendarahan abnormal. Obat ini digunakan sesuai indikasi medis khusus. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kalnex 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Mengandung Atorvastatin 20 mg yang berfungsi menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah. Pencegahan kolesterol penting untuk meminimalkan risiko serangan jantung pada pasien penyakit kronis. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Atorvastatin 10 mg 10 Tablet

Obat golongan statin dengan dosis 10 mg Atorvastatin untuk terapi pemeliharaan kadar lipid darah secara bertahap. Dosis penyesuaian akan ditentukan oleh dokter sesuai respon kondisi tubuh. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Atorvastatin 20 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin

Paket obat rutin berisi Atorvastatin 20 mg untuk kebutuhan konsumsi jangka panjang sesuai petunjuk dokter. Membantu menjaga kestabilan plak pembuluh darah secara konsisten. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 3 Strip di Toko Kesehatan Halodoc

5. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Clopidogrel merupakan obat antiplatelet yang mencegah penggumpalan darah pada penderita stroke, serangan jantung, atau penyakit arteri perifer. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Mencegah dan Mengatasi Hiperkalemia

Penanganan hiperkalemia bergantung pada tingkat keparahannya. Berikut beberapa langkah penting yang perlu dilakukan:

  • Batasi Asupan Tinggi Kalium: Hindari konsumsi berlebih makanan seperti pisang, kentang, alpukat, dan pengganti garam berbahan kalium.
  • Rutin Cek Lab Elektrolit: Lakukan pemeriksaan darah berkala jika kamu mengidap penyakit ginjal atau mengonsumsi obat pemicu retensi kalium.
  • Evaluasi Obat-obatan: Selalu konsultasikan penggunaan obat hipertensi, suplemen, atau obat herbal kepada dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu merasakan gejala seperti lemas parah, mual, kebas, atau detak jantung berdebar tak teratur, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk penanganan cepat dan akurat.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis secara praktis dari mana saja. Layanan konsultasi ke dokter Halodoc tersedia 24 jam untuk membantu mengevaluasi gejala serta memberikan saran medis terpercaya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019 – E87.5 Hyperkalaemia.
National Center for Biotechnology Information (NCBI) PubMed. Diakses pada 2026. Hyperkalemia Management and Diagnosis Standards.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Ginjal dan Elektrolit.
WebMD. Diakses pada 2026. High Potassium (Hyperkalemia): Causes, Symptoms, and Diagnosis.

FAQ

1. Apa kode ICD 10 untuk hyperkalemia?
Kode ICD 10 resmi untuk diagnosa hyperkalemia adalah E87.5, yang masuk dalam kategori gangguan elektrolit dan keseimbangan asam-basa.

2. Apakah hiperkalemia selalu menimbulkan gejala?
Tidak selalu, hiperkalemia tingkat ringan sering kali tidak menimbulkan gejala mendasar dan hanya terdeteksi lewat pemeriksaan darah rutin.

3. Bahaya apa yang muncul jika hiperkalemia tidak ditangani?
Kadar kalium yang terlampau tinggi dapat mengganggu aliran listrik jantung dan menyebabkan aritmia berat yang membahayakan nyawa.