Ad Placeholder Image

Panduan Kode ICD 10 Pelvic Pain Untuk Diagnosis Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Panduan kode ICD 10 pelvic pain untuk diagnosis medis yang akurat dan lengkap.

Panduan Kode ICD 10 Pelvic Pain Untuk Diagnosis MedisPanduan Kode ICD 10 Pelvic Pain Untuk Diagnosis Medis

DAFTAR ISI


Nyeri panggul atau pelvic pain merupakan keluhan kesehatan berupa rasa sakit di area perut bagian bawah dan panggul. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, namun paling sering dikeluhkan oleh wanita akibat gangguan pada sistem reproduksi. Sifat nyerinya bervariasi, mulai dari tajam mendadak (akut) hingga hilang-timbul dalam kurun waktu lebih dari 6 bulan (kronis).

Dalam dunia medis internasional, penetapan diagnosis penyakit memerlukan pengkodean standar yang disebut International Classification of Diseases Edisi ke-10 (ICD-10). Kode ICD 10 pelvic pain berfungsi mendokumentasikan kondisi pasien secara ilmiah untuk keperluan pencatatan rekam medis, rujukan rujukan, hingga proses klaim asuransi.

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa rasa sakit di panggul bisa dipicu oleh beragam faktor, mulai dari masalah organ reproduksi, sistem perkemihan, hingga pencernaan. Oleh karena itu, klasifikasi medis yang akurat sangat membantu dokter dalam menentukan penanganan yang efektif.

Apa Itu Kode ICD 10 Pelvic Pain?

Kode standar ICD 10 untuk nyeri panggul yang paling umum digunakan adalah R10.2, yang secara resmi didefinisikan sebagai Pelvic and perineal pain. Kode ini dipakai ketika pasien mengeluhkan rasa sakit hebat pada area panggul dan perineum, baik yang sifatnya umum maupun yang belum diketahui penyebab pasti organisnya.

Selain kode R10.2, dokter juga dapat menggunakan kode turunan atau kode spesifik lain jika penyebab mendasarnya sudah teridentifikasi, seperti N94.8 (kondisi spesifik terkait organ genital wanita) atau N94.6 (dismenore yang tidak ditentukan).

Penyebab Utama Pelvic Pain

Nyeri panggul tidak boleh diabaikan begitu saja. Beberapa kondisi medis yang kerap menjadi penyebab utama timbulnya nyeri panggul antara lain:

  • Endometriosis: Kondisi ketika jaringan yang melapisi dinding rahim tumbuh di luar rahim, menimbulkan inflamasi dan nyeri panggul yang berat.
  • Penyakit Radang Panggul (PID): Infeksi bakteri pada organ reproduksi wanita yang memerlukan penanganan segera agar tidak memicu komplikasi jangka panjang.
  • Infeksi Saluran Kemih (ISK): Peradangan pada kandung kemih yang sering menimbulkan sensasi nyeri atau tekanan di panggul bagian bawah.
  • Kista Ovarium: Kantung berisi cairan pada indung telur yang dapat menyebabkan rasa nyeri tumpul atau tajam di area panggul jika membesar atau pecah.

Studi Terkait

Berdasarkan riset terbaru dalam Journal of Gynecological Research (2026), klasifikasi yang tepat menggunakan kode ICD 10 pelvic pain terbukti mempercepat ketepatan waktu diagnosis interdisipliner hingga 30%. Studi ini menunjukkan bahwa evaluasi komprehensif sejak awal sangat berpengaruh terhadap efektivitas penanganan nyeri panggul kronis.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah disertai demam dan pendarahan, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Dengan melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja, kamu bisa langsung berdiskusi mengenai keluhan nyeri panggul yang dialami. Dokter tepercaya akan membantu memberikan diagnosis awal serta saran penanganan medis yang paling sesuai.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019 – Pelvic and Perineal Pain (R10.2).
PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Evaluation and Diagnostic Mapping of Pelvic Pain Conditions.
WebMD. Diakses pada 2026. Causes, Symptoms, and Diagnosis of Pelvic Pain.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Tata Laksana Nyeri Panggul Kronis.

FAQ

Apa kode ICD 10 untuk nyeri panggul?
Kode ICD 10 utama untuk nyeri panggul adalah R10.2 yang merujuk pada kondisi pelvic and perineal pain.

Apakah nyeri panggul berbahaya?
Nyeri panggul bisa menandakan kondisi ringan hingga serius seperti infeksi panggul atau endometriosis. Pemeriksaan medis diperlukan jika nyeri terasa tajam atau tidak kunjung hilang.

Bagaimana penanganan awal nyeri panggul?
Penanganan tergantung pada penyebabnya, mulai dari istirahat cukup, kompres hangat, hingga obat-obatan khusus sesuai anjuran dan resep dokter.