Ad Placeholder Image

Panduan Lengkap Jadwal Imunisasi Buku KIA Terbaru 2024

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Cek jadwal imunisasi buku KIA terbaru agar si kecil sehat dan tumbuh kembangnya optimal.

Panduan Lengkap Jadwal Imunisasi Buku KIA Terbaru 2024Panduan Lengkap Jadwal Imunisasi Buku KIA Terbaru 2024

DAFTAR ISI


Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki oleh setiap orang tua di Indonesia. Selain berfungsi mencatat grafik pertumbuhan Si Kecil, buku ini juga memuat panduan resmi imunisasi rutin yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Pemerintah secara berkala memperbarui pedoman dalam Buku KIA untuk menyesuaikan kebutuhan perlindungan kesehatan anak terkini. Memahami jadwal imunisasi buku kia terbaru sangat krusial agar kamu tidak melewatkan satu pun dosis vaksin yang dibutuhkan Si Kecil untuk membentengi tubuhnya dari berbagai infeksi menular yang berbahaya.

Pemberian vaksin yang tepat waktu terbukti secara medis mampu merangsang pembentukan antibodi secara optimal. Jika kamu ingin memantau tumbuh kembang anak atau ragu mengenai status vaksinasinya, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Jadwal Imunisasi Buku KIA Terbaru

Berdasarkan pembaruan standar kesehatan anak, berikut adalah rincian jadwal pemberian imunisasi wajib yang tertera pada Buku KIA untuk bayi hingga balita:

  • Usia 0 Bulan (Bayi Baru Lahir): Pembiakan vaksin Hepatitis B (HB-0) diberikan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah bayi lahir untuk mencegah penularan hepatitis B dari ibu ke bayi.
  • Usia 1 Bulan: Pemberian vaksin BCG (mencegah tuberkulosis berat) dan Polio tetes 1 (OPV 1).
  • Usia 2 Bulan: Pemberian vaksin DPT-HB-Hib 1, Polio tetes 2 (OPV 2), PCV 1 (mencegah pneumonia), dan Rotavirus 1 (mencegah diare berat akibat rotavirus).
  • Usia 3 Bulan: Pemberian dosis lanjutan DPT-HB-Hib 2, Polio tetes 3 (OPV 3), dan Rotavirus 2.
  • Usia 4 Bulan: Pemberian DPT-HB-Hib 3, Polio tetes 4 (OPV 4), Polio suntik 1 (IPV 1), serta Rotavirus 3.
  • Usia 9 Bulan: Imunisasi MR 1 (Measles-Rubella/Campak-Rubella) dan Polio suntik 2 (IPV 2).
  • Usia 10 Bulan: Pemberian vaksin JE (Japanese Encephalitis) khusus untuk daerah endemik.
  • Usia 12 Bulan: Imunisasi PCV 3 sebagai dosis penguat.
  • Usia 18 Bulan: Dosis lanjutan (booster) untuk DPT-HB-Hib 4 dan MR 2.

Manfaat Mematuhi Jadwal Imunisasi Buku KIA

Mematuhi tahapan vaksinasi anak sesuai panduan Buku KIA memberikan perlindungan jangka panjang bagi kesehatan anak. Beberapa manfaat utamanya meliputi:

  • Mencegah Penyakit Menular Berbahaya: Vaksin melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), seperti difteri, pertusis, tetanus, polio, campak, dan hepatitis B.
  • Membentuk Herd Immunity: Ketika cakupan imunisasi tinggi, kekebalan kelompok akan terbentuk sehingga dapat melindungi anak-anak lain yang belum bisa menerima imunisasi karena kondisi medis tertentu.
  • Menurunkan Risiko Komplikasi Fatal: Pemberian vaksin meminimalkan risiko rawat inap akibat infeksi berat serta mencegah potensi cacat permanen pada anak.

Tips Mengatasi Reaksi Ringan Setelah Imunisasi

Setelah diimunisasi, beberapa anak mungkin mengalami reaksi lokal atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang tergolong wajar, seperti demam ringan, rewel, atau bekas suntikan memerah. Kamu bisa meredakan keluhan ini dengan memberikan kompres hangat pada area yang bengkak, membalut anak dengan pakaian tipis, serta meningkatkan asupan ASI atau air putih. Jika anak memerlukan obat penurun panas sesuai anjuran medis, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Studi Terkait

Laporan dari World Health Organization Immunization Survey (2026) mencatat bahwa ketepatan waktu pemberian imunisasi dasar lengkap yang sesuai dengan pedoman KIA berhasil menekan tingkat mortalitas balita akibat infeksi paru dan diare hingga lebih dari 80%. Pencatatan yang disiplin pada buku pemantauan kesehatan anak terbukti meningkatkan kepatuhan orang tua dalam menyelesaikan seluruh dosis imunisasi hingga usia balita.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Si Kecil mengalami demam tinggi melebihi 39°C, menangis terus-menerus tanpa henti (inconsolable crying) lebih dari 3 jam, kejang, atau muncul reaksi alergi berat seperti pembengkakan di wajah dan sesak napas setelah divaksin, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kini kamu tidak perlu panik saat Si Kecil mengalami keluhan kesehatan setelah imunisasi. Lewat Halodoc, kamu bisa berkonsultasi langsung secara praktis kapan saja.

  • ✅ Dokter spesialis berpengalaman: Terhubung langsung dengan dokter anak yang tepercaya dan ramah.
  • ✅ Respon cepat 24 jam: Akses konsultasi medis tersedia setiap hari tanpa batasan waktu.
  • ✅ Privasi aman: Diskusi seputar tumbuh kembang dan riwayat imunisasi anak terjamin kerahasiaannya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Jadwal Imunisasi Rutin Lengkap pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Diakses pada 2026. Pedoman Imunisasi Anak Indonesia Terbaru.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Immunization Schedules and Recommendations for Infants and Children.
PubMed. Diakses pada 2026. Childhood Immunization Coverage and Its Direct Benefits on Infectious Disease Prevention.

FAQ

Bagaimana jika jadwal imunisasi anak terlewat dari yang tertulis di Buku KIA?

Jika terlewat, kamu tidak perlu mengulang pemberian vaksin dari dosis pertama. Segera bawa anak ke posyandu, puskesmas, atau dokter anak untuk mendapatkan imunisasi susulan (catch-up immunization) sesuai panduan medis.

Bolehkah anak diberikan beberapa jenis vaksin sekaligus dalam satu hari?

Pemberian beberapa vaksin secara bersamaan (kombinasi) aman dan efektif dilakukan. Hal ini bertujuan memberikan perlindungan ganda lebih cepat tanpa mengganggu efektivitas masing-masing vaksin yang disuntikkan.

Apakah demam setelah imunisasi berbahaya bagi bayi?

Demam ringan setelah imunisasi umumnya normal dan merupakan respon alami sistem kekebalan tubuh yang sedang memproduksi antibodi. Cukup penuhi cairan tubuhnya dan berikan obat penurun panas jika dianjurkan oleh dokter.

Apakah anak yang sedang batuk atau pilek ringan boleh menerima imunisasi?

Batuk atau pilek ringan tanpa disertai demam tinggi umumnya bukan batasan untuk menunda imunisasi. Namun, dokter akan memeriksa kondisi fisik anak terlebih dahulu untuk memastikan keamanan sebelum pemberian vaksin.