Ad Placeholder Image

Panduan Lengkap Jadwal Imunisasi Kemenkes untuk Anak Kita

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 11 Agustus 2026

Pantau jadwal imunisasi Kemenkes terbaru untuk lengkapi perlindungan kesehatan si kecil di rumah.

Panduan Lengkap Jadwal Imunisasi Kemenkes untuk Anak KitaPanduan Lengkap Jadwal Imunisasi Kemenkes untuk Anak Kita

DAFTAR ISI


Imunisasi adalah bentuk perlindungan paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya seperti campak, polio, difteri, dan tetanus. Menurut Jadwal Imunisasi Kemenkes RI, vaksinasi dimulai sejak bayi lahir hingga usia 5 tahun, dengan jadwal yang telah disesuaikan berdasarkan usia dan tingkat risiko infeksi. Meski vaksin aman, beberapa anak bisa mengalami reaksi ringan seperti demam, bengkak di lokasi suntikan, atau rewel—gejala yang biasanya akan hilang dalam 1–2 hari.

Sebagai orang tua, memahami jadwal imunisasi sangat penting agar anak tidak ketinggalan dosis penting. Namun, reaksi setelah imunisasi sering menimbulkan kekhawatiran, terutama saat anak demam atau merasa tidak nyaman. Dalam situasi ini, pendukung perawatan yang aman dan tepat dapat membantu anak merasa lebih nyaman sambil tubuhnya membangun kekebalan.

Rekomendasi Produk Pendukung Imunisasi

1. Bye Bye Fever Anak 1 Lembar

Kandungan aktifnya adalah paracetamol dalam bentuk patch transdermal yang bekerja secara lokal untuk menurunkan demam tanpa perlu minum obat. Cocok untuk anak yang sulit minum obat atau muntah setelah vaksin. Dosis: gunakan 1 lembar selama maksimal 8 jam. Peringatan: jangan digunakan pada luka atau iritasi kulit.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bye Bye Fever Anak 1 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

2. Transpulmin Baby Balsam 10 g

formulated dengan minyak eukaliptus dan minyak rosemary, membantu meredakan hidung tersumbat dan gangguan pernapasan ringan akibat reaksi vaksin. Diamanfaatkan dengan oles tipis pada dada dan punggung. Aman untuk bayi usia 3 bulan ke atas. Tidak mengandung paraben atau pewarna buatan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Transpulmin Baby Balsam 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mempercepat Pemulihan Setelah Imunisasi
  1. Biarkan anak beristirahat lebih banyak selama 24 jam setelah vaksinasi.
  2. Perbanyak ASI atau cairan untuk mencegah dehidrasi.
  3. Hindari pakaian terlalu ketat agar tidak memicu iritasi di area suntikan.
  4. Jangan menggosok atau memijat area suntikan terlalu kuat.

3. Vicks Baby Balm 20 g

Mengandung minyak eukaliptus dan minyak lavender yang lembut, membantu melegakan pernapasan dan menenangkan kulit bayi. Aman digunakan sejak usia 3 bulan. Bisa diaplikasikan pada dada, punggung, dan kaki untuk memberi efek menenangkan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Vicks Baby Balm 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Bepanthen Baby 10 g

Krim dengan kandungan dexpanthenol yang membantu menyembuhkan iritasi kulit akibat gesekan atau keringat setelah vaksinasi. Digunakan untuk mencegah ruam popok atau kemerahan di area suntikan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bepanthen Baby 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Koolfever For Baby 1 Sachet

Permen hisap alami yang mengandung ekstrak jahe dan madu untuk meredakan batuk dan demam ringan pada bayi 1 tahun ke atas. Tidak mengandung gula atau bahan kimia sintetis.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Koolfever For Baby 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Perawatan Setelah Imunisasi

Setelah vaksinasi, pantau suhu tubuh anak selama 48 jam. Berikan ASI atau cairan lebih banyak, gunakan kain lembap dingin untuk kompres jika demam ringan, dan hindari paparan udara terlalu dingin. Jangan memaksa anak untuk aktif bergerak terlalu cepat—biarkan tubuhnya pulih secara alami.

Studi Terkait

Journal of the Pediatric Infectious Diseases Society. Diakses pada 2026. Common Post-Vaccination Reactions in Infants and Their Management: A Prospective Cohort Study.

World Health Organization. Diakses pada 2026. Immunization Schedule and Adverse Events Following Immunization (AEFI) — Global Guidance.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Jika anak mengalami demam tinggi (di atas 38.5°C), menangis terus-menerus lebih dari 3 jam, atau muncul ruam setelah imunisasi, segera konsultasikan ke dokter. Dokter Umum Halodoc tersedia 24 jam, siap membantu Anda memahami apakah gejala yang muncul normal atau butuh penanganan lebih lanjut. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Referensi

    World Health Organization. Diakses pada 2026. Immunization Schedule and Adverse Events Following Immunization (AEFI) — Global Guidance.
    Ministry of Health Republic of Indonesia. Diakses pada 2026. Jadwal Imunisasi Anak Indonesia 2026.
    Journal of the Pediatric Infectious Diseases Society. Diakses pada 2026. Common Post-Vaccination Reactions in Infants and Their Management: A Prospective Cohort Study.
    BPOM RI. Diakses pada 2026. Daftar Produk Imunisasi dan Obat Pendukung yang Terdaftar.

    FAQ

    1. Apakah demam setelah imunisasi itu normal?
      Ya, demam ringan (di bawah 38.5°C) setelah imunisasi adalah reaksi tubuh normal yang menandakan sistem imun sedang bereaksi. Bisa diatasi dengan istirahat dan kompres hangat.
    2. Bolehkah memberikan obat penurun panas sebelum vaksin?
      Tidak direkomendasikan. Pemberian obat sebelum vaksin dapat mengurangi efektivitas respon imun. Berikan hanya jika anak benar-benar demam setelah vaksinasi.
    3. Apakah anak yang sakit masih bisa diimunisasi?
      Jika anak sedang demam tinggi, batuk berat, atau sakit kronis, sebaiknya tunda vaksinasi hingga sembuh. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
    4. Bagaimana jika anak rewel setelah imunisasi?
      Perilaku rewel normal terjadi karena nyeri atau tidak nyaman. Selalu temani, berikan sentuhan lembut, dan berikan ASI lebih sering untuk menenangkan.