Ad Placeholder Image

Panduan Lengkap Kode Burn Injury ICD 10 untuk Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Daftar lengkap kode burn injury ICD 10 untuk klasifikasi luka bakar medis yang akurat.

Panduan Lengkap Kode Burn Injury ICD 10 untuk MedisPanduan Lengkap Kode Burn Injury ICD 10 untuk Medis

DAFTAR ISI


Luka bakar atau burn injury merupakan cedera pada jaringan kulit atau organ tubuh lainnya yang disebabkan oleh paparan suhu panas, bahan kimia, aliran listrik, maupun radiasi. Dalam terminologi medis internasional, penetapan diagnosis luka bakar menggunakan sistem klasifikasi ICD-10 (International Classification of Diseases, Tenth Revision). Pengodean ini penting untuk mencatat diagnosis klinis, keparahan cedera, serta menentukan penanganan medis yang sesuai.

Sistem pengodean burn injury ICD 10 tidak hanya membantu dokter dan tenaga medis dalam mencatat rekam medis pasien secara terstandar, tetapi juga berperan penting dalam proses administrasi rumah sakit dan klaim asuransi kesehatan. Pengelompokan kode ini dibedakan berdasarkan lokasi anatomi tubuh, tingkat kedalaman luka bakar, hingga persentase area tubuh yang terdampak.

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami pertolongan pertama pada cedera kulit atau luka bakar, penting untuk memahami klasifikasi serta langkah penanganan awal yang aman. Untuk mempermudah konsultasi medis mengenai perawatan kulit akibat cedera, kamu dapat melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Apa Itu Kode ICD-10 untuk Burn Injury?

Kode ICD-10 untuk luka bakar disusun oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) guna mengategorikan cedera akibat suhu panas (*burns*) dan luka bakar akibat bahan kimia (*corrosions*). Pemisahan ini dilakukan karena pendekatan terapi dan pemulihan untuk luka bakar termal berbeda dengan luka bakar korosif kimia.

Dalam pengodean ICD-10, luka bakar dikelompokkan pada blok T20 hingga T32. Penilaian lokasi luka bakar, keparahan derajat luka, serta persentase permukaan tubuh yang terkena (*Total Body Surface Area* / TBSA) menjadi parameter utama dalam menentukan kode final yang dicatat dokter.

Klasifikasi Kode ICD-10 Luka Bakar

Berikut adalah pengelompokan kode ICD-10 yang digunakan dalam diagnosis burn injury:

  • T20–T25: Luka bakar dan korosi pada area luar tubuh tertentu (kepala, leher, dada, lengan, dan kaki).
  • T26–T28: Luka bakar dan korosi terbatas pada organ internal (seperti saluran pernapasan atau mata).
  • T30: Luka bakar dan korosi pada area tubuh yang tidak ditentukan lokasinya (*unspecified*).
  • T31: Klasifikasi luka bakar berdasarkan persentase luas permukaan tubuh (TBSA).
  • T32: Klasifikasi luka bakar kimia (korosi) berdasarkan persentase luas permukaan tubuh.
Panduan Menilai Luas Luka Bakar (Rumus Rule of Nines)
  1. Kepala dan leher: Menyumbang sekitar 9% dari total luas permukaan tubuh.
  2. Area dada dan perut: Menyumbang sekitar 18% dari luas permukaan tubuh.
  3. Area punggung dan bokong: Menyumbang sekitar 18% dari luas permukaan tubuh.
  4. Masing-masing lengan: Menyumbang 9% dari luas permukaan tubuh.
  5. Masing-masing tungkai kaki: Menyumbang 18% dari luas permukaan tubuh.

Penanganan Utama Luka Bakar

Langkah penanganan luka bakar bergantung pada derajat keparahan cedera. Penanganan pertama yang tepat sangat menentukan pencegahan infeksi sekunder pada jaringan kulit:

  • Dinginkan area luka: Siram area cedera dengan air bersih mengalir bertemperatur sejuk selama 10–20 menit. Hindari mengoleskan air es secara langsung.
  • Hindari bahan iritan: Jangan mengoleskan pasta gigi, minyak goreng, atau mentega karena dapat memperburuk infeksi luka.
  • Tutup dengan kain steril: Gunakan kassa steril basah atau perban non-lengket untuk melindungi luka dari kotoran dan bakteri.
  • Jaga keutuhan lepuhan: Hindari memecahkan gelembung cair (*bulla*) yang timbul akibat luka bakar.

Studi Terkait

Berdasarkan publikasi klinis dalam jurnal Burns & Trauma (2026), penerapan akurasi sistem pengodean ICD-10 pada kasus trauma bakar di unit gawat darurat membantu meningkatkan efisiensi estimasi resusitasi cairan awal. Penilaian spesifik menggunakan kode T31 berbasis luas TBSA terbukti meminimalkan risiko dehidrasi berat dan syok hipovolemik pada pasien cedera bakar sedang hingga berat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah, segera konsultasi dengan [Dokter Umum] di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter di Halodoc dapat menjadi solusi praktis untuk menangani masalah kesehatanmu tanpa harus keluar rumah. Berikut keunggulannya:

  • ✅ Dokter berlisensi: Konsultasi aman dengan dokter yang memiliki SIP (Surat Izin Praktik) dan STR (Surat Tanda Registrasi).
  • ✅ 24 Jam non-stop: Bebas konsultasi kapan saja, baik siang maupun malam.
  • ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data dan riwayat medismu terjaga dengan aman.
  • ✅ Rekomendasi obat & resep digital: Dokter dapat memberikan resep resmi yang bisa langsung ditebus di Halodoc.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10): Burn Injury Codes.
Burns & Trauma Journal. Diakses pada 2026. Clinical Evaluation and ICD-10 Coding Application for Thermal Burn Injuries.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Luka Bakar.
WebMD. Diakses pada 2026. Thermal and Chemical Burns: Causes, Symptoms, and First Aid Treatment.

FAQ

Apa rentang kode ICD-10 untuk luka bakar?

Kode ICD-10 untuk luka bakar termal dan kimia berada pada kelompok kode T20 hingga T32. Pemilihan kode spesifik disesuaikan dengan bagian tubuh yang mengalami luka serta persentase luas cedera.

Apa perbedaan antara luka bakar termal dan korosi dalam ICD-10?

Luka bakar termal disebabkan oleh panas atau api (*burns*), sedangkan korosi disebabkan oleh paparan bahan kimia korosif (*corrosions*). Keduanya dipisahkan dalam rentang kode ICD-10 agar tindakan medis yang diberikan lebih tepat.

Bagaimana cara menangani luka bakar ringan pertama kali di rumah?

Alirkan air bersih sejuk pada area luka bakar selama 10–15 menit. Hindari menempelkan es atau mengoleskan bahan rumahan seperti pasta gigi, lalu tutuplah luka dengan kain steril.

Kapan luka bakar dikategorikan gawat darurat dan butuh bantuan medis?

Luka bakar dikategorikan darurat jika terjadi pada area wajah, persendian, atau organ intim. Selain itu, luka bakar derajat tiga atau yang mengenai area tubuh lebih dari 10% memerlukan penanganan medis segera.