Ad Placeholder Image

Panduan Lengkap Kode ICD Bacterial Infection yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 21 Agustus 2026

Panduan Lengkap Kode ICD Bacterial Infection untuk Diagnosis Medis yang Akurat

Panduan Lengkap Kode ICD Bacterial Infection yang Perlu DiketahuiPanduan Lengkap Kode ICD Bacterial Infection yang Perlu Diketahui

DAFTAR ISI


Infeksi bakteri merupakan kondisi ketika bakteri merugikan masuk dan berkembang biak di dalam organ tubuh manusia. Kondisi ini dapat memicu peradangan serta gangguan fungsi pada saluran pernapasan, pencernaan, hingga kulit.

Dalam sistem pelayanan medis, klasifikasi kondisi ini ditentukan berdasarkan pengodean internasional standar. Pemahaman kode ICD membantu dokter menetapkan penanganan klinis serta proses administrasi kesehatan secara akurat.

Mengenal Kode ICD Bacterial Infection

Dalam sistem ICD-10 (International Classification of Diseases 10th Revision), infeksi bakteri yang tidak dijelaskan lokasi spesifiknya dikelompokkan dalam kode A49.9 (Bacterial infection, unspecified). Jika jenis bakteri atau lokasi organ yang terinfeksi sudah diketahui, kodenya akan berubah lebih spesifik, seperti A49.0 untuk infeksi stafilokokus atau A49.1 untuk infeksi streptokokus.

Pencatatan kode ICD sangat penting bagi tenaga medis untuk menentukan strategi pengobatan yang tepat. Setelah diagnosis ditegakkan, dokter akan menentukan terapi antibiotik yang sesuai dengan tingkat keparahan dan jenis bakteri penyebab infeksi.

Rekomendasi Obat Infeksi Bakteri

1. Cefixime 200 mg 10 Kapsul

Cefixime adalah obat antibiotik sefalosporin generasi ketiga yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Obat ini efektif digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih, faringitis, tonsilitis, dan otitis media.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cefixime 200 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Azithromycin 500 mg 6 Tablet

Azithromycin merupakan antibiotik golongan makrolida yang bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri dengan cara mengganggu sintesis proteinnya. Obat ini sering diresepkan untuk infeksi saluran pernapasan atas, saluran pernapasan bawah, serta infeksi kulit.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Azithromycin 500 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Dohixat 100 mg 10 Kapsul

Dohixat mengandung bahan aktif Doxycycline 100 mg dari golongan tetrasiklin. Obat ini bermanfaat untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri seperti jerawat berat, infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran kemih, dan infeksi menular seksual.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Dohixat 100 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. FG Troches 10 Tablet

FG Troches adalah tablet hisap yang mengandung kombinasi Fradiomycin dan Gramicidin. Antibiotik lokal ini bekerja membunuh bakteri di rongga mulut dan tenggorokan, sangat cocok untuk meredakan sariawan, stomatitis, atau gingivitis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan FG Troches 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet

Ciprofloxacin adalah obat antibiotik fluoroquinolone spektrum luas yang bekerja menghambat enzim pertumbuhan DNA bakteri. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi bakteri berat seperti infeksi saluran kemih, infeksi ginjal, dan infeksi organ dalam.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan Infeksi Bakteri

Pengobatan infeksi bakteri memerlukan kehati-hatian tinggi. Pastikan kamu selalu menghabiskan obat antibiotik yang diresepkan oleh dokter meskipun gejala infeksi sudah berkurang. Langkah ini sangat krusial guna mencegah munculnya reisstensi antibiotik di kemudian hari.

Selain minum obat, dukung pemulihan tubuh dengan istirahat cukup, minum air putih minimal 2 liter per hari, dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun untuk mencegah penularan bakteri.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah disertai demam tinggi menetap dan sesak napas, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

  • ✅ Dokter berpengalaman: Bebas pilih dokter spesialis atau dokter umum terpercaya.
  • ✅ 24 Jam: Konsultasi kapan saja dan di mana saja.
  • ✅ Hemat waktu: Tidak perlu antre di rumah sakit.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10) – Bacterial Infection Unspecified.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Bacterial Pathogens and Clinical Management.
PubMed. Diakses pada 2026. Understanding ICD Coding for Infectious Diseases.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Tata Laksana Penggunaan Antibiotik pada Infeksi Bakteri.

FAQ

Apa kode ICD-10 untuk infeksi bakteri secara umum?
Kode ICD-10 umum untuk infeksi bakteri yang belum ditentukan jenis atau lokasinya adalah A49.9. Jika penyebab dan lokasinya teridentifikasi, kodenya menjadi lebih spesifik.

Apakah antibiotik bisa dibeli bebas tanpa resep?
Tidak, semua obat antibiotik tergolong obat keras dan wajib dibeli menggunakan resep dokter. Penggunaan tanpa indikasi tepat memicu resistensi bakteri.

Berapa lama antibiotik harus diminum?
Durasi konsumsi antibiotik ditentukan oleh jenis penyakit dan anjuran dokter, umumnya berkisar antara 3 hingga 10 hari. Kamu wajib menghabiskan obat walau merasa sudah sembuh.