Ad Placeholder Image

Panduan Lengkap Memahami Kode Drug Eruption ICD 10 Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal Kode Drug Eruption ICD 10 untuk Diagnosis Gejala Alergi Obat pada Kulit secara Tepat

Panduan Lengkap Memahami Kode Drug Eruption ICD 10 MedisPanduan Lengkap Memahami Kode Drug Eruption ICD 10 Medis

DAFTAR ISI


Drug eruption atau erupsi obat merupakan reaksi efek samping pada kulit yang timbul akibat penggunaan obat-obatan tertentu yang diminum, disuntikkan, atau dihirup. Reaksi ini bisa bervariasi, mulai dari kemerahan ringan, gatal, bentol-bentol, hingga peradangan kulit yang cukup parah.

Dalam dunia medis dan dokumentasi rekam medis, setiap diagnosis penyakit dicatat menggunakan sistem klasifikasi internasional. Pengetikan kode klasifikasi ini sangat penting untuk penanganan medis yang akurat serta administrasi kesehatan medis di fasilitas kesehatan.

Setelah penghentian obat pemicu utama disetujui dokter, peradangan kulit, jerawat sekunder, atau lesi sisa sering kali membutuhkan perawatan krim topikal medis. Dokter dapat merekomendasikan salep topikal untuk membantu meredakan peradangan atau mencegah infeksi sekunder pada permukaan kulit kamu.

Rekomendasi Salep Perawatan Kulit

Berikut adalah beberapa produk topikal yang umum diresepkan dokter untuk mengatasi gangguan dan peradangan kulit ringan hingga sedang:

1. Aza 20 Cream 10 g

Aza Cream mengandung zat aktif Azelaic acid 20% yang bekerja sebagai agen antibakteri dan keratolitik. Krim ini efektif meredakan peradangan pada kulit serta membantu regenerasi sel kulit yang rusak akibat bentol atau ruam bekas jerawat.

Gunakan tipis-tipis pada area yang bermasalah sesuai arahan petunjuk medis. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Aza 20 Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Medi-Klin Gel 15 g

Medi-Klin Gel mengandung bahan aktif Clindamycin phosphate 1.2%. Antibiotik topikal ini membantu mengatasi infeksi bakteri pada kulit, meredakan ruam bintik kemerahan, serta mencegah peradangan yang lebih meluas.

Oleskan secukupnya pada bagian kulit yang terinfeksi sesuai dosis rekomendasi. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Medi-Klin Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

3. Clidacor 1% Gel 10 g

Clidacor Gel mengandung Clindamycin phosphate 1% yang berfungsi membunuh bakteri penyebab infeksi kulit sekunder. Gel ini cepat meresap dan membantu meredakan benjolan kecil meradang pada permukaan kulit.

Oleskan tipis pada kulit yang bermasalah 1–2 kali sehari atau sesuai arahan dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clidacor 1% Gel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Digenta Cream 10 g

Digenta Cream menggabungkan kombinasi kortikosteroid Betamethasone dipropionate dan antibiotik Gentamicin sulfate. Krim ini sangat ampuh meredakan rasa gatal hebat, pembengkakan, dan peradangan kulit yang disertai risiko infeksi bakteri.

Oleskan tipis pada area kulit meradang sesuai indikasi medis dari dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Digenta Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Niacef 4% Gel 15 g

Niacef Gel mengandung Nicotinamide (Vitamin B3) 4% yang berfungsi sebagai antiinflamasi topikal. Gel ini bekerja menenangkan kulit yang kemerahan, mengurangi iritasi, serta memperbaiki kelembapan alami struktur kulit.

Gunakan secara teratur pada bagian kulit yang membutuhkan penanganan sesuai anjuran. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Niacef 4% Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

Mengenal Kode ICD 10 Drug Eruption

Dalam standar ICD-10 (International Classification of Diseases 10th Revision), erupsi kulit akibat penggunaan obat sistemik diklasifikasikan terutama di bawah kode L27 (Dermatitis akibat zat yang dimasukkan ke dalam tubuh).

Beberapa sub-kode spesifik yang umum digunakan dokter antara lain:

  • L27.0: Generalized skin eruption due to drugs and medicaments (erupsi kulit menyeluruh akibat obat).
  • L27.1: Localized skin eruption due to drugs and medicaments (erupsi kulit lokal akibat obat tertentu).

Penetapan kode ini membantu dokter mencatat riwayat alergi obat pasien agar mencegah pemberian jenis obat yang sama di kemudian hari.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami ruam kulit mendadak setelah mengonsumsi obat tertentu, terutama jika disertai gejala parah seperti kulit mengelupas, bibir bengkak, atau sesak napas, segera lakukan konsultasi medis. Kamu bisa terhubung langsung dengan dokter spesialis kulit melalui layanan konsultasi chat dokter Halodoc yang tersedia 24 jam.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini lebih mudah dan aman melalui platform Halodoc.

  • ✅ Dokter berpengalaman. Terhubung langsung dengan dokter umum maupun dokter spesialis berpengalaman.
  • ✅ Bisa kapan saja dan di mana saja. Layanan konsultasi dokter online dapat diakses 24 jam penuh.
  • ✅ Resep digital praktis. Dokter dapat menerbitkan resep obat digital secara resmi yang bisa langsung diorder melalui beli obat online di Halodoc.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10) – Chapter XII: L27 Dermatitis due to substances taken internally.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Klasifikasi Kodifikasi Penyakit dan Masalah Kesehatan ICD-10.
National Center for Biotechnology Information (NCBI) PubMed. Diakses pada 2026. Adverse Drug Eruptions: Classification, Diagnosis, and Management.
WebMD. Diakses pada 2026. Drug Rashes and Allergic Reactions on Skin.

FAQ

1. Apa kode ICD-10 utama untuk drug eruption?
Kode utama ICD-10 untuk ruam atau dermatitis akibat penggunaan obat adalah kelompok L27, dengan sub-kode L27.0 untuk erupsi menyeluruh dan L27.1 untuk erupsi lokal.

2. Apakah erupsi obat bisa sembuh dengan sendirinya?
Sebagian besar erupsi obat ringan akan membaik secara bertahap setelah pengobatan pemicu dihentikan atas persetujuan dokter. Namun, krim topikal khusus sering dibutuhkan untuk meredakan gejalanya.

3. Kapan reaksi ruam akibat obat biasanya muncul?
Reaksi ruam bisa muncul dalam beberapa jam hingga beberapa minggu setelah kamu mulai mengonsumsi obat baru, tergantung pada jenis mekanisme alergi yang terjadi.